HomePojok LirboyoMotivasi Khidmah & Penguatan ASWAJA

Motivasi Khidmah & Penguatan ASWAJA

0 2 likes 342 views share

LirboyoNet, Kediri—Seperti yang kita ketahui bersama bahwa berkhidmah adalah cara ulama kita terdahulu mengabdi kepada guru, mengabdi kepada ilmu. Banyak metode yang ulama-ulama kita terapkan dalam berkhidmah kepada guru, diantaranya dengan mengajarkan al-Qur’an, mengadakan pengajian kitab kuning, dan masih banyak lagi. Maka nilai-nilai inilah yang semestinya diterapkan di pesantren-pesantren sebagai bentuk upaya kita berkhidmah kepada kyai.

Maka dalam rangka melestarikan tradisi ulama-ulama kita terdahulu, Pondok Pesantren Lirboyo melalui MHM, Ma’had Aly Lirboyo, dan LIM Lirboyo melakukan program wajib khidmah bagi santri-santri yang hendak menyelesaikan pendidikannya di pondok pesantren.

Malam selasa kemarin (19/2/2019) MHM bekerjasama dengan LIM mengadakan acara seminar “Motivasi khidmah dan penguatan ASWAJA” untuk Mahasantri Ma’had Aly Semester 5-6 dengan mendatangkan KH. M Azizi Hasbulloh sebagai pembicara. Dalam seminar kali ini pembahasan yang diangkat adalah penguatan ASWAJA, sebagai bekal agar lebih percaya diri dalam berkhidmah kepada masyarakat kelak.

Dalam pembahasan yang begitu panjang terkait khidmah, beliau mencoba mengenalkan kepada para santri yakni konsep mutaba’ah. “Dalam berkhidmah yang paling pokok adalah mengikuti kyai, mengikuti masyayikh. Dan yang harus kalian pegang dalam hati ialah, ‘saya melakukan semua ini hanya karena taat kepada kyai” tutur beliau. Lebih lanjut beliau mencontoh ketika Nabi Musa AS ketika hendak belajar kepada Nabi Khidir AS:

 هَلۡ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمۡتَ رُشۡدٗا

“Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?” (QS. Al-Kahfi: 66–67)

Karena mengikuti ulama dengan tujuan khidmah kepada masyayikh sama halnya meneruskan perjuangan masyayikh dalam menyampaikan ilmu kepada masyarakat. Tutur KH. M Azizi Hasbulloh.