Khutbah Isra Mikraj

Khutbah Jumat: Meneladani Peristiwa Isra Mikraj

Khutbah I اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ فِي سِيَرِ أَنْبِيَائِهِ زَادًا لِلْأَرْوَاحِ، وَنِبْرَاسًا لِلْعُقُوْلِ.  أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى هٰذَا النَّبِيِّ الْكَرِيْمِ محمد وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ قال الله في كتابه الكريم: سُبْحٰنَ…

Lanjutkan
Isra Mikraj

Memahami Makna dan Hikmah di Balik Peristiwa Agung Isra Mikraj

Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa biasa dalam sejarah Islam. Ia adalah mukjizat besar, perjalanan melampaui ruang dan waktu yang menjadi penghibur bagi Rasulullah SAW saat berada di titik terendah perjuangannya. Artikel ini akan mengulas secara mendalam pengertian, dalil, hingga latar belakang menyentuh di balik peristiwa isra mikraj ini. Baca juga: Hukum Mengingkari Peristiwa Isra Mikraj…

Lanjutkan
Isra' Mi'raj

Isra’ Mi’raj: Peristiwa Agung Rasulullah SAW

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj terjadi pada saat Rasulullah SAW mengalami masa-masa kecemasan. Karena beberapa waktu sebelumnya, Rasulullah SAW sangat terpukul dengan meninggalnya dua orang yang menjadi ujung tombak kekuatan beliau dalam mendakwahkan agama Islam, yakni Khadijah RA dan Abu Thalib RA. Sementara tekanan fisik maupun psikis yang terus dilancarkan kafir Quraisy semakin menambahkan kegelisahan beliau….

Lanjutkan

Mengapa Terjadi Peristiwa Isra Mikraj?

Isra Mikraj terjadi di tengah-tengah kehidupan carut-marut bangsa Arab. Saat itu, aktivitas dakwah islam sangat sulit dan tidak kondusif. Jumlah umat Islam tak kunjung bertambah, meskipun segala daya dan upaya terus dikerahkan semaksimal mungkin. Alih-alih merespons dakwah dan mengikrarkan keislaman, orang-orang kafir justru memberi tekanan berupa intimidasi, persaingan, bahkan ancaman pembunuhan kepada umat muslim. Di…

Lanjutkan
Gemerlap Aqsha dan Maqdis, Dulu.

Al-Aqsha dan Penaklukan Umar ra.

Jerusalem memang telah jadi tempat di mana syak wasangka bertebar dengan mudah, seperti puing dari perang yang belum lama lalu. Barangkali itu memang nasibnya. Seorang firaun dari Mesir pernah menyerbunya, kekuasaan Babilonia pernah melindasnya, kemudian Roma, dan kemudian—di tahun 614—pasukan Persia. Penduduk Jerusalem hari itu dibantai, dan gereja-gereja dibumihanguskan. Menurut cerita, dalam perang sebelumnya orang…

Lanjutkan