Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Al-Qur’aniyyah (HMQ)

Pesantren putri yang berdiri tahun 1986 M. ini biasa disebut dengan HMQ. Berada di sebelah timur HMC. Pesantren ini bergerak khusus dalam bidang Alquran. Pada awalnya, pesantren yang diasuh oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus beserta istri, Nyai Hj. Azzah Noor Laila, hanyalah tempat mengaji anak-anak kampung Lirboyo. Seiring berjalannya waktu, datanglah santri dari luar daerah….

Lanjutkan

Perjuangan Abuya Dimyathi Meraih Ilmu

Abuya Dimyati Cidahu Banten (1925-2003 M.) saat masih menjadi santri jika pergi ke pondok tidak pernah membawa bekal apapun kecuali sedikit beras dan sebotol minyak kelentik (kelapa). Jika ada pengajian, Abuya tidak pernah membawa kitab seperti lazimnya santri yang lain, karena kitab pada waktu itu masih sangat langka dan juga karena Abuya tidak memiliki cukup…

Lanjutkan

Santri adalah Anak Sendiri

Refleksi Peringatan 1000 Hari Wafatnya KH. Imam Yahya Mahrus Ada kendala cukup berat yang harus diterima panitia menjelang pelaksanaan acara. Panggung dan tenda yang sudah terpasang sejak dua hari sebelumnya, roboh oleh angin kencang pada sabtu siang. Acara yang rencananya dimulai sabtu setelah maghrib, diambang kekhawatiran akan penundaan yang lama. Syukur, yang ditakutkan tidak terjadi….

Lanjutkan

Pewaris Akhlak Rasulullah Saw

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. إِنَّمَا  بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ  مَكَارِمَ  الْأَخْلَاقِ Akhlak adalah faktor yang sangat penting dalam kehidupan ini untuk menjaga stabilitas perdamaian di masyarakat juga bagi perdamaian dunia. Apabila manusia berakhlak, dia akan saling menghormati, mengahargai, dan akan saling menyayangi. Di samping itu ia tidak akan semena-mena, tidak akan saling menindas. Rasulullah Saw. merupakan…

Lanjutkan

Belajar Memegang Prinsip

Listrik pertama kali masuk ke Pondok Pesantren Lirboyo pada tahun 1971 M, yang merupakan sumbangan dari pemerintah Orde Baru. Tepat tiga bulan sebelum PEMILU 1971, Presiden Soeharto melalui Menteri Dalam Negeri memberikan bantuan listrik untuk menggantikan cahaya teplok dan petromak di Pesantren Lirboyo. Setelah selesai pemasangan, diadakan acara serah terima dan peresmian oleh Mayjen TNI Wahono,…

Lanjutkan

Silaturahim FORSIB BMPD Jawa Timur

(lirboyo.net) Sabtu, 23 Nopember 2013. Suasana Masjid Al Hasan sedikit berbeda, beberapa permadani tertata rapi, di sebelah selatan mihrab terdapat tulisan Silaturrahim FORSIB (Forum Silaturahim Insan Bank) BMPD dan Pondok Pesantren Lirboyo. Rombongan tiba di Pondok Pesantren Lirboyo sekitar pukul 10.00 Wib dengan menggunakan armada tiga bus dan langsung disambut Pimpinan Pondok serta  beberapa pengurus….

Lanjutkan

Peringatan 7 & 40 Hari serta Fida’ Kubro Wafatnya KH. M. Thohir Marzuqi

LirboyoNet, Kediri – Bakda isya malam Jum’at (10/10/13), yang bertepatan dengan tujuh harinya KH. M. Thohir atau adik kandung KH. A. Idris Marzuqi, ratusan santri sudah memenuhi isi serambi. Tak sedikit yang sudah mulai mengantuk,  sebagian yang lain masih tetap dengan mata menyala melihat layar yang disediakan di setiap ruang serambi. Namun hingga pukul delapan kurang,…

Lanjutkan

Sambung Silaturahim dengan Mengaji

(lirboyo.net) Jika biasanya serambi Masjid Lawang Songo Lirboyo dipenuhi oleh para santri muda, Kamis (24/10) giliran alumni yang memenuhi serambi. Ya, pagi itu ada acara rutin yang diadakan Pengajian Kamis Legi.      Pengajian ini tercetus pada tahun 1990-an atas inisiatif para alumni, jauh sebelum terbentuk Himasal. Jamaah pengajian adalah para alumni baik yang masih berkhidmah di…

Lanjutkan

Peran Kiai Meneguhkan Kedaulatan RI

Jauh sebelum Kiai Mahrus diamanati menjadi anggota Musytasyar Pengurus Besar NU, hasil muktamar NU yang ke-27 di Situbondo pada tahun 1984 M, peran serta kiai mahrus dalam NU sudah dimulai, seperti waktu mengadakan kongres Nu se-Jawa dan Madura pada tanggal 21-22 Oktober 1945 dalam menghadapi kedatangan NICA yang ingin merebut kembali kemerdekaan bangsa Indonesia. Kiai…

Lanjutkan

Istighatsah Akbar 1 Muharram 1435 H.

LirboyoNet, Kediri – Hari Senin (4/11/2013) cuaca siang cukup gelap, langit diselimuti awan mendung yang cukup besar, rintikan hujan sempat turun tapi tak lama. Selang kemudian pancaran sinar matahri kembali turun sehingga sedikit menyengat kulit, tapi tidak menyurutkan semangat para santri untuk istighosah dan doa bersama di Masjid Agung Kota Kediri. Para santri berduyun-duyun jalan kaki menuju…

Lanjutkan