HomePojok LirboyoPenyuluhan Kesehatan

Penyuluhan Kesehatan

0 0 likes 221 views share

Lirboyonet, Kediri– Akhir-akhir ini sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim pancaroba. Jika siang hari matahari bersinar sangat terik sehingga suasana terasa amat panas, namun tiba-tiba cuaca dapat berubah seketika menjadi hujan dan udara menjadi terasa dingin. Perubahan cuaca yang tiba-tiba inilah yang disebut dengan musim pancaroba.

Musim pancaroba terjadi hanya pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan pada bulan September atau peralihan musim hujan ke musim kemarau pada bulan April. Perubahan udara dan temperatur sedikit banyak berpengaruh pada tubuh, karena tubuh kita otomatis akan berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur sekitar. Saat itu pula imunitas (daya tahan tubuh terhadap penyebab penyakit) kita berkurang, sehingga sering menyebabkan orang sakit di musim pancaroba.

Selain itu temperatur yang berubah-ubah adalah salah satu kondisi yang memacu virus dan bakteri untuk lebih cepat berkembang biak. Jadi tidak heran lebih banyak orang terserang penyakit di musim pancaroba dibanding di musim yang temperaturnya relatif stabil.

Musim pancaroba atau musim peralihan dari kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya berkaitan erat dengan beberapa gangguan kesehatan seperti flu, batuk, pilek, demam, gangguan saluran napas, masuk angin, influenza, gangguan pencernaan seperti diare, dan tifus abdominalis. Kemunculan penyakit-penyakit tersebut kasusnya menjadi tinggi pada awal perubahan musim/pancaroba karena banyaknya kotoran yang menjadi vektor bagi bakteri dan virus penyebab penyakit, juga tak lepas dari pola pengkonsumsian makanan. Penyakit tersebut dapat timbul karena adanya bakteri atau virus yang mencemari makanan atau minuman.

Hal demikian juga dialami santri di Ponpes Lirboyo. Melihat begitu banyaknya santri yang jatuh sakit, pondok lirboyo berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi santri salah satunya adalah memberikan penyuluhan kesehatan yang dibantu pihak RS. Lirboyo.

Bapak Andre selaku kasie Kesehatan P2L menjembatani acara ini dengan pihak dokter RS. Lirboyo, acara yang dilaksanakn Sabtu sore (30/09/17) ini di hadiri ketua HP (Himpunan Pelajar) dari setiap daerah dan ditambah 40 santri pilihan sebagai perwakilan santri yang lainnya. Acara sore itu bertempat di kantor Muktamar Ponpes. Lirboyo.

Adanya penyuluhan kesehatan ini diharapkan agar para santri lebih memahami cuauca yang kurang stabil ini dan mampu untuk manjaga stamina, utamanya menjaga akan kesehatan. Karena sehat itu mahal harganya.

Dari kepedulian RS. Lirboyo kepada santri sang Direktur Dr. Ava mewakili seksi kesehatan, Mas Rudi selaku Rekam Medis, dan Mas Anang sebagai perawat. Memberikan potongan khusus bagi santri ketika periksa di RS. Lirboyo. Acara seminar penyuluhan kesehatan ini terkait penyakit DB dan pemberian bukber dari agniyah Kuwait.