Larangan saat haid

Larangan Saat Haid (Bagian Dua)

Pada tulisan sebelumnya kita telah membahas setidaknya empat hal yang haram bagi wanita untuk melakukannya di kala haid atau nifas. Di kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan mengenai larangan berikutnya yang berjumlah kurang lebih lima hal. Membaca Al-Qur’an Membaca atau melafalkan Al-Qur’an bagi orang yang tengah junub, berhadats besar, ataupun wanita haid hukumnya adalah…

Lanjutkan
Doa Ketika Sulit Mencari Nafkah

Doa Ketika Sulit Mencari Nafkah, Arab, Latin, dan Terjemahnya

Dalam himpitan ekonomi yang makin hari makin mendesak seperti sekarang, mau tidak mau membuat kita harus bersiap akan banyak hal. Mulai dari ikhtiar lahir; putar otak mencari ide usaha, banting tulang lebih keras untuk hidup yang lebih layak. Tentu tanpa melupakan usaha batin; menumpahcurahkan semua keluh dan memasrahkan segalanya di hadapan Sang Mahapemberi. Sebagai seorang…

Lanjutkan
Panduan Doa ketika Ada Orang Bersin

Mendoakan Orang Bersin

Bersin merupakan perkara yang sering banyak orang alami. Islam sendiri mengajarkan adab yang mulia ketika seseorang bersin, yakni memuji Allah, kemudian sorang lain di sekelilingnya mendoakan, lalu ia membalas doa tersebut. Adab sederhana ini selain menjadi syiar, juga bisa mempererat ukhuwah antar sesama Muslim. Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi menghimpun beberapa hadis…

Lanjutkan
Doa saat Menghadapi Kebakaran

Doa dan Dzikir Saat Melihat Kebakaran

Kebakaran merupakan musibah yang dapat terjadi kapan saja dan menimbulkan kerugian besar. Dalam situasi seperti itu, kita, barang tentu perlu berusaha memadamkan api dengan cara-cara yang memungkinkan. Namun selain ikhtiar lahiriah, Islam juga mengajarkan ikhtiar batin berupa doa dan dzikir kepada Allah Swt. Menariknya, Rasulullah saw. memberikan tuntunan khusus mengenai bacaan yang dianjurkan ketika seseorang…

Lanjutkan
Panduan doa ketika masuk pasar serta keutamaannya

Doa Masuk Pasar: Keutamaan dan Hikmah Berzikir di Tengah Sibuknya Dunia

Pasar merupakan tempat yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Di sana berlangsung berbagai aktivitas jual beli, tawar-menawar, serta perputaran ekonomi yang melibatkan banyak orang. Namun, di balik kesibukan tersebut, ternyata dalam Islam ada sebuah amalan sederhana yang memiliki pahala luar biasa, yaitu membaca doa masuk pasar. Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk senantiasa mengingat Allah di…

Lanjutkan

Amalan untuk Meredam Emosi Menurut Hadis Nabi

Marah adalah salah satu sifat manusia. Namun, Islam mengajarkan agar setiap Muslim mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Karena itu, Rasulullah saw. memberikan tuntunan berupa dzikir dan amalan tertentu ketika seseorang sedang marah. Menariknya, Nabi Muhammad saw. tidak hanya memerintahkan umatnya menahan amarah, tetapi juga menjelaskan keutamaan besar bagi orang yang mampu mengendalikan diri ketika emosi…

Lanjutkan
Adab dalam berdoa menjadi salah satu faktor penting agar bisa terkabul

Adab Berdoa Agar Terkabul

Tanpa doa kita bukanlah apa-apa. Setiap hari kita berdoa dan berdoa. Allah Swt. pun memerintahkan kita untuk senantiasa memohon kepada-Nya. Allah Swt. berfirman: اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” Al-A‘rāf [7]:55 Selain itu, Nabi saw….

Lanjutkan
Berdoa ketika ada musibah

Doa Saat Tertimpa Musibah: Lafal, Makna, dan Cara Mengamalkan

Musibah adalah bagian dari sunnatullah dalam kehidupan. Tidak ada manusia yang benar-benar bisa lepas darinya. Dalam Islam sendiri, respons terhadap musibah bukan hanya berupa kesabaran pasif, namun ada juga iringan doa yang merupakan ajaran langsung dari Rasulullah saw. Berikut adalah doa yang bisa kita baca saat tertimpa musibah, lengkap dengan dalil, makna mendalam, serta cara…

Lanjutkan
KH. Abdul Karim Mencari Ilmu

Perjalanan Mencari Ilmu KH. Abdul Karim

KH. Abdulloh Kafabihi mengisahkan masa perjalanan menempuh ilmunya KH. Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Lirboyo. Beliau menceritakan bahwasannya perjalanan KH. Abdul Karim atau Mbah Manab mencari ilmu sejak usia remaja: “Beliau mondok semenjak kecil, sekitar umur 13 tahun, bersama saudaranya tiga (orang).” Baca juga: KH. Athoillah S. A.: Memanfaatkan Waktu Liburan Tetapi perjalanan belajar beliau…

Lanjutkan