HomePojok LirboyoMuwasholah baina Ulama-il Muslimin

Muwasholah baina Ulama-il Muslimin

0 1 likes 15 views share

Lirboyonet, Kediri– Usai sudah acara Muwasholah baina Ulama-il muslimin malam kemarin. Acara yang dimulai bada isya’ itu bertempat di Aula al-Muktamar, Sabtu (07/10/17). Jama’ah yang hadir melebihi ekspektasi panitia. Terbukti, Aula Muktamar dan halamannya yang luas, penuh sesak oleh para jama’ah, baik putra maupun putri. Bahkan, jamaah meluber hingga lapangan barat dan selatan aula. Hal tersebut membuktikan bahwa orang-orang masih sangat menyayangi ulama dan percaya akan barokah dan dawuh para ulama.

Tamu jauh dari negara Yordania Syekh Aun Al Khoudoumi, turut hadir dalam muwasholah malam itu. Di samping memberikan mauidhoh hasanah, beliau juga memberikan ijazahan kitab Khulasoh al Madad. Kitab ini berisi pujian-pujian terhadap Nabi Muhammad saw., yang ditulis oleh al-‘alim al-‘allamah Habib Umar bin Hafidz, Yaman. tidak hanya syekh aun yang menyemarakkan acara malam tadi bahkan orang-orang yang bersama syekh aun ikut menyemarakkan dengan menyumbang suara yang merdu dan menghipnotis para jama’ah yang hadir dengan lantunan-lantunan sholawat ala Habib Syekh dan Mustofa Atef.

Selain dari Yordania, para habaib dari Indonesia juga datang yakni Habib Soleh Al-jufri (Solo), Habib Ubaidillah Al- Habsyi (Surabaya), dan Habib Sayyidi Baraqbah (yogyakarta). Beliau-beliau memberikan ceramah yang menggelegar membuat para jama’ah terpesona dan khidmah dalam mendengarkan. bahkan dari pemerintahan pun ikut andil dalam muwasholah malam tadi yakni gus Ipul yang merupakan wakil gubernur jawa timur bisa hadir.

Acara yang diawali dengan sambutan dari KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus selaku tuan rumah, beliau memberikan dawuh yang berupa bahayanya radikalisme. Setelah itu dilanjutkan tahlil oleh KH. M. Anwar Manshur, dan sebelum ceramah dimulai selingan sholawat dikumandangkan oleh orang-orang Yordania.

Untuk ceramah yang pertama diberikan kepada Habib Ubaidillah dari Surabaya, beliau memberikan tausiyah tentang akhlak nabi yang harus dicontoh oleh umatnya, berikutnya Dr. Muammar Zaky dari yordania beliau menjelaskan tentang belajar dan mengajar itu harus secara total dan memegang teguh kitab dan sunnah, berikutnya adalah syekh aun dari yordania beliau berpesan agar sesama agama islam harus saling menghormati dan damai, selanjutnya tausiyah dari habib Soleh dari solo berpesan akan bahaya nya jerat dari setan dijaman sekarang ini yang begitu banyak cara, untuk tausiyah yang terakhir diberikan oleh Habib Sayyid Baraqbah dari yogyakarta, beliau menjelaskan tentang persambungan umat kepada nabi Muhammad dengan cara perbanyak bersholawat.