Tag Archives: 2019

Kunjungan Mahad Tarbiyatul Islamiyah Jakarta ke Pondok Pesantren Lirboyo

Kediri, (Lirboyo.net). Mahad Tarbiyatul Islamiyah mengadakan studi banding ke Pondok Pesantren Lirboyo siang tadi 24 Desember 2019. Sekitar 90 santri bersama beberapa asatidznya berkumpul di kantor Al-Muktamar berbincang-bincang dengan Pengurus Pondok Lirboyo mengenai sejarah, kurikulum, maupun kegiatan sehari-hari di Pondok Pesantren Lirboyo.

Mahad Tarbiyatul Islamiyah merupakan pondok milik MTs Negeri 24 Jakarta yang kini tengah mendidik lebih dari 100 santri dari sekitar 450 siswa madrasahnya.

Salah seorang asatidznya yang ikut berkunjung merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo. Beliau adalah ustadz Andri. Beliau merupakan satu dari tiga alumni Pondok Pesantren Lirboyo yang kini menjadi pengajar di Mahad Tarbiyatul Islamiyah.

Dengan mengadakan kunjungan tadi, para peserta memperoleh banyak informasi mengenai Pondok Pesantren Lirboyo.

Ngaji Plastik di Munas & Konbes Nu 2019

LirboyoNet, Banjar—Dalam memeriahkan serangkaian acara Munas & Konbes NU 2019 “memperkuat ukhuwah wathoniyah untuk kedaulatan rakyat”, selasa (26/2) siang panitia bersama Bank Sampah Nasional Lembaga Penanggulangan Bencana & Perubahan Iklim NU (BSN LPBI NU) mengadakan kegiatan “Ngaji Plastik” kepada para santri. Acara yang diikuti 200 santri lebih bertempat halaman STAIMA Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar Jawa Barat.

Sekretaris LPBI NU Yayah Ruchyati mengatakan “LPBI NU berfokus kepada penanggulangan bencana dan mencegah kerusakan lingkungan. Penyadaran akan penjagaan dan penciptaan lingkungan yang bersih sangat penting dikenalkan kepada para santri. Hal itulah yang mendasari LPBI NU mendukung dan mengadakan ‘ngaji sampah’ yang didalamnya membahas bagaimana tata kelola sampah, terutama plastik agar tidak mengotori lingkungan”.

Lebih lanjut beliau menegaskan penanganan sampah yang baik bahkan dapat mendatangkan kebermanfaatan secara ekonomi salah satunya memalui Bank Sampah Nasional LPBI NU. “seperti santri-santri pesantren Assidiqiyah, mereka memiliki rekening dari pengelolaan sampah ini” tuturnya.

Acara ngaji plastik ini dibuka secara resmi oleh Wasekjen PBNU  Bpk. Imdadun Rohmat dan dilanjutkan dengan pengarahan dari Kasubdit Sampah dan Daur Ulang Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bpk. Ari Sugasri, dalam kesempatannya beliau mengatakan pihaknya mendukung sosialisasi penanganan sampah plastik yang dilakukan berbagai komunitas salah satunya BSN LPBI NU. Ia menegaskan penanganan sampah terutama plastik sangat perlu dilakukan, terlebih Indonesia menjadi negara nomor dua setelah China sebagai penghasil sampah plastik terbanyak.

Acara pembukaan ngaji platik ini ditutup dengan sambutan & do’a oleh pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda al-Azhar KH. Mu’in Abdurrahman, beliau mengatakan penjagaan lingkungan dan kebersihan termasuk wujud kecintan kita kepada tanah air Indonesia.(AM)

Hasil Keputusan Bahtsul Masail Kubro 2019

LirboyoNet, Kediri—Problematika fiqh di kalangan masyarakat selalu hadir dan terus berkembang seiring berjalannya waktu, dan proses penggalian hukum-hukum kitab kuning karya ulama salaf terus didiskusikan dan dimusyawarohkan sesuai kebutahan zaman dalam rangka mengkontekstualisasikan isi kandungan hukum kitab klasik dengan tetap sesuai dengan al-Qur’an, Hadist, Ijma’ ulama, dan Qiyas.

Dalam pengertian lain Bathsul Masail adalah  salah satu forum diskusi  keagamaan untuk merespon dan memberikan solusi atas  problematika aktual yang muncul dalam kehidupan masyarakat demi merumuskan produk hukum atas masalah yang terjadi. “Forum musyawaroh seperti ini merupakan tradisi yang lumrah dilakukan pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan NU (salaf) dan inilah yang menjadi identitas pesantren yang perlu kita lestarikan dan rawat bersama”. Tutur KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus dalam pembukaan BMK & HIMASAL (20/2).

Dalam rangka penutupan seluruh aktifitas dan kegiatan Lajnah Bahtsul Masail Ponpes Lirboyo, dan menyongsong peringatan Haul dan Haflah Akhirussanah Ponpes Lirboyo dan Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien, maka diagendakanlah acara puncak Bahtsul Masail Kubro (BMK) dan Bahtsul Masail Himasal. Tahun ini sendiri, bahtsul masail pamungkas di pondok Pesantren Lirboyo diagendakan mulai Rabu-Kamis, 20-21 Pebruari 2019 M./15-16 Jumadal Tsaniyah 1440 H.

Acara tersebut banyak masalah-masalah aktual yang dibahas dan telah menghasilkan beberapa rumusan akhir yang telah didiskusikan dan disepakati oleh peserta musyawarah yang terbagi dalam 3 komisi, yaitu Komisi A & B dengan pola kajian Waqi’iyyah (aktual) serta Komisi Himasal dengan pola kajian Maudlu’iyyah (tematik). Agenda Bahtsul Masail Kubro dan Himasal (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) secara resmi ditutup oleh KH. AHS. Zamzami Mahrus (21/2).

[Untuk mendownload hasil Bahtsul Masail Kubro, klik tautan di bawah ini]

KOMISI A

Penanganan Korban Tanah Longsor

Problematika Musabbalah

Fenomena Nge-Prank

Tajhiz dan Yasinan Jenazah yang Keislamannya Diperdebatkan

KOMISI B

Membicarakan Istihalah

Musafir Shalat Fardhu di Kereta Api

Dilema Kipas Angin

Lomba Ilmiah Islami 2019

Lirboyo.Net, Kediri—Mengawali kegiatan minggu pertama dibulan Februari tepatnya pada jum’at (8/2/2019) Pondok Pesantren Lirboyo mulai melaksanakan serangkaian kegiatan menyambut Haul-Haflah Akhirussanah 1440 H Pondok Pesantren Lirboyo ke-109 diawali dengan pelaksanaan lomba ilmiah islami. Banyak materi yang dilombakan pada kegiatan ini dan pada dasarnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi ada beberapa jenis perlombaan yang baru yakni MQK Fath al Qorib dan MQK Ihya ‘Ulumuddin. “yang perlu kalian ketahui bahwa sekarang ada materi baru yang dilombakan dalam Lomba Ilmiah Islami tahun ini yakni MQK Fath al Qorib dan MQK Ihya ‘Ulumuddin yang mana pada tahun sebelumnya sudah ada lomba yang baru yaitu ngaji dampar dan Alhamdulillah banyak yang ikut”. Tutur panitia pelaksana Lomba Ilmiah Islami 2019 Agus M. Syarif Hakim.

Untuk pekan pertama Lomba Ilmiah Islami kategori yang dilombakan meliputi Musabaqoh Tartilil Qur’an, Cerdas Cermat Islami, Ngaji Dampar, Hifdzu Matan Al Ajurrumiyyah, Hifdzu Matan Taqrib. Sorak sorai para santri kian ramai saling mendukung utusan daerah atau unit masing-masing.

Bpk. M Lukman Hakim selaku panitia Haul-Haflah Akhirussanah 1440 H Pondok Pesantren Lirboyo ke-109 membuka secara simbolis agenda Lomba Ilmiah Islami sekaligus menginformasikan serangkaian agenda-agenda haul-haflah dalam beberapa minggu kedepan dan puncaknya pada tanggal 23 April 2019/18 Sya’ban 1440. Acara pembukaan Lomba Ilmiah Islami pun ditutup dengan pembacaan do’a oleh Agus H. Izzul Maula Dyilaulloh.