Mengenal Kitab Minhajul Muta’alim Karya Imam Ghazali

www.lirboyo.net

Mengenal Kitab Minhajul Muta’alim Karya Imam Ghazali

Kitab Minhajul Mutaalim merupakan karya Imam al-Ghazali yang membahas tentang kewajiban mencari ilmu. Beliau membaginya ke dalam tiga bab pokok, yaitu; ilmu, guru dan murid.

Pujian Allah untuk orang-orang yang mempunyai ilmu dan keutamaan ilmu tertuang dalam ayat-ayat al- Qur’an sebagi berikut:

يرفع الله الذين أمنوا منكم والذين أتوا العلم درجات

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dari kalian semua, dan orang-orang yang diberikan ilmu.” (QS. Al-Mujadalah:11).

قل هل يستوي الذين يعملون والذين لايعلمون

“Katakanlah (Muhammad), tidak sama orang-orang yang mempunyai ilmu dan orang-orang yang tidak memiliki ilmu.” (QS. Az-Zumar:9).

Menuntut ilmu adalah pekerjaan yang sangat penting bagi manusia, apalagi di zaman sekarang ini banyak orang-orang yang menyebarkan berita yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan itu karena dalam menyampaikannya tidak dilandasi dengan ilmu. Apabila mereka berilmu, pasti tidak akan berani menyebarkan berita hoax. Karena dia mengerti, semua yang disebutkan pasti akan dimintai pertanggungjawaban.

Kewajiban mempelajari ilmu

Imam Al Ghazali beranalogi dalam kitabnya bahwa: “Setiap ibadah seperti salat, zakat, dan puasa itu hukumnya fardhu. Maksudnya fardhu pada waktu-waktu tertentu saja. Akan tetapi orang yang belajar ilmu agama atau orang yang belajar ilmu yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari itu hukumnya fardhu setiap saat. Tidak terikat pada waktu tertentu. Argumentasi ini dilandasi dari wahyu Allah SWT yang diberikan untuk Nabi Daud AS.

يا داود اتخذ نعليك من حديد وعصاك من حديد واطلب العلم حتى ينقطع نعلاك وينكسر عصاك

“Wahai Nabi Daud, buatlah ke dua sandalmu dari besi, dan juga buat tongkatmu itu dari besi. Dan carilah ilmu sampai ke dua sandal dan tongkatmu itu putus.”

Mengetahui perkara yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari hukumnya wajib. Seperti makan dan minum. Hidupnya hati itu tidak lain karena ilmu. Seperti kehidupan badan. Badan bisa sehat, bisa gerak dengan kuat tidak lain dengan makan dan minum. Dan semua itu harus dibarengi dengan ilmu. Dalam hadis Nabi bersabda:

من كان حيّا بالعلم لم يمت أبدا

“Barang siapa yang hidupnya memiliki ilmu maka ia tidak akan mati selamanya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.