Category Archives: Pojok Lirboyo

Ikrar dan Serah Terima Wakaf Pondok Pesantren Lirboyo

Ikrar dan Serah Terima Wakaf Pondok Pesantren Lirboyo

Pondok Lirboyo – Hari Ahad 05 September 2021, pukul 09.00 WIB, telah dilaksanakan Ikrar dan Serah Terima Wakaf, di Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo.

KH. Abdullah Kafabihi Mahrus mengungkapkan banyak terimakasih kepada Wakif (orang yang berwakaf) yang telah mewakafkan tanahnya untuk Yayasan Hidayatul Mubtadiin Lirboyo, tidak lupa kepada orang-orang yang telah membantu serah terima wakaf ini. Beliau kemudian mendo’akan kepada orang-orang yang telah mewakafkan, mudah-mudahan amalnya dapat diterima oleh Allah dan ditempatkan di surga-Nya. Amin.

Acara ini dilanjutkan dengan Karwakaf (Ikrar dan Serah Terima Wakaf) yang dilakukan secara bergilir dari masing-masing wakif. Dipimpin langsung oleh KH. Anwar Manshur.

Ikrar pertama di awali oleh Bapak H. Sabarudin yang mewakafkan sebidang tanah berupa; bangunan masjid, rumah, dan tanah dengan luas tanah 12.000 m2. Terletak di desa Mukti Karya, kecamatan Panca jaya, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Kemudian ikrar dari Bapak Abdul Majid sebagai wakil dari Wakif Bapak H. Wajud dan Ibu Hj. Nur Hasanah yang mewakafkan sebidang tanah berupa tanah dengan luas 3330 m2. Terletak di kelurahan Pagiyanten, kecamatan Adiwerna, kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dilanjutkan oleh Drs H. Hargianto yang mewakafkan sebidang tanah berupa tanah pertanian dengan luas 2161.65 m2. Yang terletak di kelurahan Jabon, kabupaten Banyakan, kabupaten Kediri Jawa Timur.
Diteruskan oleh Bapak Hagui yang mewakafkan sebidang tanah berupa tanah seluas 40.000 m2. Terletak di kelurahan Pasir Jaya, kecamatan Sungai Kakap, kabupaten Potianak, Kalimantan Barat.

Dan yang terakhir ikrar dari Bapak Yayan Efendi yang mewakafkan sebidang tanah berupa tanah seluas 5200 m2. Terletak di desa Purbosono, Candiasa, Wonosobo, Jawa Tengah.

baca juga: Pembangunan Sarana Pendidikan Lirboyo

Tanah tersebut diwakafkan kepada Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo Kediri, yang diterima langsung oleh KH. Anwar Manshur untuk kepentingan pendidikan keagamaan Islam atau didirikan Pondok Pesantren.

KH. An’im Falahuddin Mahrus mengusulkan agar tanah yang telah diwakafkan untuk diberikan patok dengan dituliskan “Tanah ini telah diwakafkan kepada Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo” dengan niat agar orang yang belum mewakafkan tanahnya, ikut mewakafkan tanahnya untuk kepentingan keagamaan.

Beliau juga mengutip hadis Nabi:

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ

“Barangsiapa yang membuat sunah hasanah dalam Islam, maka dia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang mengikutinya dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.”

Acara ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Romo KH. Anwar Manshur.[]

tonton juga: Sejarah dan Fadilah Tahlil | KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus

Gubernur Tinjau Vaksinasi Lirboyo

Lirboyo.net (26/08) – Vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo dikunjungi oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa. Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Dr. Nico Afinta, Kepala Perwakilan BI Jawa Timur Bpk. Budi Harnoto & Sekda Jawa Timur.

Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Masyayikh, karena telah berkenan Pesantren Lirboyo ditempati vaksinasi untuk para santri Lirboyo.

Ibu Khofifah mengatakan, “Untuk Haji kemarin pemerintah Saudi juga sangat membatasi. Hari ini yang sudah dimulai Umroh Pemerintah Saudi juga masih sangat membatasi, bahkan untuk bisa menjadi jama’ah umrohpun jenis vaksinnya ditentukan dan harus selesai dua kali. Artinya bahwa vaksinasi ini memang berlaku secara internasional.”
Beliau berharap, vaksinasi ini bisa memberikan kekebalan kepada para santri sehingga mereka bisa maksimal dalam mencari ilmu dan sehat selalu. Program vaksinasi ini dilaksanakan di 41 Pesantren secara serentak di Jawa Timur dan akan terus diperluas sesuai dengan jumlah vaksin yang ada.

Atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus menyampaikan Sambutannya. Beliau menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah bagi pesantren Lirboyo. Baik dari Walikota, Polres Kediri, Gubernur, Bupati, Pangdam Brawijaya, dan pihak terkait lainnya.

“Saya sampaikan, alhamdulillah di Lirboyo itu aman bu Gubernur. Sebab, di samping santri itu prokes, santri juga istighotsah tiap malam. Karena kami menyadari, yang bisa menghilangkan virus itu hanyalah Allah SWT. Jadi artinya untuk menghilangkan covid, harus ada pendekatan manusia kepada Allah Swt. Kita tidak mungkin untuk mengajak manusia semuanya bertaubat kepada Allah Swt. Namun minimal orang yang mengerti, orang yang mempunyai ilmu, orang yang mempunyai kesadaran ini untuk istighfar kepada Allah dan bertaubat kepada Allah. Insya Allah selagi ada manusia yang berdoa, selagi ada manusia yang beristighfar, insya Allah virus akan dihilangkan oleh Allah, akan dicabut oleh Allah Swt.” sambut beliau.

Acara tersebut ditutup dengan doa oleh KH. M. Anwar Manshur.
Sebelum Gubernur meninggalkan lokasi vaksinasi, beliau sempat membagikan cinderamata kepada para tenaga kesehatan yang di antaranya terdiri dari Jajaran ISNU (Ikatan Sarjana NU), UNISMA (Universitas Islam Malang), ARSINU (Asosiasi Rumah Sakit NU), Persatuan Dokter NU dan nakes lainnya.

Baca juga:
DAMPAK NEGATIF MAKAN BERLEBIHAN DALAM PANDANGAN TASAWUF

Simak juga:
Kebesaran Hati Ibunda KH. Abdul Karim

Gubernur Tinjau Vaksinasi Lirboyo
Gubernur Tinjau Vaksinasi Lirboyo

Program Pascasarjana S2 Ma’had ALy Lirboyo Diresmikan

25 Juni 2021, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo atau Program Pascasarjana Strata-2 (S2), dengan studi pendidikan “Fikih Kebangsaan” saat berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo Jum’at sore.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, didampingi KH. M. Anwar Mansur, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, KH. An’im Falahuddin Mahrus, dan KH Atho’illah Sholahuddin Anwar. Dilanjutkan dengan penyerahan SK dari Menag kepada KH. M. Anwar Mansur.

Dalam kesempatan ini, selaku Pengasuh Pondok Lirboyo, Kiai Kafabihi mendorong kepada Menteri Agama untuk menjadikan buku “Fikih Kebangsaan” karya Pondok Lirboyo sebagai kurikulum atau bacaan wajib di seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam di bawah naungan Kementerian Agama. Hal itu sebagai langkah kongkrit membentengi para mahasiswa dari paham-paham yang ingin merongrong NKRI.

Disamping itu, kunjungan Menteri Agama ini sekaligus sosialisasi panduan pelaksanaan shalat Idul Adha 1442 H. dan penyelengaraan penyembelihan kurban untuk menekan pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi melalui Menag, menyampaikan salam kepada Masayikh Lirboyo, serta meminta agar para kiai berkenan memberikan do’a, menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan berpartisipasi dalam vaksinasi.[]

Program Pascasarjana S2 Ma’had ALy Lirboyo Diresmikan

Baca juga: Kuliah Umum Fikih Kebangsaan Ma’had Aly Lirboyo
Simak video: Prof. Mahfud MD | Kuliah Umum Kebangsaan

Launching Virtual AYSI

Dalam acara Haul Emas Al-Maghfurlah KH. Abd. Wahab Hasbullah, Asosiasi Youtuber Santri Indonesia (AYSI) diresmikan.

AYSI merupakan komunitas santri kreatif dalam mengembangkan dakwah digital melalui kanal youtube dan media sosial di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Diinisiatori oleh Helmy M. Noor dengan Visi: Menjadi komunitas dakwah digital santri yang kreatif, inovatif, professional, dan rahmatan lil ‘alamin.

Sedangkan untuk Misi:

  1. Mewujudkan komunitas santri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital;
  2. Memperkuat peran santri dalam mewujudkan dakwah digital yang ramah dan solutif;
  3. Melaksanakan pelatihan pembuatan konten digital yang kreatif dan marketable;
  4. Melaksanakan pelatihan teknis dalam memproduksi konten dakwah digital yang inovatif berstandar broadcast;
  5. Melaksanakan siaran bersama untuk memperkuat edukasi dan syiar keagamaan; dan
  6. Menciptakan santri entrepreneur yang professional dinamis dan agamis

Dalam jajaran penasihat AYSI diisi:

  • Nyai Hj. Mahfudzoh Wahab
  • Hj. Khofifah Indar parawansa
  • Gus Miftah
  • H.M. Arum Sabil
  • Anang Hermansyah
Presidium AYSI

Ketua: Helmy M. Noor
Sekretaris: H. Mujtahidur Ridho

Anggota Presidium
  1. Ade Permana (Praktisi manejemen dan pemasaran)
  2. M. Ghofirin, M.PdI (Akademisi)
  3. Iwan Wahyu Susanto (Praktisi IT)
  4. M. Rizki Kevin Melody (Alumni PP. Progresif Bumi Sholawat Sidoarjo)
  5. HM. Adibussholeh Anwar (Admin akun Pondok Pesantren Lirboyo Chanel)
  6. Ahmad Tajudin Zahro’u (Admin akun KH. Marzuki Mustamar Chanel)
  7. M. Habibur Rohman S.I.kom (Admin akun Masjid al-Akbar TV)

Peresmian AYSI dilakukan dengan menekan tombol logo AYSI yang berada di depan layar podium acara Haul Haflah KH. Abd. Wahab Hasbullah oleh beberapa tokoh di antaranya: Nyai Hj. Mahfudzoh Wahab, Hj. Khofifah Indar parawansa, Bpk. H. Muhammad Arum Sabil, Gus Miftah, dan KH. Marzuki Mustamar secara bersamaan.[]

Launching Virtual
Launching Virtual

Baca juga: 275 Channel Youtube Menayangkan Haul Kh. Abd. Wahab Hasbullah Secara Virtual
Tonton acara launching virtual di Haul Emas Virtual 50 Tahun KH. Wahab Hasbullah

275 Channel Youtube Menayangkan Haul Kh. Abd. Wahab Hasbullah Secara Virtual

Selasa, 22 Juni 2021, Haul KH. Abd. Wahab Hasbullah yang ke 50 ditayangkan secara langsung oleh lebih dari 275 chanel youtube, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang tergabung dalam AYSI (Asosiasi Youtuber Santri Indonesia) pada pukul 19.00 WIB.

Acara haul virtual ini diselenggarakan untuk pertama kalinya dibeberapa chanel youtube dengan total jumlah subcribe lebih dari 4 juta.

Dihadiri oleh Presiden Jokowi, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Mustamar, Gus Miftah dan beberapa tokoh agama lainnya. Disiarkan langsung dari Masjid Jami’ Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang.

Urutan acara diawali dengan pembacaan Tahlil dan Istighosah oleh KH. Abdul Kholid, dilanjutkan Pembacaan Ayat Suci Alqur’an dan Lantunan Sholawat Nabi oleh Ustadz Moh. Aminuddin, disambung dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia dan Yalal Wathon besutan dari KH. Abd. Wahab Hasbullah. Diteruskan juga beberapa sambutan dari berbagai tokoh, mengenang dan  melecutkan kembali semangat perjuangan KH. Wahab Hasbullah untuk diteladani dan diteruskan oleh para generasi NU.  

Pembacaan do’a dari KH. Masduqi al-Hafidz menjadi penutup dari rangkaian acara Haul Emas KH. Abd. Wahab Hasbullah.[]

Haul KH. Wahab Hasbullah
Haul KH. Wahab Hasbullah


Simak videonya Haul Emas 50 Virtual KH. Wahab Hasbullah
Baca juga: Kisah Adik KH. Wahab Hahab Hasbullah Putuskan Hukum Hormat Bendera