Di balik kewalian Syekh Abdul Qodir al-Jailani; “Adab kepada kekasih Allah Swt.”

Diceritakan bahwa Syekh Abdul Qodir al-Jailani memiliki dua teman yang terkenal cerdas, Ibn as-Saqo dan Ibn Abi ‘Usrun. Keduanya adalah teman debat al-Jailani muda.

Suatu hari ketiganya berunding untuk sowan kepada Wali Ghauts pada masa itu, mereka saling menyampaikan tujuan sowan ke sang Ghaust;

Ibn Saqo; “saya akan menanyakan masalah yang sulit hingga beliau tidak bisa menjawab!”

Ibn Abi ‘Usrun: “saya akan menanyakan masalah yang aku sendiri tidak tahu akan dijawab bagaimana!

Sedangkan Syekh Abdul Qodir: “saya sowan untuk mendapat keberkahan tanpa menanyakan masalah apapun.”

Setelah sampai di kediaman Ghauts mereka tidak langsung di temui hingga harus menunggu dalam waktu yang cukup lama.

Setelah beberapa waktu sang Ghauts menemui mereka dengan kemurkaan sembari menampakkan kewalian;

“Hei Ibn as-Saqo! Kau datang kepadaku untuk menanyakan satu masalah dan mengujiku!, jawabanya begini ada dalam kitab ini dan halaman sekian”

Kemudian beliau pun menjelaskan kepada Ibn as-Saqo dan menyuruhnya keluar; “keluarlah! Sungguh aku melihat api neraka berkobar di antara tulang-tulang rusuk mu!”

Sang Ghauts melanjutkan; “Sedangkan kamu Ibn Abi ‘Usrun! Kamu datang kepadaku untuk menanyakan masalah supaya mengetahui bagaimana jawabanku! Jawabanya begini dalam kitab ini”

Setelah menjelaskan, sang Ghauts pun menyuruhnya keluar; “keluarlah! Sungguh aku melihat dunia mengelilingimu!”

One thought on “Di balik kewalian Syekh Abdul Qodir al-Jailani; “Adab kepada kekasih Allah Swt.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.