HomePojok LirboyoMotivasi Khidmah & Penguatan Aswaja

Motivasi Khidmah & Penguatan Aswaja

0 0 likes 265 views share

Lirboyonet, Kediri – Allah telah memilih manusia untuk menjadi makhluk yang berpotensial sejagad raya dengan bekal akal untuk dapat mengembangkan setiap apa yang didapatkannya, dalam konsepsi islam manusia diwajibkan untuk mencari ilmu sedalam-dalamnya dan sebanyak-banyaknya hal tersebut telah di tunjukkan dalam Al- Qur-an surat yang pertama kali diturunkan.

Anugerah tertinggi dari Allah adalah pemberian ilmu pengetahuan maka beruntunglah bagi orang-orang yang diberi anugerah ilmu karena dengan ilmu orang akan bisa melewati lika-liku dan ujian hidup dengan selamat. Karena dia tahu apa yang harus dia perbuat berkat ilmu yang terus meneranginya, bahkan dengan ilmu yang didapatkannya orang akan mampu menerangi juga kepada masyarakat disekitarnya.

Oleh karena itu keputusan MHM Lirboyo begitu tepat dalam program wajib khidmah bagi santi-santri Lirboyo agar ilmunya bisa bermanfaat bagi diri dan masyarakat sekitar. Secara tidak langsung program ini akan mendidik para santri tamatan MHM Lirboyo untuk lebih siap dalam mengahdapi masyarakat kelak.

Untuk mensukseskan itu malam tadi kelas 3 Aliyah MHM Lirboyo melaksanakan seminar yang bertema “Motivasi Khidmah & Penguatan Aswaja” dalam seminar ini menitik beratkan pembahasan untuk bagaimana para siswa tamatan MHM Lirboyo lebih percaya diri ketika menjalankan program khidmah satu tahun yang diwajibkan oleh MHM Lirboyo dan juga mampu menguasai medan kelak di masyarakat nanti pada jangka panjangnya.

Seminar yang diprakarsai Pondok, MHM dan Juga LIM Lirboyo ini mendatangkan Drs. KH. Syafruddin Syarip dari Purbolinggo untuk menjadi tutor pada seminar malam tadi, beliau juga merupakan tamatan Pondok Lirboyo Angkatan 1985 dan lulus S1 di Pondok Zainul Hasan Genggong, beliau juga telah melalang buana keberbagai negara dan itu berkat khidmah beliau di Lirboyo.

Dalam pembahadan yang cukup panjang beliau menerangkan akan bahayanya keadaan saat ini dimana sudah banyak orang yang mengaku islam akan tetapi tidak tahu apakah yang dilakukannya benar atau salah. Mereka orang-orang yang tidak bertanggung jawab ingin mengikis adat NU yang meyakini bahwa ilmu memiliki sanad dari guru dan juga hal-hal lainnya, karena keadaan itulah beliau sangat berbangga Lirboyo mewajibkan tamatannya untuk berkhidmah.

“Semakin saya berkhidmah semakin Allah membukakan jalan rizki saya” tutur beliau.