Tag Archives: Tokoh Nasional

Membaca Hati Santri, Karomah Kiai Mahrus

“Saya pernah ikut ngaji Fathul Wahab dan Tafsir Yasin kepada Kiai Mahrus,” tutur KH.Fathoni Syihabuddin Cirebon.

“Di masa itu, saya sering menyiapkan bangku, bantal dan sajadah beliau untuk mengaji.”

Suatu hari, beliau duduk tepat di belakang Kiai Mahrus. Diam-diam beliau mencoba mengintip dan melihat kitab Kiai Mahrus, “Saya penasaran, seperti apa sih isi kitab beliau?”

Meskipun beliau ‘alim benar dalam ilmu fiqih, ternyata kitab beliau masih dipenuhi tulisan-tulisan yang berisikan keterangan.

Tiba-tiba, “Alangkah kagetnya saya, beliau seketika itu menghentikan bacaannya.”

Waktu, yang diumpamakan pedang itu, meski sepersekian, menghunus sangat dalam di hati Fathoni muda, “Nek wong pinter iku biasane tulisane elek.”

Kalimat itu diucapkan Kiai Mahrus begitu saja. Sembari lalu. Namun justru kalimat itu tertanam benar di benak dan ingatan beliau.

“Karena,” tutur beliau saat mengenang hari itu, “saat saya melihat tulisan beliau itu, dalam hati saya bergumam bahwa tulisan beliau juga tidak terlalu bagus.”

“Padahal saat saya mengintai tulisan beliau, posisi beliau sedang menghadap ke barat dan saya rasa beliau tidak mengetahui kalau saya mengintainya.”][

 

____________

Disarikan dari buku “Kesan Mendalam Para Tokoh Alumni terhadap Tiga Tokoh Lirboyo”.

Ketua MK Sowan Mbah Yai Idris

LirboyoNet, Kediri – Satu lagi tokoh kaliber nasional singgah di Pondok Pesantren Lirboyo, setelah pekan lalu Menteri Agama RI Drs. H. Suryadharma Ali dan dalang Kontemporer Ki Slamet Gundono berkunjung, sore tadi (9/12) giliran  Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof. Dr. H. Mahfud MD sowan ke Kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. A. Idris Marzuqi.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Mahfud MD didampingi ajudan dan beberapa Staf, melakukan temu kangen dengan KH. A. Idris Marzuqi sekitar 15 menit, keakraban keduanya sangat terasa karena dulu pernah berjuang bersama disebuah partai politik. Ibaratnya antara KH. A. Idris Marzuqi dan Mahfud MD sedang melakukan reunian.

Beberapa pengurus Pondok Pesantren tampak mendampingi KH. A. Idris Marzuqi, diantaranya ketua Pondok, sekretaris dan anggota penerangan. Selain itu juga tampak KH. Farurrozi Burhan, pengasuh Pondok Pesantren Annur Bululawang Malang.

Dari keterangan yang dihimpun lirboyo.net, kehadiran Mahfud MD di kota kediri adalah dalam rangka menghadiri acara seminar Nasionalnya dilaksanakan oleh sebuah perguruan negeri di kota kediri,

Ketika dicegat beberapa wartawan lokal, usai melakukan sowan, Mahfudz MD mengatakan, bahwa kehadirannya ini adalah dalam rangka silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, “Mumpung masih di Kediri jadi sekalian mampir,” ujarnya singkat. riff

Ki Slamet Gundono Mampir di Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Dalang wayang fenomenal dengan media suket sebagai perantaranya, Ki Slamet Gundono, ahad pagi (3/12) mampir di Pondok Pesantren Lirboyo. Dalang Kontemporer asal Tegal Jateng ini didampingi beberapa teman karibnya dari komunitas Wayang Suket dan seorang pengamat kesenian dari Negara Jepang.

Dalam kunjungan silaturohim singkat tersebut. Ki Slamet Gundono di terima para Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo di Kantor Muktamar , diantaranya adalah Ketua Umum Agus Abdul Qodir Ridlwan, Ketua Satu Ust. H. Mukhlas Noer, Ketua Empat Ust. Murtadlo Yasin, Anggota Staf Penerangan Agus Syamsul Muien dan beberapa perwakilan pengurus Pondok Pesantren Lirboyo.

Dari penuturan yang disampaikan Ki Slamet kepada Pengurus Pondok, salah satu tujuan utama dia mampir di Lirboyo adalah mengunjungi salah satu sahabat di jejaring sosial, yang kebetulan adalah Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, “saya dan Ustad Mukhlas ini teman akrab di Facebook, jadi salah satu tujuan utama saya mampir kesini, adalah membuktikan keaslian ustad Mukhlas ini, jangan-jangan dia palsu,” ujar ki slamet di sambut tawa meriah para hadirin.

Dalam forum silaturohim yang dikemas dengan obrolan ringan seputar dunia Pesantren ini, Ki Slamet menjelaskan bahwa, sejatinya dia adalah orang Pesantren yang berdakwah ditengah masyarakat dengan media kesenian sebagai perantaranya, “sebenarnya diantara seni kebudayaan dan pesantren, tidak terdapat sekat sama sekali, namun justru berjalan beriringan,” ujarnya serius, lebih lanjut ki slamet berharap agar budaya dalam dunia Pesantren tetap dilestarikan, bukan malah di kucilkan, agar kedepan bisa berbaur dengan Masyarakat yang heterogen.

Di akhir kunjungan singkat itu, Ki Slamet memberikan hadiah indah kepada pengurus Pondok Lirboyo, dengan menyanyikan sebuah tembang akustik, yang ia ciptakan secara spontan pada saat masuk ke Pondok Pesantren Lirboyo. Suara Ki Slamet yang merdu dan petikan kecapi yang mendayu, menjadikan suasana menjadi hening sarat makna, ditambah dengan syair-syair yang di nyanyikan penuh dengan kritikan sosial.

Sesaat sebelum ki Slamet Gundono meninggalkan Lirboyo dan bertolak menuju Surabaya, Ki Slamet Gundono menyempatkan diri sowan ke ndalem KH. Idris Marzuqi dan meminta Do’a Restu dari pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. riff

Menteri Agama Singgahi Lirboyo

LirboyoNet, Kediri – Menteri agama RI Drs. Suryadharma Ali, beserta beberapa staf Kementerian Agama RI dan beberapa staf Kantor Kemenag Wilayah Jawa timur didampingi KH. Nur Iskandar SQ (Pengasuh pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta), sabtu petang (03/12), berkesempatan sowan ke Kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH. A. Idris Marzuqi.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Menag di sambut langsung oleh KH. A. Idris Marzuqi didampingi KH. M. Anwar Manshur dan beberapa perwakilan Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo, di Ndalem Timur KH. A. Idris Marzuqi.

Keakraban diantara para Kyai dan Menteri Agama terlihat hangat, apalagi Menteri agama beserta KH. A. Idris Marzuqi dan KH. M. Anwar Manshur bersama-sama menunaikan Ibadah Haji dalam kapasitas sebagai Amirul Hajj RI, obrolan terasa ringan manakala kembali membicarakan kembali memori indah kala bertugas bersama memantau kegiatan seluruh Jamaah Haji Indonesia di tanah suci.

Mengutip pernyataan yang di sampaikan Menteri Agama di hadapan Mbah Kyai Idris, Menteri Agama ingin bersilaturohim kepada Masyayikh Lirboyo, sambil mengantarkan Air Zam-zam milik KH. A. Idris Marzuqi, pada saat menunaikan Ibadah haji.

Dari Informasi yang dihimpun oleh crew lirboyo.net, kehadiran Menteri Agama ke Lirboyo adalah, singgah sejenak setelah menghadiri acara Haul Pendiri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kabupaten Kediri, usai dari Lirboyo rombongan bertolak menuju Jakarta via Bandara Juanda Surabaya.riff

Silaturahi dan Istighosah Bersama Kapolda Jawa Timur

LirboyoNet, Kediri –  Merebaknya aksi teror belakangan ini membuat banyak kalangan menjadi gerah, terlebih lagi aparat Kepolisian, mereka seperti kecolongan, sehingga ketentraman yang selama ini telah tercipta kembali terusik. Untuk menanggulangi terjadinya bentuk terror-teror yang lain dan memperkuat keutuhan NKRI, kemarin Kepala Polisi Daerah Jawa Timur (Kapolda-Red) Irjen Pol. Dr. Untung S. Radjab SH mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo.

Kunjungan silaturohim yang dirangkai dengan acara Istighotsah ini. Kapolda hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Syaifullah Yusuf dan beberapa pengawal Kapolda. Dari unsur Ulama, hadir seluruh pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, diantaranya KH. Ahmad Idris Marzuqi, KH. M. Anwar Manshur, KH. Imam Yahya Mahrus dan KH. Abdul Aziz manshur. Acara yang dilaksanakan di Gedung Aula Muktamar komplek barat Pondok Pesantren Lirboyo ini (25/04) diikuti oleh seluruh santri Putra Pondok Pesantren Lirboyo.

Dalam sambutan atas nama Pengasuh dan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo, secara tegas KH. Imam yahya Mahrus mengatakan bahwa para Kyai dan Santri secara tegas akan mengawal Polisi untuk mengamankan NKRI, sebab akhir-akhir ini tugas polisi dirasa semakin berat, “diakui atau tidak, pekerjaan Pak Kapolda ini, sangatlah berat, oleh karenya para Kyai dan santri wajib untuk membantu mengamankan NKRI, dan itu adalah harga mati.”

Senada dengan sambutan Kyai Imam Yahya, Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifulloh Yusuf, sebagai representasi pemerintah Jawa Timur akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur. Menyinggung salah satu tujuannya hadir di PP. Lirboyo bersama Kapolda Jatim ini, Gus Ipul mengatakan ingin menyambungkan Silaturohim yang terjalin selama ini antara Kapolda Jatim dengan pondok-pondok sejawa Timur, “saya Hadir disini sekaligus mewakili pak Gubernur ingin mengantarkan Pak Kapolda Sowan-sowan kepada Para Yai. ”

Setelah acara sambutan Wakil Gubernur, acara dilanjutkan dengan istighotsah yang dipimpin oleh KH. M. Anwar Manshur, dalam pembacaan Do’a-doa ini, suasana Aula Muktamar menjadi hening, karena bacaan doa yang dilantunkan secara bersama ini diikuti oleh seluruh santri.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Untung S. Radjab banyak menyindir keberadaan golongan-golongan kiri yang merasa paling benar, sebab mereka kerap melakukan tindakan-tindakan yang meresahkan warga, “Kita dalam beribadah, pasti hanya bertujuan mengharapkan Ridlo dari Allah SWT, jadi kita tidak boleh hanya karena menghormati symbol-simbol semata,” ujarnya, lebih lanjut jenderal polisi dengan bintang dua di pundaknya ini menyatakan, sudah saatnya kita menata hati kita agar keamanan yang selama ini telah terbina selalu terjalin.

Sesaat sebelum acara Istighotsah ditutup dengan Doa, Pengasuh PP. Lirboyo KH. A. Idris Marzuqi berkenan memberikan kenang-kenangan berupa Kalender dan buku Sejarah Tiga Tokoh Lirboyo. Selanjutnya acara di teruskan dengan foto bersama dan di Akhiri dengan Do’a yang di Pimpin KH. M. Abdul Aziz Manshur. (riFF)