HomeDawuh MasyayikhCintailah Pesantrenmu!

Cintailah Pesantrenmu!

0 1 likes 342 views share

Membawa nama besar almamater sebuah instansi memang tidak mudah. Sebagai alumni, harus benar-benar bisa menjaga nama baik instansi tersebut. Dengan beragam cara, tergantung seperti apa kiprah sang alumni diatas. Ini jugalah yang menjadi harapan para masyayikh, guru-guru yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo. Santri ketika pulang harus bisa menjaga nama baik almamater dan tetap peduli kepada pondoknya dulu, meski tidak lagi menetap di pesantren dan telah berkeluarga.

Akhir-akhir ini banyak sekali alumni yang putra maupun putrinya hanya belajar di pendidikan formal saja. Tidak meneruskan jejak orang tuanya untuk mondok di pesantren. Hal ini menurut KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, selaku pengasuh Ponpes Lirboyo dalam acara muhafadhoh akhirussanah tahun 2017 kemarin (03/04), adalah karena kurangnya rasa cinta dan perhatian kepada pondok pesantren yang menjadi almamaternya dulu, ataupun karena kurangnya mahabbah kepada guru yang pernah membimbingnya selama menjadi santri.

Orang pesantren yang tidak ada mahabbah (rasa cinta –Red) kepada pesantren dan kiai, anaknya jauh dari pesantren. Tidak ada yang mondok di pesantren.” Tutur KH. Abdullah Kafabihi.

Beliau juga menambahkan, orang yang punya perhatian lebih, dan memiliki rasa senang kepada pesantren justru lebih baik daripada alumnus pesantren sendiri, namun ketika pulang ternyata “lepas tangan” begitu saja. Jangankan mencintai, memiliki perhatian kepada pesantrennya pun tidak. Beliau mengatakan, “Orang awam, orang biasa yang mahabbah dan simpati kepada pesantren, lebih baik daripada alumni pesantren yang tidak mahabbah pada pesantren. Sebab orang awam yang mahabbah pada pesantren, mungkin anaknya (kelak) bisa mondok di pesantren.

Semoga bisa menjadi koreksi untuk kita, jangan pernah melupakan pesantrenmu dulu. Sebab bagaimanapun suksesnya seorang alumni, tentu saja itu tak pernah lepas dari jasa guru-gurunya.[]