Pondok Pesantren Darussalam (PPDS)

Profil

Pesantren yang biasa disebut dengan P2LUDS ini, terletak sekitar 500 M di selatan Pondok Pesantren Lirboyo induk. P2LUDS diasuh langsung oleh KH. Ahmad Mahin Thoha, Pesantren ini menjadi Unit Lirboyo tepat pada tanggal 8 Dzulhijah 1422 H. /20 Februari 2002 M.

Pondok Pesantren Darussalam merupakan pendidikan non-formal yang masih mempertahankan kurikulum kesalafan di era modernisasi ini. Selain khusus mempelajari kitab – kitab salaf, para santri juga diberikan kesempatan untuk merangkap pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi) di luar Pondok. Bagi santri yang merangkap pendidikan formal, dibuatkan wadah tersendiri dengan nama “Madrasah Ihya Ulumiddin” untuk menunjang pembelajaran Ilmu Agama.

Sejarah

Pondok Pesantren Lirboyo Unit Darussalam adalah salah satu Unit dari Pondok Pesantren Lirboyo, tepatnya di Jl.HM.Winarto No. 03 Rt. 03 Rw. 01Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto . Bila kita masuk ke Pon. Pes. Lirboyo (induk) melalui pintu selatan, maka kita akan menemukan penggalan ayat al-Qur’an :

وَاللّٰهُ يَدْعُوْٓ اِلٰى دَارِ السَّلٰمِ

Setelah itu akan menjumpai sederetan bangunan anti peluru yang telah berdiri sejak tahun 1993 M. Mula-mula Darussalam hanyalah sebuah nama komplek yang terletak di sebelah selatan Pondok Pesantren Lirboyo, sekitar 500 M dari Pondok Induk.

Awalnya komplek ini berfungsi sebagai tempat tinggal para khodim dan tempat singgah para tamu KH. A. Mahin Thoha. Seiring dengan perputaran waktu, semakin hari banyak santri yang ingin mencari suasana nyaman dan damai untuk konsentrasi belajar. Kenyamanan yang ada juga ditunjang dengan pemandangan gunung Klotok-nya yang masih asri. Sesuai dengan keadaan tersebut maka komplek ini dinamakan dengan Darussalam.

Versi yang lain mengatakan penamaaan Darussalam karena sang pengasuh berasal Dari Salaman Magelang Sehingga muncul Nama Darussalam.

Dalam pendirian pondok ini, pengasuh betul-betul memperhatikan dan memahami psikologi penduduk sekitar yang memang masih awam. Oleh karenanya, langkah awal dalam mendirikan pondok ini dengan memelihara hewan yang ditempatkan pada kawasan tersebut bersama santri khodim yang mengurusinya. Lama kelamaan, jumlah santri lebih banyak dari hewan ternak yang pelihara. Dengan kondisi semacam itu masyarakat setempat tidak kaget dengan kedatangan santri.

Memandang semakin banyaknya santri yang berdatangan, maka berdirilah bangunan–bangunan baru baik semi permanen maupun permanen, juga fasilitas – fasilitas meliputi: Mushola, Kamar huni santri, Aula, MCK, toko dan kantin, serta gedung Andalus letter L dengan 2 tingkat dan tengah 3 lantai di sebelah timur Pondok Pesantren Putri Tahfdzil  Ndalem barat KH. A. Idris Marzuqi yang kini telah menjadi pondok putri. Menyikapi keadaan semacam itu, maka perlu dibentuk sebuah organisasi yang mengatur jalannya kegiatan agar suasana belajar mengajar dan pembinaan spiritual para santri betul-betul terpenuhi. Dari situlah mulai ada langkah – langkah untuk dijadikan sebuah Unit dari Pondok Pesantren Lirboyo  yang pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada pengurus Unit tersebut. Untuk sistem belajar, kegiatan ekstra serta aturan–aturan pondok masih mengkiblat dari Pondok Induk.

Dan pada tanggal 08 Dzulhijjah 1423 H / 20 Februari 2002 M. komplek ini resmi menjadi salah satu pondok Unit dari Pon. Pes Lirboyo  Jawa Timur dengan nama “Darussalam” Di bawah asuhan KH. A. Mahin Thoha. Beliau adalah menantu  dari KH. Marzuqi Dahlan (pengasuh Pon. Pes. Lirboyo generasi kedua).  merupakan pendidikan non-formal yang masih mempertahankan kurikulum kesalafan di era modernisasi ini. Selain khusus mempelajari kitab – kitab salaf, para santri juga diberikan kesempatan untuk merangkap pendidikan formal (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi) di luar Pondok. Bagi santri yang merangkap pendidikan formal, dibuatkan wadah tersendiri dengan nama “Madrasah Ihya Ulumiddin” untuk menunjang pembelajaran Ilmu Agama.

Sistem Pendidikan

Sistem pendidkan yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo Unit Darussalam pada dasarnya dibagi menjadi dua kategori. Pertama, bagi santri yang tidak merangkap pendidikan formal wajib mengikuti pendidikan di MHM(Madrasah Hidayatul Mubtadiin). Kedua, bagi santri yang merangkap pendidikan formal wajib mengikuti pendidikan di MIU (madrasah Ihya’ Ulumiddin). Selain itu Pondok Pesantren Lirboyo Unit Darussalam juga mengadakan Pendidikan tambahan untuk menunjang pendidikan santri. Diantaranya adalah Istoghosah dan pengajian kitab.

Memandang semakin banyaknya santri yang berdatangan, maka berdirilah bangunan–bangunan baru baik semi permanen maupun permanen, juga fasilitas – fasilitas meliputi: Mushola, Kamar huni santri, Aula, MCK, toko dan kantin, serta gedung Andalus letter L dengan 2 tingkat dan tengah 3 lantai di sebelah timur Pondok Pesantren Putri Tahfdzil Qur’an Ndalem barat KH. A. Idris Marzuqi yang kini telah menjadi pondok putri.

Rincian Pembayaran bisa dilihat di sini

Kegiatan Wajib

  1. Pengajian/Murottil Al-Qur’an setiap pagi Pukul 05.00 dan Ba’da Maghrib pukul 19.00
  2. Wajib belajar bagi santri/siswa MHM;
  3. Sorogan/bimbingan baca kitab kuning setiap hari Senin-Rabu;
  4. Musyawarah kitab fath Al-qorib setiap malam senin untuk tingkatan wustho, ulya, ‘Aliyah dan Ma’had Aly;
  5. Musyawarah kitab Al-Ajurumiyah dan Sulam At-taufiq setiap malam sabtu untuk tingkatan Ibtida’iyyah dan Tsanawiyyah.

Kegiatan Tambahan

  1. Pengajian bandongan/kilatan;
  2. Bahtsul Masa’il kubro;
  3. Takhossus dan privat Ilmu Nahwu Shorof
  4. Ziaroh wali dan ulama;

Ekstrakulikuler

Untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan, Pondok Pesantren Lirboyo Unit Darussalam mengadakan kegiatan ekstrakurikuler. fungsinya tidak lain untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas santri dibidang keilmuan dan keterampilan. Lulusan Pondok Pesantren Lirboyo Unit
Darussalam diharapkan tidak hanya ahli dibidang Agama, namun juga menguasai berbagai bidang keilmuan dan keterampilan yang dibutuhkan di masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi:

  1. Pendidikan Organisasi ( Jam’iyah far’iyah,Jam’iyah Pusat/Gabungan)
  2. Pelatihan seni baca Al-Qur’an
  3. Pelatihan Rebana
  4. Pelatihan Khitobah
  5. Pelatihan komputer Dll

VISI DAN MISI

Visi Pondok Pesantren Lirboyo Unit Darussalam

  1. Mencetak insan bertaqwa, berakhlak Al-Qur’an dan as-Sunnah.

Misi Pondok Pesantren Darussalam

  1. Mengembangkan ilmu agama yang berbasis pada kitab-kitab mu’tabarah
  2. Menumbuhkan kegemaran dan kebiasaan membaca, menulis dan berkarya
  3. menumbuhkan sikap bertanggung jawab dan taat pada norma-norma

Sarana dan Prasarana

NO

Jenis Prasarana

 

Jumlah

1.

Masjid

:

2

2.

Asrama Santri

:

34 Ruang

3.

Lab. Komputer

:

1 Ruang

4.

Lokal/Kelas

:

10 Ruang

5.

MCK

:

25 Bangunan

6.

Kantor

:

5 Ruangan

7.

Kantin

:

1

8.

Warung

:

2

KEGIATAN PONDOK PESANTREN UNIT DARUSSALAM

Baca Juga : Pondok Pesantren Haji Ya’qub (PPHY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.