Category Archives: Pojok Lirboyo

Kunjungan Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya & Kapolda Jawa Timur

Lirboyoet, Kediri-Sabtu 06 Juni 2020, Pondok Pesantren Lirboyo dikunjungi Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah
dan Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana beserta jajarannya dalam rangka silaturahim, memastikan kesiapan Pondok Pesantren Lirboyo dengan konsep Pondok Tangguh dalam menghadapi covid-19 menjelang diaktifkannya kembali proses pembelajaran di Pondok Pesantren Lirboyo.

Acara Kunjungan yang diselenggarakan di Gedung Yayasan tersebut diawali dengan sambutan atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo oleh Romo KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai konsep Pondok Tangguh oleh Kapolres Kediri Kota. Dalam Pemaparannya, AKBP Miko Indrayana menjelaskan 3 poin penting dalam konsep Pondok Tangguh. Ketiganya itu adalah ketahanan pangan, ketahanan kesehatan dan ketahanan keamanan.

Setelah presentasi selesai, kemudian diisi dengan sambutan dari Gubernur Jawa Timur, lalu sambutan dari Pangdam V/Brawijaya dan diakhiri dengan mau’idzotul hasanah beserta doa oleh Romo KH. M. Anwar Manshur.

Pada akhir acara, Pondok Pesantren Lirboyo memberikan cindera mata untuk Gubernur, Pangdam dan Kapolres. Kemudian Gubernur juga memberikan bantuan peralatan medis untuk Pondok Pesantren Lirboyo.

“Mengenai skenario pemberangkatan santri akan dibagi menjadi beberapa gelombang. Untuk gelombang awal, santri yang datang ke Pesantren dibatasi hanya sepuluh persen saja atau sekitar 2.500 santri dari daerah terdekat. Sejak saat ini santri yang akan datang sudah dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing untuk berangkat ke pesantren pada 2 minggu mendatang atau tepatnya pada tanggal 28 Syawal 1441 H. / 20 Juni 2020 M.
Pembatasan jumlah santri yang berangkat ini ditujukan untuk bisa memungkinkan diterapkannya phisical distancing dan protokol kesehatan lainnya. Skenario ini akan terus dievaluasi selaras dengan perkembangan covid Nasional, untuk pengambilan langkah selanjutnya.”
Demikian penjelasan Agus HM. Abdul Mu’id Shohib saat diwawancarai oleh para wartawan.

Istighotsah Kubro Online

LirboyoNet, Kediri-Rabu 08 April 2020 pukul 19.30 WIB di Pondok Pesantren Lirboyo, tepatnya di Gedung Yayasan diadakan
Istighotsah Kubro secara online dengan tema “Mengetuk Pintu Langit, NU Hadir Untuk Negeri”. Acara terbatas tersebut dihadiri oleh Romo K.H. Anwar Manshur, Romo K.H. Abdulloh Kafabihi Mahrus,
Romo K.H. Anwar Iskandar, beberapa Kiyai dari Kediri, Segenap Gawagis Lirboyo dan beberapa instansi pemerintah.

Selain diadakan di Pondok Pesantren Lirboyo, acara ini juga diadakan di Grahadi Surabaya.
Acara yang di siarkan secara langsung dari dua tempat ini dimulai pada pukul 19.30 sebagai acara pembukaan,
kemudian diisi sambutan oleh K.H. Marzuki Mustamar, lalu Sambutan dari Gubernur Jawa Timur,
Hj. Khofifah Indar Parawansa. Setelah itu Istighotsah dibuka dengan tawasul oleh
Romo K.H. M. Anwar Manshur selaku Rois Syuriah PWNU Jatim sekaligus Pengasuh PP Lirboyo.
Acara Istighotsah dipimpin oleh Romo K.H. Miftachul Akhyar, selaku Rois Aam PBNU.

Dengan diselenggarakannya istighotsah kubro yang bertepatan dengan malam nishfu sya’ban ini,
mudah-mudahan wabah yang melanda negeri kita ini lekas hilang, diangkat oleh Allah Swt, terang Cak Zulfa (Ketua 2 PP Lirboyo).

Tonton acaranya di:
ISTIGHOTSAH KUBRO ONLINE

Baca juga:
TRADISI DAN SEJARAH YASINAN PADA MALAM NISHFU SYA’BAN

Daurah Ilmiah Syeikh Awad Karim al-Aqli

LirboyoNet, Kediri – Kamis malam Jumat (12/03) Acara Daurah Ilmiah oleh Syeikh Awad Karim al-Aqli dimulai pukul 21:30 wib di Aula al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo.

Masyayikh lirboyo beserta dzuriyah dan para santri turut hadir dalam acara tersebut.

Sebelum menuju Aula al-muktamar, Syeikh Awad Karim al-Aqli bersama masyayikh dan dzuriyah hadir dalam acara Tahlil dan Doa memperingati 100 hari wafatnya KH. Maftuh Basthul Birri.

Beliau berpesan kepada para santri, sesuai dengan pesan guru beliau. Para santri agar melakukan 3 perkara. Pertama, apabila bertemu dengan syeikh yang punya sanad, mintalah untuk mengaji. Kedua, jika tidak bisa, kita meminta kepada beliau sebuah ijazah. Ketiga, jika tidak bisa, kita meminta sekedar doa.

Beliau berpesan kepada seluruh santri bahwa, “Jangan pernah meremehkan ijazah, karena dengan ijazah lah kita bisa bersambung dengan Nabi Muhammad SAW. Alangkah bahagianya orang yang bisa mendapatkan wasilah sampai kepada Nabi Muhammad SAW.”

Ketika kita dihadapkan dengan sesuatu yang kita tidak tahu, maka jawablah tidak tahu. Bukan dengan merasa tahu.

مَنْ يَّهْدِ اللّٰهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَنْ يُّضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ وَلِيًّا مُّرْشِدًا ࣖ – الكهف : ۱۷

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.”

Jika ingin dapat hidayah, carilah seorang mursyid. Carilah tempat bertaubat. Bukan hanya menunggu.

 أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ. رواه البخاري ومسلم.

Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Apabila segumpal daging tersebut baik, (maka) baiklah seluruh tubuhnya. Dan apabila segumpal daging tersebut buruk, (maka) buruk lah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati”. [HR al Bukhari dan Muslim].

Acara selesai pukul 22.52 Wib, diakhiri dengan doa penutup dan foto bersama.

Baca juga : Meneguhkan Toleransi Menuai Kontroversi

Ikuti Pondok Pesantren Lirboyo

Diklat Metode Pendidikan TPQ An-Nahdliyyah

Gedung LBM (05/03), Para Santri Lirboyo mengikuti diklat metode pendidikan TPQ an-Nahdliyah, yang diselenggarakan di auditorium LBM, sore tadi.  Metode pendidikan ini merupakan metode pendidikan yang sangat efektif dalam menuntun para santri pemula untuk bisa lancar membaca al-Quran dengan baik dan benar.
Metode ini telah dirintis sejak tahun 1990 oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Tulungagung bersama para Kyai maupun para ahli di bidang pengajaran Al-Quran, yang diidedasari oleh seorang Kiyai yang merupakan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo yaitu KH. Munawwir Khalid.
Metode pengajaran al-Quran yang semakin pesat perkembangannya ini sudah merambah hingga ke luar Negeri.
Semoga dengan pembekalan metode Pendidikan TPQ an-Nahdliyah ini, para Santri Lirboyo mampu meneruskan perjuangan pendirinya untuk bisa menyebarkan keilmuannya secara luas dan lebih efektif.

Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) Adakan Workshop Bimtek di Ma’had Aly Nurul Cholil

Lirboyo.net – Kamis (27/02/20) Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) mengadakan Pembukaan Workshop Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengisian Pangkalan Data Ma’had Aly Pada Emis yang Terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). Ma’had Aly Nurul Cholil Pondok Pesantren Nurul Cholil dipercaya sebagai tuan rumah penyelengaraan acara workshop tersebut.

Dalam acara tersebut diikuti oleh 2 orang perwakilan dalam bidang tekhnologi dan administrasi dari 47 Ma’had Aly di seluruh Indonesia. Acara ini dibuka langsung oleh KH. Abdullah Zubair dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci al-Qur’an oleh santri Nurul Cholil dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Ma’had Aly Nurul Cholil.

KH. Fathurrozi Zubair mewakili majlis keluarga Pondok Pesantren Nurul Cholil mengucapkan Selamat datang kepada KH. Dr. Abdul Djalal, M.Ag. selaku ketua Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI)  dan segenap para pejabat pemerintah lebih-lebih kepada para peserta yang jauh-jauh dari Sumatera dan Aceh yang turut ikut hadir di Pondok Pesantren Nurul Cholil.

KH. Dr. Abdul Djalal M.Ag. dalam sambutannya mengatakan, “Yang saya tahu tentang Pondok Pesantren Nurul Cholil itu cuman 2 hal, yaitu tentang soliditas dan loyalitas para alumninya terhadap pesantren, itu yang patut kita tiru oleh alumni Ma’had Aly, harapan saya semoga acara ini merupakan langkah awal menjadikan pendidikan Ma’had Aly berbeda dengan pendidikan perguruan tinggi yang lain dalam hal harus cakapskill,integritas moral dan kecerdasan”.

Acara yang berlangsung 1 jam lebih ini ditutup dengan pembacaan do’a oleh Ustad. H. Muhajir Nawawi dan dilanjutkan sesi foto bersama. Sedangkan inti acara pelaksanaan Workshop Bimbingan Teknis Emis Ma’had Aly di laksanakan 3 sesi, pada Kamis malam dan Jum’at (28/20/2020).

Sumber: www.nurulcholil.net