HomePojok LirboyoStudy Banding Santri Payaman Lamongan

Study Banding Santri Payaman Lamongan

0 2 likes 227 views share

Lirboyonet, Kediri – Pagi ini merupakan agenda penutup dari berbagai rangkaian kegiatan yang telah dijalani para santri  Pondok Pesantren Roudlotul Muta’abbidin Payaman Lamongan Jawa Timur di Pondok Pesantren (ponpes) Lirboyo Kediri. Selama dua hari mereka berkunjung ke Ponpes Lirboyo untuk melaksanakan study banding. Hal ini sudah menjadi agenda rutinan dari pondok Roudlotul Muta’abbidin, karena setiap tahunnya Pondok Pesantren Roudlotul Muta’abbidin selalu berkunjung ke Ponpes Lirboyo.

Kegiatan yang dimulai sejak 30 Desember ini merupakan upaya tersendiri dari Pondok Raoudlotul Muta’abbidin untuk memperoleh berbagai ilmu dari PonpesLirboyo. Para santri putra bertempat di Pondok Induk Lirboyo. Adapun santri putri bertempat di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat.

Setelah mengikuti segala kegiatan belajar mengajar, yang berakhir pukul 09.00 Wis, mereka melanjutkan prosesi penutupan agenda kegiatan di Gedung Rusunawa lantai dua. Selain mereka, penutupan ini diikuti para pengajar Pondok Roudlotul Muta’abiddin dan perwakilan pengurus ponpes Lirboyo.

Kesan yang terekam dari para santri Roudlotul Muta’abbidin ketika mengikuti belajar di Pondok Lirboyo yang pertama ketika mereka mengikuti musyawarah kelas mereka sangat kagum dengan semangat dan kekompakan para siswa MHM dimana ketika membahas suatu masalah akan dipilih mana yang lebih berkompeten,  yang kedua mereka sangat terkejut dengan pengajian kitab kuning yang pengikutnya bisa sampai banyak padahal pengajian tersebut bertempat di satu ruang kelas akan tetapi banyaknya santri yang mengikuti pengajian bisa sampai di luar kelas dan juga masih bisa mendengarkan, ketiga mereka mengagumi Mading yang ada di Lirboyo karena para santri bisa kreatif dalam mengisi berbagai konten dari Mading tersebut, mereka juga terkesan akan kegiatan muhafadoh harian dimana santri-santri Lirboyo bisa bersemangat dalam lalaran bahkan mereka kebingungan untuk meladeni semangat santri Lirboyo, yang terakhir mereka terkesan akhlak santri Lirboyo ketika di Kelas saat dipanggil maju kedepan untuk hafalan santri Lirboyo rela untuk munduk-munduk dihadapan gurunya dan santri Lirboyo sangat kuat untuk duduk berjam-jam di dalam kelas.