HomePojok LirboyoDalam Tiga Tahun, Santri Bertambah Lima Ribu

Dalam Tiga Tahun, Santri Bertambah Lima Ribu

0 3 likes 226 views share

LirboyoNet, Kediri—Perubahan adalah hal yang mutlak terjadi, seperti halnya ungkapan bijak bestari, “Satu-satunya hal yang tak berubah adalah perubahan itu sendiri.” Namun bagi MTs Miftahul Huda, perubahan yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo sungguh ekstrim.

“Tahun 2005 lalu kami pernah ke sini. Bangunan-bangunan tidak seperti ini. Lirboyo jadi asing bagi kami,” ujar salah satu pengajar Madrasah Tsanawiyah dari Turen, Malang.

Perubahan yang ada sekarang memang pesat. Gelombang kehadiran santri baru beberapa tahun ini terbilang membludak. Setidaknya, itulah yang diungkapkan M. Hasbiyalloh AK, Ketua Pondok Pesantren Lirboyo. “Sejak tiga tahun terakhir ini, pertumbuhan jumlah santri di Lirboyo semakin tidak terkendali. Dari ‘hanya’ 18.000 an di tahun 2014, tahun ini sudah hampir 23.000. Jadi tiap tahun bertambah 2.000 an.”

Inilah, menurut Ustadz Hasbi, yang menyebabkan pertumbuhan bangunan di Ponpes Lirboyo juga semakin tinggi intensitasnya, baik pembangunan kamar, gedung madrasah, dapur, dan fasilitas lain. Pembangunan ini, rerata didukung oleh dana dari dana pondok, donasi alumni dan muhibbin (pemerhati).

Pertumbuhan jumlah santri demikian pesat juga menjadi salah satu hal yang dipertanyakan oleh mereka. “Rata-rata santri baru adalah lulusan SD. Wali santri banyak yang ngomong, ingin memondokkan anaknya karena lingkungan sekitar mereka kian memprihatinkan. Semakin tidak sehat bagi perkembangan anak-anak mereka,” ungkap Ustadz Hasbi.

Setelah berbincang di kantor Muktamar, para siswa itu bergegas menuju maqbarah, sebelum bertolak pulang menuju Kabupaten Malang.][