ilmu untuk husnul khatimah

Niat Menuntut Ilmu: Semata-mata demi Husnul Khatimah

Dalam Pembukaan Majelis Sholawat Kubro 1446 H – 1447 H, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan nasihat mendalam tentang tujuan manusia yakni husnul khatimah. Beliau mengutip ungkapan dalam Kitab Ihya’ ‘Ulum al-Din karya Imam al-Ghazali: فَالنَّاسُ كُلُّهُمْ هَلْكَى إِلَّا الْعَالِمُونَ، وَالْعَالِمُونَ كُلُّهُمْ هَلْكَى إِلَّا الْعَامِلُونَ، وَالْعَامِلُونَ كُلُّهُمْ هَلْكَى إِلَّا الْمُخْلِصُونَ، وَالْمُخْلِصُونَ عَلَى خَطَرٍ عَظِيمٍ Beliau mengartikan:…

Lanjutkan
kisah mbah karim dan mbah dlomroh

Kisah Mbah Karim dan Mbah Nyai Dlomroh

Dalam sebuah kesempatan, Agus Abdurrohman Ahmad Hafiz menuturkan kisah Mbah Karim dan Mbah Nyai Dlomroh. Dari kisah inilah dapat dipahami salah satu rahasia keberkahan dan perkembangan Pondok Lirboyo hingga menjadi pesantren besar seperti sekarang. Kisah Mbah Karim dan Mbah Dlomroh Dikisah Mbah Karim didatangi beberapa tamu dari tanah kelahiran beliau (Magelang), tamu tersebut menghendaki agar…

Lanjutkan
Ibadah Manusia dan malaikat

Ibadah Manusia Lebih Utama daripada Ibadah Malaikat

Dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus Di antara makhluk Allah Swt., malaikat merupakan hamba yang kita kenal dengan ketaatan dan kesuciannya. Mereka tidak pernah berbuat maksiat, tidak memiliki dosa, serta senantiasa melaksanakan ibadah dan perintah Allah tanpa sedikit pun membangkang. Karena itu, doa para malaikat memiliki kedudukan yang agung dan mustajab di sisi Allah Swt. “Doa…

Lanjutkan
cara menjaga Iman yang lemah

Iman Lemah Harus Dijaga dengan Lingkungan yang Baik

Tidak semua manusia berada pada tingkat keimanan yang sama. Ada yang kuat imannya, ada pula yang masih lemah dan mudah terpengaruh keadaan sekitar. Dalam salah satu dawuhnya, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menjelaskan bahwa manusia secara umum dapat dibagi menjadi dua: dho‘iful iman (orang yang lemah imannya) dan qowiyyul iman (orang yang kuat imannya). Beliau memberikan…

Lanjutkan
tradisi bani kh abdul karim kepada para santri

Tradisi Keluarga Bani KH. Abdul Karim Menyikapi Para Santri

Di tengah kehidupan pesantren yang penuh kesederhanaan, terdapat nilai luhur yang sering kali tidak tertulis dalam kitab, namun hidup dalam perilaku para masyayikh. Salah satunya adalah bagaimana memuliakan santri. Nilai inilah yang pernah disampaikan oleh Agus Abdurrohman Ahmad Hafidz, ketika mengenang didikan keluarga besar Mbah KH. Abdul Karim Lirboyo. Beliau menceritakan bahwa ayahnya, Kyai Ahmad…

Lanjutkan
Pelepasan Guru Bantu dan Kebaikan Istiqomah

Makna Kebaikan yang Tidak Istiqomah Menurut Imam Ghazali

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak orang mudah bersemangat dalam kebaikan, tetapi tidak sedikit pula yang berhenti di tengah jalan. Ada yang rajin mengaji hanya ketika suasana mendukung, ada yang giat beribadah hanya saat hati sedang tersentuh. Padahal dalam pandangan ulama, nilai sebuah amal atau kebaikan bukan hanya terletak pada besarnya, melainkan pada istiqomah….

Lanjutkan

Merawat Pakaian, Sandal, dan Kitab di Pesantren

Dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus tentang merawat Pakaian, Sandal, dan Kitab di Pesantren Pesantren mendidik santri tidak hanya melalui kitab dan pengajian, tetapi juga melalui hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele. Padahal, justru dari perkara kecil itulah adab dan tanggung jawab terbentuk. Dalam salah satu dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, beliau mengingatkan para santri…

Lanjutkan
Pengajar

KH. Nurul Huda: Wasiat KH. A. Idris kepada Pengajar

Dalam sebuah kesempatan, KH. Nurul Huda Ahmad menyampaikan dawuh dari Al-Maghfurlah KH. Ahmad Idris Marzuqi—sebuah nasihat yang terasa sederhana, tetapi menghunjam tepat pada inti tanggung jawab seorang pendidik. Pesan yang layak ditulis dan ditempatkan di relung hati setiap guru dan pengajar. Beliau menyampaikan bahwa Yai Idris kerap memberikan penekanan khusus kepada para pengajar agar memiliki…

Lanjutkan