HomeArtikelKelahiran Nabi Saw

Kelahiran Nabi Saw

Artikel 0 0 likes 577 views share

Sayyidah Aminah mengandung Nabi Saw. selama 9 bulan. Nabi Saw. dilahirkan melalui garis yang terdapat pada bagian di bawah pusar. Ketika kelahiran Nabi Muhammad Saw. terjadi peristiwa yang sangat besar yaitu terguncangnya Arsy, padamnya api abadi Majusi dan terbelahnya gedung kebanggan Persia menjadi dua bagian. Ketika kelahiran Nabi Saw. tidak hanya Persia saja yang mengalami pecahnya singgasana, tetapi kerajaan Romawi juga mengalami hal yang sama. Romawi bukanlah kerajaan Roma Italia saat ini, tetapi kerajaan yang terdapat di negara Turki.

Kelahiran Nabi Muhammad Saw. juga dihadiri oleh perempuan surga, Sayidah Maryam dan Sayidah Asiah. Kelak keduanya akan menjadi Isteri Nabi di surga. Keduanya masih dalam keadaan perawan. Al-Syifa’ adalah seorang  dukun bayi yang saat kelahiran Nabi Saw. tempat kelahiran Nabi Saw. adalah rumah Abdul Muthalib.

Ketika kelahiran Nabi Saw., juga ada seorang pedagang Yahudi yang memastikan pada malam itu seorang nabi akan dilahirkan. Orang Yahudi sangat menguasai ilmu hisab, sehingga dapat mengetahui kepaastian kelahirannya Nabi Saw., setelah mereka mengacu pada informasi pada kita suci mereka, yang berkenaan dengan kelahiran Nabi Saw. seperti halnya Ka’ab al-Ahbar pernah menyimpan surat milik ayahnya. Surat itu berisi tentang berita kelahiran Nabi akhir zaman. Nabi Saw. disusui oleh Halimah Al-Sa’diyyah. Halimah pernah menyusui beberapa orang sebelum Nabi Saw. Nabi Saw. disusui bersamaan dengan Sayid Hamzah dan Abu Salamah. Wallahu A’lam()

Disarikan dari Buku Secercah Tinta KH. Al-Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya.