Memperbanyak Membaca Al-Quran di Bulan Puasa

Naskah khutbah Jumat kali ini mengingatkan kita untuk memaksimalkan kuantitas dan kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan terutama melalui ibadah membaca Al-Quran. Hal ini karena Ramadhan merupakan bulan diturunkannya wahyu pertama Allah yang berisi tentang perintah untuk membaca. Dengan keutamaan membaca Al-Quran di bulan Ramadhan yang memang juga penuh keutamaan di dalamnya, maka diharapkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah akan terus meningkat dan menguat.

Baca juga: Bau Mulut Saat Puasa, haruskah?

Naskah khutbah ini berjudul Memperbanyak Membaca al-Quran Di Bulan Puasa semoga bermanfaat.

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، الْقَائِلِ فِيْ كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ.  وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيِّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقَهُ الْقُرْآنُ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّيْ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْمَنَّانِ . وَقَال: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumulloh

Dengan disertai mengucap syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat dan taufiknya terutama nikmat berupa iman dan Islam, marilah kita senantiasa meningkatkan dan mempertebal rasa takwa kita kepada Allah Swt. dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan meninggalkan semua larangan-Nya.

Termasuk dari upaya meningkatkan takwa kepada Allah Swt. adalah dengan berpegang teguh pada al-Quran dan istiqomah membaca al-Quran. Terlebih lagi sekarang adalah bulan Ramadhan, bulan di mana al-Qura’an diturunkan oleh Allah Swt ke langit dunia secara menyeluruh untuk kemudian disampaikan kepada Baginda Nabi secara berangsur lewat malaikat Jibril. Bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang melebihi seribu malam yaitu bulan lailatu qadr.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumulloh

Karena bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya al-Quran secara menyeluruh, lebih tepatnya tanggal 17 Ramadhah yang lebih kita kenal dengan malam nuzulul quran, maka sudah sepatutnya bagi kita untuk menghidupkan bulan Ramadhan dengan membaca al-Quran. Amaliah membaca al-Quran merupakan amaliah yang memiliki keistimewaan yang sangat besar. Jika kita ingin mendapat jamuan Allah Swt., maka membaca al-Quran adalah jamuan dari Allah Swt. Sebagaiman sabda Nabi Saw. yang diriwayatkan oleh ad-Darimi dengan sanad dari Abdullah bin Mas’ud:

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ مَأْدُبَةُ الله فَمَنْ دَخَلَ فِيهِ فَهُوَ آمِنٌ. مَنْ أَحَبَّ الْقُرْآنَ فَلْيُبْشِرْ

Artinya: “Sesungguhnya al-Quran ini adalah jamuan dari Allah Swt., barang siapa yang masuk di dalamnya maka ia pun akan aman. Dan siapa mencintai al-Quran, maka berilah ia kabar gembira.” (HR. ad-Darimi)

Selain itu al-Quran merupakan obat bagi hati. Sebagai mana yang sudah kita ketahui bersama bahwa salah satu obat hati atau tombo ati adalah membaca al-Quran dengan disertai mengangan-angan maknanya. Sebagaimana disampaikan Ibrahim al-Khauwas:

دَوَاءُ الْقُلُوْبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءَ : قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ بِالتَّدَبُّرِ ، وَإِخْلِاءِ الْبَطْنِ ، وَقِيَامِ الْلَيْلِ ، وَالتَّضَرُّعِ عِنْدَ السَّحَرِ ، وَمُجَالَسَةُ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: “Obat hati ada lima perkara: membaca al-Quran disertai mengangan-angan maknanya, mengosongkan perut (puasa), beribadah di waktu malam, bermunajat mendekatkan diri kepada Allah Swt. di waktu malam, dan duduk bersama orang-orang saleh.”

One thought on “Memperbanyak Membaca Al-Quran di Bulan Puasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.