tradisi guru

Membaca Maulid, Wujud Melestarikan Tradisi Guru Kita

Kamis Legi malam, 20 November 2025, Agus Izzul Maula Dliyaullah menyampaikan dawuh tentang pentingnya memegang teguh ajaran dan tradisi yang telah diwariskan oleh guru kita. Salah satunya adalah tradisi membaca Maulid Diba’. Menurut beliau, melestarikan tradisi yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh para guru merupakan salah satu sebab seorang santri mendapatkan keberkahan ilmu sekaligus mengharap…

Lanjutkan
Pesan Kiai Kafa dalam Ta'dhim Maulid

Di Acara Ta’dhim Maulid, Kiai Kafabihi Imbau Santri Tekuni Hadis dan Contoh Akhlak Rasulullah

Lirboyo, Kediri– Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdulloh Kafabihi Mahrus, menekankan pentingnya ketekunan dan rasa gembira dalam menuntut ilmu. Beliau mengingatkan agar para santri tidak terlalu membebani pikiran hingga mengalami stres selama proses belajar. Pesan tersebut disampaikan Kiai Kafabihi dalam acara Ta’dhim Maulid yang berlangsung pada Kamis malam Jumat (27/8/2026) di Aula Al-Muktamar Lirboyo. “Orang…

Lanjutkan
kisah abdullah bin umar

Akhlak Mencintai Rasulullah: Belajar dari Abdullah bin Umar

Pada Majelis Sholawat Kubro yang digelar di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis Legi, 3 Dzulhijjah 1446 H/29 Mei 2025 M, Agus Dahlan Ridlwan — salah satu mudir Madrasah Hidayatul Mubtadiin (MHM) Lirboyo — menyampaikan sebuah kisah tentang Abdullah bin Umar, putra Sayyidina Umar bin Khattab. Kisah tersebut menggambarkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah saw tidak…

Lanjutkan
maulid nabi

Maulid: Ikhtiar Merawat Kecintaan Generasi Muda kepada Nabi

Dalam kesempatan Majelis Sholawat Kubro yang digelar pada Kamis Legi malam, 20 November 2025, Agus Izzul Maula Dliyaullah menyampaikan dawuh yang menyentuh soal pentingnya peringatan maulid Nabi di tengah arus zaman yang semakin menjauhkan generasi muda dari sejarah dan sosok junjungan mereka sendiri. Maulid sebagai Jalan Mengenal Nabi Menurut beliau, penyelenggaraan majelis maulid nabi seperti…

Lanjutkan
doa mustajab para nabi

Doa Pamungkas Nabi yang Disimpan untuk Umatnya

Pada Majelis Sholawat Kubro di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis Legi, 3 Dzulhijjah 1446 H/29 Mei 2025 M, Agus Dahlan Ridlwan menjelaskan bahwa doa mustajab menjadi kekhususan yang dimiliki oleh setiap nabi. Manusia biasa tentu memiliki sesuatu yang ia anggap paling berharga. Seorang pendekar memiliki ilmu pamungkas yang hanya dia keluarkan pada saat-saat tertentu….

Lanjutkan
jodoh santri

Santri Harus Fokus Menuntut Ilmu, Jangan Khawatir Rezeki dan Jodoh

Acara Majelis Sholawat Kubro yang digelar pada Kamis Legi malam (20/11/2025) dihadiri oleh para santri yang kompak memakai baju putih dan berpeci hitam. Dalam kesempatan tersebut Agus Izzul Maula Dliyaullah juga menyampaikan pesan kepada para santri tentang rezeki dan jodoh santri. Fokus Mencari Ilmu, Serahkan Kekhawatiran kepada Allah Agus Izzul Maula Dliyaullah mengingatkan para santri…

Lanjutkan
mencintai nabi

Cinta kepada Nabi Dibuktikan dengan Mencintai Warisannya

Kediri – Pada Majelis Sholawat Kubro yang digelar di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis Legi, 3 Dzulhijjah 1446 H./29 Mei 2025 M. pukul 19.30 WIB, Agus HM. Dahlan Ridlwan mengajak para hadirin untuk memahami hakikat mencintai Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi tidak cukup diwujudkan dengan ungkapan lisan atau luapan…

Lanjutkan
Agus HM Dahlan Ridlwan, Mencintai Rasulullah

Mencintai Rasulullah Harus Melebihi Cinta kepada Diri Sendiri

Kediri – Pondok Pesantren Lirboyo kembali menggelar Majelis Sholawat Kubro yang menjadi agenda rutin setiap malam Jumat yang bertepatan dengan Kamis Legi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis Legi, 3 Dzulhijjah 1446 H/29 Mei 2025 M tersebut berlangsung di Aula Al-Muktamar mulai pukul 19.30 WIB. Dalam kesempatan itu, Agus HM. Dahlan Ridlwan menyampaikan dawuh mengenai hakikat…

Lanjutkan
Syaikhona Kholil Bangkalan

Kisah Syaikhona Kholil Nyantri ke Mbah Hasyim Asy’ari

Dalam Majelis Sholawat Kubro di Aula Al Muktamar pada 8 Agustus 2025, Agus Abdurrohman Ahmad Hafidz mengisahkan sebuah teladan tawaduk dari Syaikhona Kholil Bangkalan saat berguru kepada muridnya sendiri, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Setelah para santri Syaikhona Kholil telah kembali ke daerah masing-masing dan mendirikan pesantren, beliau sesekali berkeliling mengunjungi mereka. Tujuannya bukan sekadar bersilaturahmi,…

Lanjutkan
mbah karim

Kisah Mbah Karim Sebrangi Selat Madura demi Menimba Ilmu

Semangat dalam menuntut ilmu tidak pernah lahir dari kemudahan, melainkan dari kesungguhan dan pengorbanan. Nilai inilah yang tergambar dalam kisah perjalanan Mbah Karim (biasa kita sebut KH. Abdul Karim) saat berangkat menimba ilmu kepada Syaikhona Kholil Bangkalan, sebagaimana diceritakan oleh Agus Abdurrohman Ahmad Hafidz dalam acara Majelis Sholawat Kubro di Aula Al Muktamar pada 8…

Lanjutkan