HomeAngkringAbu Tholhah Menjamu Tamu Rasulullah Saw.

Abu Tholhah Menjamu Tamu Rasulullah Saw.

0 3 likes 1.2K views share

Imam al-Bukhari dan Muslim serta para pakar Hadis yang lain meiwayatkan sebuah hadis yang mengisahkan bahwa suatu hari ada seorang lelaki mendatangi Rasulullah Saw lalu berkata,

“Wahai Rasulullah, aku dlama keadaan payah.”

Lalu Rasulullah mengirimkan utusan pada isteri beliau untuk menanyakan adakah makanan untuk menjamu tamu. Ternyata tidak tersisa sedikit pun makanan pada siteri beliau.

Lalu beliau menawarkan kepada para sahabatnya,

“Adakah seseorang seseorang yang bersedia menjamu tamuku pada malam hari ini?”

Seorang sahabat dari kaum Anshor yang bernama Abu Tholhah menjawab,

“Saya Rasulullah”

Lalu ia pun membawa tamu tersebut menuju rumahnya.

Sesampainya di rumah, diam-diam ia menyampaikan kepada isterinya,

“Muliakan tamu Rasulullah, keluarkan makanan-makanan kita,”

Lalu isterinya menimpali,

“Demi Allah, sisa makanan kita hanya tinggal untuk anak-anak saja.”

Mendengar demikian Abu Tholhah menjelaskan kepada isterinya,

“Baiklah, nanti saat anak-anak kita ingin makan malam, ajaklah mereka tidur. Untuk malam ini, padamkanlah lampunya, kita akan menahan lapar demi tamu Rasulullah.” Saat hari sudah gelap, dan penerang sudah dimatikan yang terdengar hanya dentingan sendok yang menyentuh piring dari Abu Thalhah, isteri dan tamunya. Namun dalam gelap malam itu, sebenarnya hanya sang tamu yang menyantap makanan. Tuan rumah sengaja memadamkan lampu agar sang tamu bisa lega menyantap makanan tanpa sungkan karena melihat tuan rumah yang ternyata tidak punya makanan selain itu.