Tag Archives: Kunjungan

PP. Nahdlatul Ulum, Sumsel, Kunjungi Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Puluhan Pengajar, santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang Maros Sulawesi Selatan, yang di Asuh oleh salah  satu Mutasyar PBNU KH. Sanusi Baco.lc. Ahad siang (29/10), mengadakan kunjungan silaturohim ke Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri.

Dalam kegiatan yang menjadi rangkain Studi Tour siswa tingkat akhir di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum ini, Lirboyo adalah salah satu Pesantren yang menjadi tempat singgah selain beberapa Pesantren besar yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur, hal ini disampaikan oleh Ustadz Tajuddin Arif selaku juru bicara, disela-sela acara dialog bersama Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo.

Lebih lanjut Ustad Tajuddin menyatakan “Agenda kunjungan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap tahun, dan Alhamdulillah pada tahun ini, kami berkesempatan untuk bersilaturahim ke Pondok Pesantren Lirboyo.” Ujarnya. Ustad Tajuddin menjelaskan lebih rinci tentang profil Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, bahwasanya Pesantren yang berdiri diatas lahan seluas 4 Hektar ini, merupakan tanah wakaf mantan Wakil Presiden RI. Jusuf Kala pada tahun 2002 silam, hingga saat ini Pesantren yang berjarak 33 KM dari Kota Makassar ini telah menampung 500 orang Santriwan dan Santriwati, dari seluruh Indonesia. “ Jadi, selain menjalin silaturohim, maksud dan tujuan kami adalah belajar manajemen dan pengelolaan santri,” ujarnya.

Dalam acara dialog yang dilaksanakan di Kantor Al-Muktamar PP. Lirboyo, hadir Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, Sekretaris Madrasah dan staf Pendikan dan Penerangan Pondok ePesantren Lirboyo.

Ketua satu Pondok Pesantren Lirboyo H. Muh. Muhlas Noer mengatakan “ Mewakili jajaran Pengasuh dan Pengurus, PP. Lirboyo, kami sampaikan selamat datang, kepada segenap Pengajar dan Santri Ponpes Nahdlatul Ulum, kami memohon maaf jika pelayanan kami kurang berkenan dihati.” Ujarnya. Dibagian lain Ketua empat Pondok Pesantren Lirboyo Ustadz Murtadlo Yasin menyampaikan penjelasan sekilas Profil Pondok Pesantren Lirboyo, terkait sejarah, Organisasi, manajemen Penddidikan dan kurikulum pelajaran.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan santri, fasilitas Pondok dan lain-lain. Rombongan putra diarahkan meninjau kegiatan Musyawarah dan hunian santri, sedangkan rombongan Putri di persilahkan meninjau kegiatan santriwati di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadiaat (P3HM) Lirboyo Kediri.

Pengurus Darul Falah, Krian, Kunjungi Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Sebagai sarana mempererat silaturohim, antara Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo, sekaligus sarana evaluasi. Sore tadi (28/09) 8 orang pengurus Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Krian Sidoarjo, melakukan kunjungan Study banding ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Meskipun kunjungan study ini bersifat mendadak, namun secara garis besar kegiatan singkat ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Pimpinan rombongan yang juga salah satu Pengurus Senior Pondok Pesantren Darul falah Pusat, Ust. Abdurrohamn mengatakan “Studi banding ini selain sebagai sarana belajar kegiatan ini juga sebagai penyambung silaturohim, karena pendiri Pondok Pesantren Darul Falah Pusat, Alm. KH. Iskandar merupakan alumnus Pondok Pesantren Lirboyo,” ujarnya.

Dalam kunjungan studi tersebut, Rombongan diterima langsung oleh staf penerangan Pondok Pesantren Lirboyo, Ust. Maftuh dan Ust. Khoirun Niam dikantor pusat Informasi I PP Lirboyo, dalam diskusi sederhana yang berlangsung selama kurang lebih 2.5 jam tersebut, para pengurus pesantren darul Falah menanyakan secara rinci tentang system pendidikan dan kurikulum yang selama iniditerapkan oleh Madrasah Hidayatul Mubtadi’ien Lirboyo, termasuk didalamnya pelaksanaan tata tertib Pondok Pesantren Lirboyo. riff

Studi Banding PP. Nuhiyah Pambusuang Sulawesi Barat

LirboyoNet, Kediri – Ahad 19 Juni 2011 tepatnya pukul 18.00 Wis, Rombongan delegasi dari Pondok pesantren Pambusuang Sul-Bar  menginjakkan kaki di bumi Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri.

Setelah istirahat sejenak, delegasi yang berjumlah 13 orang ini melaksanakan sholat maghrib berjamaah dengan para santri yang dilanjutkan acara seremonial sambutan selamat datang oleh Ust HM. Mukhlas Nor selaku ketua Satu Pondok Pesantren Lirboyo di kantor Al-muktamar.

Mewakili pengurus Pondok, beliau Ketua satu pondok pesantren lirboyo menjelentrehkan panjang lebar tentang kondisi pondok pesantren lirboyo, juga ada penjelasan dari pengurus Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien. Mereka para rombongan sangat terkagum-kagum terhadap Pondok Pesantren Lirboyo, sehingga di antara  mereka ada yang bertanya“Apa rahasia Pondok pesantren salafi ini kok bisa maju dan berkembang dengan pesat?”.

Tujuan Study Banding ini bertujuan agar kelak apa-apa yang di dapatkan dari beberapa Pondok Pesantren ini dapat di terapkan di Pondok Pesantren Mereka.

Esok harinya sebelum rombongan ini berpamitan, tak lupa sowan terlebih dahulu ke dalem pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-at Romo Yai Muhammad Anwar Manshur, Beliau Romo Yai Anwar(Panggilan Akrab Beliau) benar-benar menyambut dengan penuh  hangat dan kekeluargaan, di sela-sela obrolan hangat, beliau pengasuh Pondok pesantren putri hidayatul mubtadi-at beranjak dari kursinya hendak mengambil hirzul jausan untuk di jadikan kenang-kenangan kepada seluruh peserta study banding, beliau romo Yai juga memberikan kenang-kenangan berupa sebuah Sorban Kepada ketua rombongan yang juga selaku pengasuh pondok pesantren “Nuhiyah” Pambusuang Sulawesi Barat KH. Bisri Idris.

Study Banding  ini tidak hanya di Pondok Pesantren Lirboyo saja, tapi juga ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur antara lain, PP. Darul Ulum Jombang, Malang, dan terakhir ke PP. Sido Giri Pasuruan. Nang

Silaturahi dan Istighosah Bersama Kapolda Jawa Timur

LirboyoNet, Kediri –  Merebaknya aksi teror belakangan ini membuat banyak kalangan menjadi gerah, terlebih lagi aparat Kepolisian, mereka seperti kecolongan, sehingga ketentraman yang selama ini telah tercipta kembali terusik. Untuk menanggulangi terjadinya bentuk terror-teror yang lain dan memperkuat keutuhan NKRI, kemarin Kepala Polisi Daerah Jawa Timur (Kapolda-Red) Irjen Pol. Dr. Untung S. Radjab SH mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo.

Kunjungan silaturohim yang dirangkai dengan acara Istighotsah ini. Kapolda hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Syaifullah Yusuf dan beberapa pengawal Kapolda. Dari unsur Ulama, hadir seluruh pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, diantaranya KH. Ahmad Idris Marzuqi, KH. M. Anwar Manshur, KH. Imam Yahya Mahrus dan KH. Abdul Aziz manshur. Acara yang dilaksanakan di Gedung Aula Muktamar komplek barat Pondok Pesantren Lirboyo ini (25/04) diikuti oleh seluruh santri Putra Pondok Pesantren Lirboyo.

Dalam sambutan atas nama Pengasuh dan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo, secara tegas KH. Imam yahya Mahrus mengatakan bahwa para Kyai dan Santri secara tegas akan mengawal Polisi untuk mengamankan NKRI, sebab akhir-akhir ini tugas polisi dirasa semakin berat, “diakui atau tidak, pekerjaan Pak Kapolda ini, sangatlah berat, oleh karenya para Kyai dan santri wajib untuk membantu mengamankan NKRI, dan itu adalah harga mati.”

Senada dengan sambutan Kyai Imam Yahya, Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifulloh Yusuf, sebagai representasi pemerintah Jawa Timur akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur. Menyinggung salah satu tujuannya hadir di PP. Lirboyo bersama Kapolda Jatim ini, Gus Ipul mengatakan ingin menyambungkan Silaturohim yang terjalin selama ini antara Kapolda Jatim dengan pondok-pondok sejawa Timur, “saya Hadir disini sekaligus mewakili pak Gubernur ingin mengantarkan Pak Kapolda Sowan-sowan kepada Para Yai. ”

Setelah acara sambutan Wakil Gubernur, acara dilanjutkan dengan istighotsah yang dipimpin oleh KH. M. Anwar Manshur, dalam pembacaan Do’a-doa ini, suasana Aula Muktamar menjadi hening, karena bacaan doa yang dilantunkan secara bersama ini diikuti oleh seluruh santri.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Untung S. Radjab banyak menyindir keberadaan golongan-golongan kiri yang merasa paling benar, sebab mereka kerap melakukan tindakan-tindakan yang meresahkan warga, “Kita dalam beribadah, pasti hanya bertujuan mengharapkan Ridlo dari Allah SWT, jadi kita tidak boleh hanya karena menghormati symbol-simbol semata,” ujarnya, lebih lanjut jenderal polisi dengan bintang dua di pundaknya ini menyatakan, sudah saatnya kita menata hati kita agar keamanan yang selama ini telah terbina selalu terjalin.

Sesaat sebelum acara Istighotsah ditutup dengan Doa, Pengasuh PP. Lirboyo KH. A. Idris Marzuqi berkenan memberikan kenang-kenangan berupa Kalender dan buku Sejarah Tiga Tokoh Lirboyo. Selanjutnya acara di teruskan dengan foto bersama dan di Akhiri dengan Do’a yang di Pimpin KH. M. Abdul Aziz Manshur. (riFF)