Berbahtsu Demi Harapan Baru

LirboyoNet, Kediri – Bersamaan dengan agenda Kamis Legi (17/03), para santri Ponpes Lirboyo Unit Darussalam (PPDS) memiliki hajat besar. Dilaksanakan di bangunan baru, Bahtsul Masail dibuka pukul 08.00 Waktu Istiwa’. Bahtsu ini merupakan langkah perdana bagi PPDS untuk mengadakan acara serupa di kemudian hari.

Peserta berdatangan dari berbagai utusan. Selain utusan Ponpes Lirboyo unit lain, juga terlihat perwakilan dari pondok-pondok kawasan Kediri, seperti Ponpes Sumbersari dan Pethuk.

Dalam kesempatan ini, para peserta dihadapkan pada beberapa permasalahan waqi’iyah. Satu diantaranya mengenai status profesi pengacara di mata fiqh. Permasalahan ini diangkat oleh panitia, mengingat masih belum ditemukannya formula pasti dari fikih untuk menilai kadar profesi pengacara.

Beberapa ustadz diminta sebagai perumus, demi menjaga arah pembahasan agar tidak keluar dari jalur. Para perumus ini tidak serta merta menjadi pengarah jalan secara mutlak. Terbukti, ketika perumus memilih beberapa hal untuk dipertimbangkan, mubahitsin (para peserta bahtsul masail) menawarkan hal lain yang dianggap lebih mashlahah untuk dijadikan pertimbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.