HomePojok LirboyoSosialisasi Kepabeanan Cukai di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri

Sosialisasi Kepabeanan Cukai di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri

0 2 likes 191 views share

LirboyoNet, Kediri (19/07/2018) Pondok Pesantren Lirboyo untuk pertama kalinya mendapat kunjungan dari Direktorat Bea Cukai Kediri guna mensosialisasikan & memberi edukasi kepada para santri tentang kepabeanan & cukai, termasuk juga tentang aturan-aturan pengiriman barang baik itu ekspor maupun impor yang dalam hal ini erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat kita sehari-hari khususnya para santri yang kurang begitu mengenal sistem dan aturan Bea Cukai.

Siang itu pukul 13.00 Wis cuaca kediri agak lumayan cerah, utusan dari Bea Cukai Kediri pun mulai berdatangan, begitupun juga para peserta, yang dalam hal ini diikuti oleh siswa Ma’had Aly Semester I Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien dan para pengurus Pondok Pesanten Lirboyo.

Acara baru dimulai pukul 14.00 Wis yang langsung dipandu sendiri oleh tim dari Bea Cukai Kediri. Acara ini dibuka oleh bapak Suryana selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kediri sekaligus memberikan pengenalan tentang Bea Cukai secara umum. Dan beliau juga memberikan penjelasan tentang fungsi dan tugas utama Bea Cukai, serta perannya untuk masyarakat. Diantaranya terkait ekspor dan impor, menjaga perbatasan yang tugasnya mengontrol keluar masuknya barang, mengontrol barang-barang yang dilarang untuk dikonsumsi, dll.

Acara selanjutnya disambung dengan sambutan pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo Bapak Agus Zulfa Laday Rabbi yang dalam sambutanya beliau mengatakan sangat berterima kasih kepada Bea Cukai Kediri yang sudah menyempatkan waktunya untuk memberikan sosialisasi Kepabeanan & Cukai kepada para Mahasantri Ma’had Aly Semester I.

Acara selanjutnya penyerahan cendera mata dan langsung disambung dengan acara inti yaitu pembahasan materi yang langsung dipimpin oleh bapak Adiek Marga Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai. Lalu disela acara “Sambung Roso” ini juga diisi sosialisasi tentang stop rokok ilegal, beliau memberikan pengenalan tentang ciri-ciri rokok ilegal, dan menghimbau agar para santri ikut membantu mencegah peredaran rokok ilegal.

Setelah materi pertama disampaikan, dilanjut oleh bapak Andyk Budi Kasubsi Penyuluhan Bea Cukai Kediri yang memberikan materi peraturan Menteri Keuangan No. 182/PMK.04/2016 tentang ketentuan impor barang kiriman. Beliau menyampaikan bahwa Impor barang kiriman melalui Kantor Pos merupakan kegiatan kepabeanan yang utama di wilayah Kediri, oleh sebab itu pemahaman tentang hal tersebut perlu disampaikan juga kepada para santri Pondok Pesantren Lirboyo.

Tujuan inti diadakannya kegiatan Sambung Roso adalah silaturohmi antara Bea Cukai Kediri dan warga Pondok Pesantren Lirboyo semakin terjalin baik, dan para santri memahami peran Bea Cukai serta ikut membantu mencegah peredaran rokok ilegal. Semoga.