HomeKonsultasiPuasa Bagi Pekerja Berat

Puasa Bagi Pekerja Berat

0 1 likes 43 views share

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Saya memiliki pertanyaan seputar permasalahan puasa, di desa saya yang notabenya bermata pencahariaan bercocok tanam. Ketika musim hujan datang mereka sangat berantusias sebab air yang merupakan bahan pokok mereka dalam bercocok tanam melimpah, musim hujan itu memang selalu dinanti-nanti penduduk yang kesehariaannya bercocok tananm seperti di desa saya, tetapi musim hujan ini datang bertepatan dengan bulan ramadlan akhirnya mereka harus kesulitan saat kerjanya sambil berpuasa, akibatnya mereka ada yang berbuka di siang hari sebab kalau menunggu bulan syawal takut tidak hujan lagi.

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana perspektif fikih dalam memandang kejadian di atas, apakah para petani boleh untuk berbuka terus di siang hari ?

Wa’alaikum salam Wr. Wb.

Admin :

Pertanyaan yang anda ajukan sangat bagus mengingat bulan ramadlan akan tiba sebentar lagi, kejadian diatas memang mungkin sekali terjadi, ketika musim hujan turun para petani bisa bekerja dengan lebih efektif dan dapat menghasilkan panenan yang baik pula, namun hujan ini terjadi ketika saat para petani diwajibkan untuk berpuasa dan mereka memilih untuk berbuka di siang hari.

Sesuai konteks pertanyaan diatas Berbuka puasa di siang hari tidak diperbolehkan, kecuali telah memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :

  • Pekerjaannya tidak bisa diakhirkan di bulan syawwal;
  • Akan merasa kesulitan (kepayahan yang tidak bisa ditanggung pada umumnya) seandainya terus berpuasa;
  • Tetap diwajibkan niat malam hari dan pada pagi tetap dalam keadaan berpuasa kemudian dia boleh membatalkan puasa kalau benar-benar tidak mampu puasa;
  • Bebuka puasa diniati mendapatkan rukhshah (dispen);
  • Kalau salah satunya tidak dipenuhi maka dia tidak boleh membatalkan puasa.

 

Referensi :

Bughyah al Mustarsyidin Hal : 183 (Darul Fikr)