Study Comparative di Pondok Pesantren Lirboyo

LirboyoNet, Kediri—Sabtu (23/11) Study Comparative dilaksanakan di Gedung Bahtsul Masail. Pondok Pesantren Lirboyo mendapatkan kunjungan dari Pondok Pesantren al-Bidayah. Kegiatan yang diikuti oleh santri-santri al-Bidayah ini berlangsung dengan lancar. Mereka begitu antusias bertanya, menyerap dan memahami tentang konsep pendidikan yang berlangsung di Lirboyo. Sambutan pertama dari pengasuh Pondok Pesantren al-Bidayah yakni KH. Abdul Haris yang…

Lanjutkan

Khutbah Idul Fitri: Memperkuat Persatuan Umat

(Khutbah Pertama) اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَا إِ لَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَ هُ صَدَقَ وَعْدَ هُ وَ نَصَرَ عَبْدَ هُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَ هُ ، لَا إِ لَهَ إِلَّا…

Lanjutkan

Instruksi Qunut Nazilah untuk Palestina

LirboyoNet, Kediri—Dalam Rapat Pleno II Pondok Pesantren Lirboyo tadi malam (18/12), secara resmi ditetapkan instruksi membaca qunut nazilah yang diperuntukkan bagi keselamatan rakyat Palestina. “Dulur kito dicubo kemlaratan, monggo sami dungaaken. Dulur Palestina disikso, arek-arek cilik dipateni. Ayo podo dungo, (Saudara kita sedang sengsara, mari kita Doakan bersama. Saudara kita di Palestina disiksa, anak-anak kecil…

Lanjutkan

Al-Aqsha dan Penaklukan Umar ra.

Jerusalem memang telah jadi tempat di mana syak wasangka bertebar dengan mudah, seperti puing dari perang yang belum lama lalu. Barangkali itu memang nasibnya. Seorang firaun dari Mesir pernah menyerbunya, kekuasaan Babilonia pernah melindasnya, kemudian Roma, dan kemudian—di tahun 614—pasukan Persia. Penduduk Jerusalem hari itu dibantai, dan gereja-gereja dibumihanguskan. Menurut cerita, dalam perang sebelumnya orang…

Lanjutkan

Gemerlap Al-Aqsha, Dulu

Seperti Kaʻbah, Masjid al-Aqsha pertama kali didirikan oleh Nabi Adam as. (6216 SH/+5591 SM). Bapak manusia itu, atas perintah Tuhan, 40 tahun setelah mendirikan Kaʻbah, meletakkan dasar-dasar dan batas-batas Baitul Makdis. Kemudian pada peristiwa Ṭūfān (banjir maha dashsyat pada era Nabi Nuh as. [+3949 SM]) yang menenggelamkan seluruh pemukaan bumi, dasar dan batas kedua masjid…

Lanjutkan