Menelusuri Faedah Siwak Part 2

Menelusuri Faedah Siwak part 2

Pembaca yang budiman, kali ini kita akan melanjutkan penelusuran kita dalam sesi “menelusuri faedah siwak part 2” secara lebih luas. Pada edisi sebelumnya, kita telah mengetahui faedah siwak dari kutipan para Ulama. Dalam edisi kedua ini, kita akan menampilkan beberapa komentar hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan muslim atau non muslim serta beberapa komentar para dokter modern lewat standar ilmu serta alat-alat canggih yang mereka miliki.

Siwak Menurut Ilmuwan dan Dokter

Tahukah kamu, bahwa para ilmuan dan para dokter modern punya kesimpulan yang cukup menarik dari penelitian yang mereka lakukan terkait kayu siwak (arok) ini. Tentunya hal ini perlu sekali untuk kita ketahui sebagai seorang muslim yang hidup di zaman milenial seperti sekarang. Kesimpulan yang mereka sampaikan semakin membuktikan bahwa siwak bukan hanya kayu biasa. Justru malah menunjukkan begitu luas dan dalamnya nilai filosofis yang terkandung dalam ajaran siwak yang telah menjadi anjuran baginda nabi ratusan tahun yang lalu. Bahkan sebelum pasta gigi dan sikat gigi ada, Rasulullah Saw telah menyampaikan anjuran bersiwak ini sejak era awal agama Islam ada. Lalu bagaimanakah komentar-komentar mereka. Simak ulasannya berikut ini.

Dalam kitab I’anah an-Nussaak fi Fahmi Asror as-Siwak, Syaikh Abdul Fattah bin Sayyid Muhammad bin Abu Bakar bin Hasan Baskutah Ba ‘Alawi mengutip beberapa komentar dari para ilmuwan dan dokter modern terkait kayu arok. Dibawah ini adalah beberapa orang yang beliau kutip komentarnya.

Komentar-komentar
  1. Dr. Fauzi Raziq. Seorang guru besar Ilmu Histologi (Salah satu cabang ilmu biologi) di Universitas Kairo Mesir berkomentar “Bahwa kayu siwak (arok) itu sudah mencukupi sebagai ganti dari sikat gigi, dan menurut beliau kayu siwak lebih utama dari pada sikat gigi”.
  2. Dr. Zafir al-Attar. Seorang dewan dosen di Salah satu Universitas Damaskus Syiria berkomentar “Bahwa komposisi tumbuhan ini (kayu arok) adalah serat-serat yang mengandung Natrium (Sodium) Bikarbonat, yang merupakan bahan pilihan terbaik dalam pembuatan pasta gigi oleh klinik perawatan gigi yang masih di bawah naungan Asosiasi Pengobatan Gigi Amerika”.
  3. Dr. Abdul Ghani Hamzah, seorang Dekan Fakultas Farmasi berkomentar “Bahwa kayu siwak (arok) itu mengandung zat-zat kimia, seperti Tannin (suatu senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan, berasa pahit dan kelat, yang bereaksi dengan dan menggumpalkan protein, atau berbagai senyawa organik lainnya termasuk asam amino dan alkaloid) yang bisa membersihkan mulut dan gigi. Begitu juga, kayu arok pun mengandung Sinigrin, yaitu suatu zat yang bisa membunuh kuman-kuman yang ada dalam mulut.
  4. Dari penelitian seorang ilmuwan bernama “Rodat”. Seorang direktur Institut Bakteriologi dan Epidemiologi di Universitas Rostock, Jerman. Ia berhasil menemukan bahwa kayu siwak itu mengandung zat-zat anti jamur, anti busuk dan mengandung zat pembunuh kuman.
  5. University of Minnesota di Amerika melakukan beberapa penelitian terhadap orang-orang Muslim kulit hitam yang menggunakan kayu siwak. Mereka menemukan sebuah kesimpulan bahwa gigi dan gusi mereka lebih sehat jika dibandingkan dengan mereka yang menggunakan sikat dan pasta gigi.
  6. Dr. Abdur Razzaq Mas’ud mengatakan bahwa kayu siwak itu mengandung zat-zat bermanfaat yang tidak terkandung dalam pasta gigi manapun atau alat pembersih gigi manapun. Zat-zat itu adalah : Tannin, Sinigrin, Zat-zat pembasmi kuman yang sejenis Pinisilin, sejenis zat yang bisa mengeluarkan minyak aromatik, garam mineral, Natrium Klorida, Unsur Natrium, Potasium Klorida, Zat pencegah fermentasi, Unsur Zat besi, Garam Amoniak, aneka zat gula seperti Glukosa, Pati, Resin, dan zat-zat lain.

Tidak hanya ini saja, dalam lanjutan penjelasannya, Syaikh Abdul fattah juga mengutip komentar seorang pakar kesehatan terkenal. yakni Daud al-Antaki. Berikut komentar-komentar beliau;

Faedah-faedah siwak menurut Daud bin Umar al-Darir al-Antaki

Daud bin Umar al-Darir al-Antaki. Seorang dokter muslim buta ahli fisioterapi, ahli meramu obat, dan ahli ilmu jiwa. Dalam karyanya berjudul “Tadhkirat Ulil al-Bab Wal Jami’il Ajab al-Ujab” menyajikan pandangan lain tentang faedahfaedah siwak. Berikut beberapa pandangannya yang ada dalam kitab tersebut :

  • Telah terbukti bahwa siwak memiliki efek menghentikan pertumbuhan bakteri di mulut. Dan penyebab hal tersebut kemungkinan karena dalam kayu siwak terdapat suatu zat yang mengandung belerang.
  • Mengandung zat Chloroethylamine, yang bisa menjaga dari pH (Potential Hydrogen) mulut. Dan ini merupakan salah satu faktor penting untuk pertumbuhan kuman. Sehingga peluang kuman tersebut untuk tumbuh rendah.
  • Kayu siwak mengandung vitamin C dan sitosterol, yang membantu memperkuat kapiler darah yang menyehatkan gusi. Sehingga memberikan akses darah ke mereka dalam jumlah yang cukup. Vitamin C juga berfungsi melindungi gusi dari infeksi.
  • Kayu siwak mengandung zat Resin yang bisa memperkuat gusi.
  • Kayu siwak mengandung zat Klorida dan Silika. Yakni zat-zat yang bisa menambah putih pada gigi.
Landasan Hadits Nabi Muhammad Saw

Wal hasil, memang benar sekali anjuran nabi yang pernah beliau sampaikan ratusan tahun yang lalu. yakni hadits :

وَعَنْ أَنَسٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( أَكْثَرْتُ عَلَيْكُمْ فِي السِّوَاكِ )) رَوَاهُ البُخَارِي .

Artinya :”Dari Anas radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Aku perbanyak (anjuran) untuk kalian tentang bersiwak.” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 888]

Oleh karena itu, sudah sepatutnya bagi seorang muslim sejati untuk melanggengkan kesunahan bersiwak ini. Disamping cara bersiwak itu mudah, mendapatkan kayu arok pun juga sangat mudah. Toh sekarang di beberapa kios dan toko sekitar sudah banyak yang menjual kayu siwak (arok). Apalagi zaman sekarang sudah tersedia toko online. Harganya juga terjangkau. Jadi, kapan kita akan memulai dan membiasakan siwakan kalau tidak sekarang!!. Jangan lupa juga berdoa dahulu sebelum siwakan.

Baca Juga : Fikih Siwak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.