HomePojok LirboyoJelang Ujian Akhir, P3HM Gelar Muhafadlah

Jelang Ujian Akhir, P3HM Gelar Muhafadlah

0 0 likes 563 views share

LirboyoNet, Kediri – Sebagai salah satu syarat mengikuti ujian akhir semester genap, Madrasah Putri Hidayatul Mubtadi’aat Lirboyo Kediri (MPHM), melaksanakan Muhafadlah Akhirussanah. Ujian lisan dengan menghafalkan bait-bait pelajaran yang menjadi kurikulum ini, dilaksanakan mulai tanggal 28 hingga 30 mei 2011. Dalam ujian lisan ini, ada tiga kategori untuk mengelompokkan prestasi siswi yakni, Rodi (rendah), Mutawashit (menengah) dan Jayyid (Baik/ sempurna).

Ketua Panitia Pelaksana Muhafadlah Akhirusanah MPHM Ust. M. Fadloli menuturkan, “Pelaksanaan Muhafadlah kali ini diikuti oleh 532 Siswi dari pelbagai tingkatan, mulai dari siswi kelas 6 Ibtida’iyyah, 1 hingga 3 Tsanawiyyah dan 1 hingga 3 Aliyah,” ujarnya singkat ketika dihubungi Crew lirboyo.net via telephone. Ustad muda asal Kabupaten Kediri ini menambahkan, jika seluruh pelaksanaan Muhafadlah kali ini ditempatkan di gedung Aula Al-Barokah kompleks P3HM.

Lebih lanjut, Ustadz Fadloli mengatakan, “Secara global, grafik pelaksanaan Muhafadlah kali ini terjadi sedikit peningkatan, meskipun tidak signifikan,” Ujarnya.

Salah seorang Ustad penyimak Muhafadlah, Ustadz Miftahul Ulum Idris mengatakan “ Alhamdulillah kemampuan menghafal para siswi sudah ada peningkatan, sehingga pada saat diuji dalam Muhafadlah akhirussanah ini, tidak ada kendala berarti,” ujarnya tersenyum.

Melihat prestasi yang dicapai para siswi ini, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo Kediri, KH. M. Anwar Manshur, dalam Mauidzohnya mengatakan “Prestasi kalian ini, yang baik harus kalian pertahankan, bahkan sebisa mungkin ditingkatkan, agar kemampuan kalian semakin terasah,” ujar beliau, lebih lanjut, Anggota Syuriyah PWNU Jatim ini mengatakan, “Wanita adalah tiang negara, maka jika wanita rusak, maka rusaklah moral dan akal sebuah bangsa, oleh karenanya Ahlaqul karimah kalian harus senantiasa dijaga, jangan terpengaruh oleh zaman yang semakin tidak karuan ini.”. rIFF