Category Archives: Pojok Lirboyo

Jelang Ujian Akhir, P3HM Gelar Muhafadlah

LirboyoNet, Kediri – Sebagai salah satu syarat mengikuti ujian akhir semester genap, Madrasah Putri Hidayatul Mubtadi’aat Lirboyo Kediri (MPHM), melaksanakan Muhafadlah Akhirussanah. Ujian lisan dengan menghafalkan bait-bait pelajaran yang menjadi kurikulum ini, dilaksanakan mulai tanggal 28 hingga 30 mei 2011. Dalam ujian lisan ini, ada tiga kategori untuk mengelompokkan prestasi siswi yakni, Rodi (rendah), Mutawashit (menengah) dan Jayyid (Baik/ sempurna).

Ketua Panitia Pelaksana Muhafadlah Akhirusanah MPHM Ust. M. Fadloli menuturkan, “Pelaksanaan Muhafadlah kali ini diikuti oleh 532 Siswi dari pelbagai tingkatan, mulai dari siswi kelas 6 Ibtida’iyyah, 1 hingga 3 Tsanawiyyah dan 1 hingga 3 Aliyah,” ujarnya singkat ketika dihubungi Crew lirboyo.net via telephone. Ustad muda asal Kabupaten Kediri ini menambahkan, jika seluruh pelaksanaan Muhafadlah kali ini ditempatkan di gedung Aula Al-Barokah kompleks P3HM.

Lebih lanjut, Ustadz Fadloli mengatakan, “Secara global, grafik pelaksanaan Muhafadlah kali ini terjadi sedikit peningkatan, meskipun tidak signifikan,” Ujarnya.

Salah seorang Ustad penyimak Muhafadlah, Ustadz Miftahul Ulum Idris mengatakan “ Alhamdulillah kemampuan menghafal para siswi sudah ada peningkatan, sehingga pada saat diuji dalam Muhafadlah akhirussanah ini, tidak ada kendala berarti,” ujarnya tersenyum.

Melihat prestasi yang dicapai para siswi ini, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo Kediri, KH. M. Anwar Manshur, dalam Mauidzohnya mengatakan “Prestasi kalian ini, yang baik harus kalian pertahankan, bahkan sebisa mungkin ditingkatkan, agar kemampuan kalian semakin terasah,” ujar beliau, lebih lanjut, Anggota Syuriyah PWNU Jatim ini mengatakan, “Wanita adalah tiang negara, maka jika wanita rusak, maka rusaklah moral dan akal sebuah bangsa, oleh karenanya Ahlaqul karimah kalian harus senantiasa dijaga, jangan terpengaruh oleh zaman yang semakin tidak karuan ini.”. rIFF

Sidang Panitia Kecil dihelat, Menyusun Kebijakan MHM tahun depan

LirboyoNet, Kediri – Satu lagi agenda penting MHM digelar tadi malam (22/05), Kegiatan yang bernama Sidang Panitia Kecil MHM ini, hadir seluruh Pengasuh, penasehat dan pucuk Pimpinan MHM. Diantaranya adalah KH. Abdul Aziz Manshur, KH. Anim Falahuddin Mahrus, KH. Ma’ruf Zainuddin, KH. Nurul Huda Ahmad, seluruh Mudier (Kepala) MHM dan beberapa perwakilan Pengajar MHM.

Dalam sidang yang dilaksanakan dua hari ini, beberapa agenda penting dibahas, sebagian diantaranya adalah menentukan personalia pengajar dalam tahun pelajaran yang akan datang, Mengevaluasi kinerja pengurus dan pengajar dalam satu tahun terakhir, dan menyusun kalender kerja tahun mendatang.

Sekretaris MHM yang juga notulen Sidang Panitia kecil, M. Mustofa Misbah mengatakan “banyaknya agenda yang dibahas dalam sidang tersebut membuat waktu pelaksanaan sidang menjadi lama, bahkan dibutuhkan waktu sampai dua hari,” Ujarnya Serius. Ustad muda kelahiran Lampung ini menambahkan, seluruh materi yang dibahas dalam sidang ini, akan di sampaikan kepada para seluruh pengurus dan pengajar MHM dalam sidang Besar MHM yang akan dilaksanakan awal Juli Mendatang. Riff

Lirboyo Berbenah Jelang Haflah

LirboyoNet, Kediri – Momen tahunan haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Lirboyo semakin dekat, berbagai macam persiapan menyambut acara rutin sekali dalam setahun itu dikebut. Sebagai mana yang tampak di sepanjang Jalan KH. Abdul Karim Pondok Pesantren Lirboyo. Puluhan santri dengan berseragam biru sedang mengecat pagar kediaman para pengasuh(Senin/23/05).

Koordinator kegiatan Pengecatan, Baron mengatakan, “Seluruh petugas pengecatan adalah siswa kelas III Aliyah MHM, karena selain sebagai persiapan jelang Haflah Akhirussanah bulan depan, kegiatan ini juga sebagai kegiatan sosial jelang berakhirnya, kegiatan belajar kami di Pondok Lirboyo ini” Ujarnya mantab.

Berdasarkan pantauan Crew lirboyo.net Adapun area yang di cat meliputi Pagar depan, pagar belakang jeding kamar mandi, wc dan beberapa pos Jaga. Agar pelaksanaan kegiatan ini bisa lebih efisien, sekitar 50 orang santri dilibatkan, sehingga jalanan menjadi tanpak ramai riuh oleh santri yang sedang mengecat pagar-pagar Pondok. Riff

Gali Potensi Organisasi Santri, Penerangan Gelar Diklat Sehari

LirboyoNet, Kediri – Menyadari akan pentingnya pengembangan kwalitas Organisasi dikalangan santri, Seksi Pendidikan dan Penerangan Pondok Pesantren Lirboyo Gelar Diklat kepemimpinan, pelatihan singkat yang dilaksanakan jum’at siang ini (20/05) diikuti oleh 80 orang ketua Jamiyyah dari pelbagai organisasi kedaerahan yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo.

Diklat yang mengambil Tema “Bersama kita bisa” ini menghadirkan Agus H. Reza A. Zahid sebagai Tutor tunggal, dalam paparannya, pembantu Rektor Satu Institut Agama Islam tribakti Kediri ini lebih banyak menyinggung tentang banyaknya kesalah fahaman masyarakat awan tentang tata kelola manejemen Organisasi yang ideal, “salah satu kesalahan fatal yang kerap kali menjadi pengahalang utama bagi kita kalangan nahdliyin, adalah tidak adanya target yang jelas dalam membentuk organisasi, sehingga kita menjadi lemah” ujar Gus Reza,

Alumnus Al-Ahgafh Hadramaut Yaman ini juga menambahkan seharusnya, jika kita menginginkan adanya peningkatan dalam kwalitas Jam’iyyah, kita harus memperjelas sasaran dan tujuan utama dalam berorganisasi.

Paparan Gus Reza yang ringan dan mudah dicerna, membuat seluruh peserta diklat sehari itu menjadi bersemangat, terbukti dengan banyaknya peserta diklat yang mengajukan pertanyaan seputar materi diklat. Seperti yang diungkapkan salah seorang peserta perwakilan santri Bojonegoro “Bagaimana caranya menciptakan kesadaran bagi seluruh komponen organisasi, agar mau bertugas secara ikhlas dan sadar?” Ujarnya serius, “Ada banyak cara yang harus dilakukan, yang paling ringan adalah melalui pendekatan personal, sehingga akan ada ikatan batin antara atasan dan bawahan.” Ujar Gus Reza Menjawab. riff

Pesantren Kilat

Perkembangan masyarakat dewasa ini menghendaki adanya pembinaan anak didik di lembaga pendidikan dilaksanakan secara seimbang antara nilai agama dan sikap.  Pengetahuan agama, kecerdasan dan ketrampilan menjadi hal yang saling berkait dan mutlak dibutuhkan semua. Akan tetapi waktu proses belajar dirasa amatlah terbatas, sehingga mengharuskan bagi siapa saja untuk bisa lebih pandai menyiasatinya agar keseimbangan ilmu umum dan agama dapat tercapai.

Sebagaimana kegiatan ekstra kurikuler diadakan dalam upaya memberikan keseimbangan ilmu salaf para santri dengan ketrampilan. Pesantren Kilat Pondok Pesantren Lirboyo adalah salah satu alternative untuk menjawab persoalan diatas. Pesantren Kilat merupakan suatu kegiatan yang bertujuan memberi fasilitas bagi pelajar sekolah umum yang ingin mendalami ilmu agama. Kegiatan ini mengambil moment bulan Ramadhan dan bertempat di lingkungan pondok pesantren. Hal ini disengaja dilakukan agar mereka sedikit-banyak budaya pesantren, dan Ramadhan merupakan bulan yang dikenal sebagi bulan penuh ampunan dan penuh berkah. Lokasi kegiatan ini diambilkan dekat dengan aula Al Muktamar.