HomePojok LirboyoAsrama Baru Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo

Asrama Baru Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo

0 1 likes 106 views share

LirboyoNet, Kediri 09/09/2018. Belakangan ini data statistik santri pondok pesantren di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dihimpun PDPP (Pangkalan Data Pondok Pesantren) di Indonesia terdapat 25.938 pesantren dengan jumlah santri sebesar 3.962.700 yang tersebar baik di wilayah kota maupun perdesaan.

Begitupun Pondok pesantren Lirboyo, dalam TAP-BPK-P2L 1 menyebutkan bahwa data statistik santi dzulqo’dah 1439 H sekitar 23.892 santri, baik di pondok induk maupun unit. Oleh karena alasan itulah akhir-akhir ini khususnya di Pondok Induk Lirboyo banyak proyek-proyek pembangunan kamar baru yang sengaja dipersiapkan untuk para santri dikemudian hari. Dan yang menjadi unik di pondok pesantren Lirboyo—khususnya Induk—dengan pondok pesantren lainnya adalah, kamar-kamar santri antara satu dengan yang lain berbeda-beda. Sedikit cerita, dulu KH. Abdul Karim (muassis Pondok Pesantren Lirboyo) tidak berniat samasekali untuk mendirikan sebuah pondok yang dikemudian hari menjadi besar ini. Saat beliau didatangi oleh beberapa remaja yang ingin belajar, beliau mengiyakan. Namun, rumah beliau yang hanya sepetak tidak layak untuk menampung mereka, di samping mereka bisa saja tidak merasa nyaman jika tinggal serumah dengan guru mereka. Walhasil, diantara mereka ada yang meminta izin untuk membangun kamar di sekitar rumah beliau. Dan tradisi itu berjalan sampai sekarang.

Baru-baru ini Himpunan Pelajar Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo berkoordinasi dengan pihak pondok bermaksud mendirikan asrama kamar baru di samping area maqbaroh Lirboyo. Sebenarnya pembangunan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari, dan pembangunan ini baru bisa diagendakan pada hari kamis 9 Agustus kemarin yang bertepatan dengan pengajian rutinan kamis legi perdana.

Masih dihari itu juga, setelah jamaah sholat ashar suasana area maqbaroh dzuriyah Lirboyo dipenuhi santri dan alumni Surabaya-Mojokerto-Sidoarjo guna mengikuti tahlil dan peletakan batu pertama. Dalam kesempatan itu juga dihadiri beliau KH. M Anwar Manshur, Agus H. Adibussoleh Anwar, Agus Abdul Qodir Ridhwan beserta dewan pimpinan pondok pesantren Lirboyo. Dan hanya satu harapan dari para alumni yakni semua ini tidak lain hanya untuk mencari barokah dan ridho masyayikh. Semoga.