Sinergi Ulama dan Umara

Secara kodrati, manusia membutuhkan makan, minum dan kebutuhan jasmani lainnya. Ditinjau dari segi emosi, manusia menginginkan rasa aman, tenteram dan bahagia. Dari segi sosial, manusia cenderung untuk bersama, berkumpul dan bermasyarakat. Dorongan mental manusia menginginkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. Dengan spiritual, manusia membutuhkan atau memerlukan satu kekuatan diluar dirinya yang sifatnya gaib, yaitu Dzat Yang…

lanjutkan

Ulama dan Umara, Kepercayaan Demi Kemaslahatan

Setelah tiga abad lebih menjadi negara terjajah, negeri ini akhirnya dapat mengibarkan merah putih dengan tangis haru dan pilu bersama meneriakkan proklamasi. Seumur jagung kemerdekaan diproklamirkan, blok sekutu datang untuk mengembalikan Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda. Pesawat terbang meraung-raung diatas Kota Surabaya. Artileri super canggih didatangkan untuk bermanuver dan mengancam pribumi dalam operasi gagak. Namun…

lanjutkan

Siyasat Politik Ulama Plat Merah

Dalam rekam sejarah, sistem kenegaraan paling ideal adalah masa kepemimpinan Rasulullah saw. dan Khulafaur Rasyidin. Rasulullah SAW. membuat Piagam Madinah— yang oleh Prof. Jimly Ash-Shiddiqy—sebagai konstitusi tertulis pegama dimuka bumi yang menjamin keberlangsungan pluralitas bangsa. Dengan Piagam Madinah, Rasulullah saw. menjamin keberlangsungan tata kelola kehidupan yang pluralis, bahkan soal kebebasan keyakinan beragama sekalipun. Kesuksesan yang…

lanjutkan

Relasi Umara dengan Ulama

“Dalam Bingkai Menjaga Keutuhan Negara Persatuan Republik Indonesia” “Orang bilang tanah kita, tanah surga”. Sebuah petikan kata yang menggambarkan betapa indahnya bumi  yang kita tempati, bumi yang sempat menjadi rebutan beberapa Negara untuk menguasai kekayaan didalamnya yang pada saat itu menjadi primadona dibelahan dunia. Bumi yang juga pernah berada dibawah kaki tangan penjajah selama beberapa…

lanjutkan