Dalam Menyongsong Haul Haflah Ke-114 Pondok Lirboyo Gelar Bahtsul Masail Kubro

Berita terkait tentang Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Anda bisa membacanya di BNPT Membangun Duta Damai Dunia Maya Bersama Santri Anda juga bisa melihat Kuliah Umum Ma’had Aly Lirboyo Bersama Kepala BNPT RI di Pondok Pesantren Lirboyo.

Lirboyo.net- Bahtsul Masail merupakan sebuah forum diskusi antar ahli keilmuan Islam -utamanya fikih- di lingkungan pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Di forum ini, berbagai macam persoalan keagamaan yang belum ada hukumnya, belum dibahas ulama terdahul, dibahas secara mendalam.

Dalam menyongsong Haul dan Haflah Akhirussanah Ke-114 Tahun Pondok Lirboyo dan Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien, gelar Bahtsul Masail Kubro (BMK). Kemarin sore (14/12), Bahtsul Masail Kubro tersebut telah resmi dibuka. Pembukaan Bahtsul Masail Kubro itu dilangsungkan di Aula Al-Muktamar Lirboyo dan dihadiri oleh Para Masyayih, Para Mushohih, Alumni Perumus LBM P2L dan juga peserta dari perwakilan pesantren dari Jawa dan Madura.

Acara resmi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian disambung dengan sambutan-sambutan, untuk sambutan yang pertama dari  panitia Bahtsul Masail Kubro, dilanjutkan sambutan atas nama Dewan Rois LBM Pondok Lirboyo oleh KH. Atho’illah Sholahuddin Anwar, serta mauidhatul hasanah dari Romo KH. AHS Zamzami Mahrus, Romo KH. An’im Falahuddin Mahrus dan Abuya KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus.

Topik bahasan dalam forum Bahtsul Masail Kubro tahun ini (2023M, Red) terbagi dalam tiga komisi dan berlangsung ramai. Semua saling melontarkan pertanyaan masing-masing. Riuh suara peserta pun tidak terelakkan. Entah itu berasal dari peserta yang menjawab atau para santri lain yang ikut-ikutan berteriak untuk sekedar meramaikan acara.

Seringkali saat memasuki season pembahasan masalah, para santri terlihat gaduh dan ribut saat berdebat argumen. Itulah suasana Bahtsul Masail yang kental akan perdebatan argumen. Mereka akan kukuh meyakini pendapat mereka sesuai dengan takbir, dasar-dasar, dan dalil-dalil yang telah diambilnya. Dan itulah yang menarik dari Bahtsul Masail.

Bahtsul Masail yang didalamnya membahas berbagai persoalan keagamaan digelar sebagai upaya untuk terus menjaga ruh pesantren.

Bahtsul Masail dilakukan sebagai sarana untuk menyegarkan kembali pelajaran-pelajaran yang pernah diajarkan di kelas. Para santri dilatih untuk berani mengungkapkan pendapatnya di depan umum. Yaitu di depan adik kelas ataupun kakak kelas.

Selain itu, para santri dituntut untuk dapat memecahkan beberapa masalah yang sering terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Dimana sering kali banyak orang yang belum mengetahui hukum tertentu, apakah itu diperbolehkan atau tidak.

Peserta Bahtsul Masail Komisi A
Peserta Bahtsul Masail Komisi A

Sejumlah persoalan keagamaan (masail diniyah) akan dibahas dalam bahtsul masil ini. Mulai dari masalah yang Maudlu’iyah (tematik) dan Waqi’iyah (aktual) yang memerlukan kepastian hukum yang belum pernah dibahas sebelumnya. Adapun soal dari Komisi A yakni; Kecamuk Di Bumi Palestina, Tahqiq Pendapat Malikiyyah Perihal Solusi Haid, Tashih Naskah, Penyembelihan Hewan Secara Mekanik, Aturan Baru Izin Menggali Sumur, Polemik Film Ice Cold. Bertempat di Aula Al Muktamar.

Peserta Bahtsul Masail Komisi B
Peserta Bahtsul Masail Komisi B

Komisi B; Money Politics & Cost Politics, Talfiq Dan Syadz Untuk Masyarakat, Relevansi Kaidah Haid, Jasa Pembuat Caption, Prp Treatment, Cocoklogi Palestina Dan Kiamat. Bertempat di Gedung Lobi Aula Al Muktamar.

Peserta Bahtsul Masail Komisi C
Peserta Bahtsul Masail Komisi C

Sedangkan Komisi C yang bertempat di Masjid Al Hasan membahas tentang; Kampanye Anti Kekerasan Di Sekolah, Postingan Penarik Simpati, Nasab Anak Hubungan Gelap, Membawa Zam-Zam Ke Kamar Hotel, Prank Syahadat, Kontradiksi Kitab Is’ad & Syarwani.

Bahtsul Masail Kubro tahun ini, Ponpes Lirboyo mengirimkan undangan ke berbagai macam delegasi-delegasi dari pondok pesantren di wilayah Jawa Timur, dan sekitarnya. Seperti PP. AL Falah Ploso, PP. AL Anwar Sarang, PP. Sidogiri, PP. Roudlotul Ulum Besuk, PP. Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang, PP. Hidayatul Mubtadi’ien Ngunut, PP. Al Falah Trenceng, PP. Syaikhona Kholil Bangkalan, PP. MIS Sarang, PP. Langitan, PP. Mamba’ul Ulum Bata-Bata, MA Hasyim Asy’ari Tebuireng,  PP. Nurul Qodim Probolinggo, PP. Raudlatut Thalibin Tanggir, PP. Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, PP. Buntet Cirebon, PP. Sunan Drajat Lamongan dan lain-lain. Tak kurang tujuh puluh  pondok pesantren, diundang untuk hadir menyemarakkan acara yang dilaksanakan sejak Rabu-Kamis, 14-15 Desember 2023M.

Dari acara Forum Bahtsul Masail ini semoga kita mendapatkan keberkahan dan semakin mempererat tali silaturahmi antar sesama. Serta, semoga semua mempunyai kesadaran yang sama untuk menjaga dan melestarikan Bahtsul Masail, sebagai tradisi forum ilmiah dalam dunia pesantren. Wallahu A’lam Bishawab.

Syaikhuna KH. A. Idris Marzuqi dawuh: Termasuk meneruskan perjuangan ulama setelah mengusir penjajah adalah berbahtsul masail.

Silahkan simak tanyangan Videonya  di YouTube @PondokLirboyo

Berita terkait tentang Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Anda bisa membacanya di BNPT Membangun Duta Damai Dunia Maya Bersama Santri
Anda juga bisa melihat Kuliah Umum Ma’had Aly Lirboyo Bersama Kepala BNPT RI di Pondok Pesantren Lirboyo.

 

One thought on “Dalam Menyongsong Haul Haflah Ke-114 Pondok Lirboyo Gelar Bahtsul Masail Kubro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.