Gatot Nurmantyo: TNI Tidak Bisa Lepas dari Peran Ulama

LirboyoNet, Kediri- Untuk kesekian kalinya, hajat besar Lirboyo Bersholawat dalam rangka haul dan haflah akhirussanah Pondok Pesantren putri Tahfidzil Qur’an dapat terlaksana dengan baik. Yang istimewa pada malam Lirboyo Bersholawat Kamis kemarin (15/03) adalah kehadiran Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sosok yang sudah tak diragukan lagi kedekatannya dengan ulama dan kiai ini memang baru pertama kalinya mengikuti acara Lirboyo Bersholawat. Beliau kagum akan antusiasme santri dan masyarakat dalam memeriahkan acara malam kemarin. “Respon masyarakat Kediri terhadap kegiatan Lirboyo Bersholawat sangat luar biasa, dan beliau sangat kagum melihatnya,” tutur Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno yang turut mendampingi Jenderal Gatot kepada media.

Dalam kesempatan malam itu, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan kepada segenap hadirin yang memadati lapangan barat Aula Muktamar dan sekitarnya, bahwa TNI sangat berterima kasih kepada ulama dan santri atas peran serta mereka meraih kemerdekaan Indonesia. Karena termasuk jasa ulama jugalah sejatinya TNI bisa lahir. “Suatu kebahagiaan bisa ada disini, rasanya adem, bersama para ulama. Karena dari segi sejarah, TNI dilahirkan dari para ulama. Karena yang berjuang menyatukan bangsa ini adalah para ulama,” ungkap Jenderal Gatot. “Inilah yang menyatukan, karena begitu berdirinya organisasi Islam, maka lahirlah sumpah pemuda. Begitu lahir sumpah pemuda, perjuangan dimotori oleh seluruh rakyat Indonesia. Yang sembilan puluh persen adalah umat Islam,” tambah beliau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.