596 views

Memperbanyak Membaca Al-Quran di Bulan Puasa

Naskah khutbah Jumat kali ini mengingatkan kita untuk memaksimalkan kuantitas dan kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan terutama melalui ibadah membaca Al-Quran. Hal ini karena Ramadhan merupakan bulan diturunkannya wahyu pertama Allah yang berisi tentang perintah untuk membaca. Dengan keutamaan membaca Al-Quran di bulan Ramadhan yang memang juga penuh keutamaan di dalamnya, maka diharapkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah akan terus meningkat dan menguat.

Baca juga: Bau Mulut Saat Puasa, haruskah?

Naskah khutbah ini berjudul Memperbanyak Membaca al-Quran Di Bulan Puasa semoga bermanfaat.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، الْقَائِلِ فِيْ كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ.  وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيِّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقَهُ الْقُرْآنُ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّيْ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْمَنَّانِ . وَقَال: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumulloh

Dengan disertai mengucap syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat dan taufiknya terutama nikmat berupa iman dan Islam, marilah kita senantiasa meningkatkan dan mempertebal rasa takwa kita kepada Allah Swt. dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan meninggalkan semua larangan-Nya.

Termasuk dari upaya meningkatkan takwa kepada Allah Swt. adalah dengan berpegang teguh pada al-Quran dan istiqomah membaca al-Quran. Terlebih lagi sekarang adalah bulan Ramadhan, bulan di mana al-Qura’an diturunkan oleh Allah Swt ke langit dunia secara menyeluruh untuk kemudian disampaikan kepada Baginda Nabi secara berangsur lewat malaikat Jibril. Bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang melebihi seribu malam yaitu bulan lailatu qadr.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumulloh

Karena bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya al-Quran secara menyeluruh, lebih tepatnya tanggal 17 Ramadhah yang lebih kita kenal dengan malam nuzulul quran, maka sudah sepatutnya bagi kita untuk menghidupkan bulan Ramadhan dengan membaca al-Quran. Amaliah membaca al-Quran merupakan amaliah yang memiliki keistimewaan yang sangat besar. Jika kita ingin mendapat jamuan Allah Swt., maka membaca al-Quran adalah jamuan dari Allah Swt. Sebagaiman sabda Nabi Saw. yang diriwayatkan oleh ad-Darimi dengan sanad dari Abdullah bin Mas’ud:

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ مَأْدُبَةُ الله فَمَنْ دَخَلَ فِيهِ فَهُوَ آمِنٌ. مَنْ أَحَبَّ الْقُرْآنَ فَلْيُبْشِرْ

Artinya: “Sesungguhnya al-Quran ini adalah jamuan dari Allah Swt., barang siapa yang masuk di dalamnya maka ia pun akan aman. Dan siapa mencintai al-Quran, maka berilah ia kabar gembira.” (HR. ad-Darimi)

Selain itu al-Quran merupakan obat bagi hati. Sebagai mana yang sudah kita ketahui bersama bahwa salah satu obat hati atau tombo ati adalah membaca al-Quran dengan disertai mengangan-angan maknanya. Sebagaimana disampaikan Ibrahim al-Khauwas:

دَوَاءُ الْقُلُوْبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءَ : قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ بِالتَّدَبُّرِ ، وَإِخْلِاءِ الْبَطْنِ ، وَقِيَامِ الْلَيْلِ ، وَالتَّضَرُّعِ عِنْدَ السَّحَرِ ، وَمُجَالَسَةُ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: “Obat hati ada lima perkara: membaca al-Quran disertai mengangan-angan maknanya, mengosongkan perut (puasa), beribadah di waktu malam, bermunajat mendekatkan diri kepada Allah Swt. di waktu malam, dan duduk bersama orang-orang saleh.”

Hadirin jamaah Jumat rahimakumulloh

Perlu kita ketahui juga bahwa membaca al-Quran merupakan salah satu usaha kita untuk berbakti kepada orang tua, atau birrul walidain, karena sebagaimana sabda Nabi Saw.:

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، ضَوْءُهُ أَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِي بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيكُمْ، فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِي عَمِلَ بِهَذَا؟

Artinya: “Barang siapa membaca al-Quran dan mengamalkan isinya, maka Allah Swt. akan memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat sebuah mahkota yang sinarnya lebih bagus daripada sinar matahari di rumah-rumah dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan al-Quran ini???” (HR. abu dawud)

Oleh karena itu marilah kita melanggengkan membaca al-Quran dengan harapan kita bisa mengamalkannya, serta dengan harapan amaliah kita membaca al-Quran dicatat sebagai bentuk ketaatan dan bakti kita kepada kedua orang tua kita, sehingga kita bersama kedua orang tua kita mendapat syafaat al-Quran di hari akhir kelak. Rasulullah Saw. bersabda:

اقْرَؤوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Artinya: “Bacalah al-Quran! karena al-Quran akan datang pada hari kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.” (HR. muslim)

Seorang alim yakni Syekh Abdul humaidi al-Hamani juga bercerita, ia berkata: “Aku berkata kepada Sufyan ats-Sauri, ‘manakah yang lebih engkau sukai, orang yang berperang di jalan Allah ataukah orang yang membaca al-Quran?’, Sufyan ats-Sauri menjawab, “membaca al-Quran, karena Nabi Saw. bersabda, “Yang terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.”

Demikianlah khutbah Jumat singkat kami terakhir marilah kita berusaha dan berdoa bersama semoga kita tergolong ahlul quran, mencintai al-Quran dan mendapat syafaat al-Quran kelak di hari kiamat. Amin.

بِسْمِ الله الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ . وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ، وَاسْتَغْفِرُوْا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Baca juga: Hukum Mempelajari Ilmu Mantiq

Khutbah kedua

الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلَّهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ للَّهُمَّ ارْحَمْنَا بِالقُرْءَانِ. وَاجْعَلْهُ لَنَا إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًا وَرَحْمَةً. اللَّهُمَّ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نَسِينَا. وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا. وَارْزُقْنَا تِلَاوَتَهُ ءَانَآءَ الَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ. وَاجْعَلْهُ لَنَا حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ  عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Baca juga: Sudah Niat Puasa, Lalu Berhubungan Badan, Batalkah Niatnya?
Kunjungi akun youtube kami: Pondok Lirboyo

1

One thought on “Memperbanyak Membaca Al-Quran di Bulan Puasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.