HomePojok LirboyoNgaji Konstitusi bersama Menteri

Ngaji Konstitusi bersama Menteri

0 0 likes 27 views share

LirboyoNet, Kediri—Seperti yang telah diagendakan, Selasa (09/10) Ma’had Aly Lirboyo mengundang Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin untuk mengisi seminar kebangsaan kepada para mahasantri Ma’had Aly Lirboyo dengan mengambil tema “Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinnekaan”.

Sebelum acara seminar dimulai seluruh jajaran Kemenag RI dan Kemenag Kota Kediri menyempatkan untuk sowan terlebih dahulu di kediaman KH. M Anwar Manshur. Dalam kesempatan ini turut hadir pula Rektor IAIN Tulungagung. Dalam sambutannya di kediaman KH. M Anwar Manshur, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin merasa sangat bersyukur bisa silaturahim dengan para pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. “Dan sebagaimana kita ketahui Lirboyo adalah pondok yang punya nama besar tidak hanya di Indonesia tapi juga di beberapa negara di dunia. Tentu ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri,” tutur beliau.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa “kami di Kementrian Agama memang terus berupaya untuk bagaimana mengembangkan pondok pesantren. Karena pondoklah sesungguhnya basis utama pendidikan Islam di Indonesia. Dan kita tahu dalam kaca mata dunia, Indonesia dianggap berhasil untuk mengembangkan nilai-nilai Agama—khususnya Islam—dan juga bisa bersama-sama mengembangkan diri dengan dunia luar dalam rangka ikut menata peradaban dunia. Oleh karenanya pondok pesantren menjadi lembaga pendidikan yang akan semakin dilihat dan dicontoh oleh dunia. Karenanya, pemerintah melalui Kementrian Agama terus berupaya untuk mengembangkan pesantren. Dan kami dari Kementrian Agama sekarang sedang menyiapkan rancangan undang-undang tentang pesantren dan pendidikan agama, diniyyah, dan lainnya”.

Acara pun kemudian berlanjut di Aula Muktamar dengan dipenuhi mahasantri Ma’had Aly Lirboyo kurang lebih 1.700 peserta dan diawali dengan menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya dan yaa lal wathon. Acara seminar dibuka langsung oleh KH. M Anwar Manshur, kemudian dilanjutkan oleh sambutan atas nama pimpinan Ma’had Aly Lirboyo oleh KH. Atho’ilah Sholahuddin Anwar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terkait program pendidikan Ma’had Aly Lirboyo yakni Fiqh, dan Ushul Fiqh, Takhassus Fiqh Kebangsaan. Dan dilanjutkan dengan sambutan atas nama pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo oleh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus kemudian dilanjutkan dengan seminar oleh Mentri Agama Lukman Hakim Saifudin.

Dengan mengambil tema “Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinnekaan”, beliau menegaskan bahwa santri menjadi unsur penting untuk membawa situasi bangsa ini menuju ketentraman di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama ditengah-tengah masyarakat kita saat ini.

Dan “Fikih kebangsaan merupakan kajian yang akan terus dibutuhkan seiring dengan dinamika masyarakat. Fikih ini melihat relasi hubungan antara negara di satu sisi dan agama disisi lain, dan Fikih Kebangsaan, yang menjadi fokus pendidikan Ma’had Aly Lirboyo, menjadi salah satu faktor penting dalam menanamkan rasa kebersamaan dalam kebhinnekaan bangsa Indonesia. “Fikih Kebangsaan adalah bidang yang dinamis, yang akan selalu relevan, terutama untuk melawan ideologi konservatif yang belakangan ini terus digencarkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah keutuhan bangsa”.