HomePojok LirboyoSantri Lirboyo Ikuti Praktikum Ru’yatul Hilal

Santri Lirboyo Ikuti Praktikum Ru’yatul Hilal

0 0 likes 563 views share

LirboyoNet, Kediri – Tidak ada perselisihan di kalangan umat islam bahwasanya sholat menghadap ke arah kiblat adalah syarat syahnya sholat. Maka dari itu untuk mencari arah qiblat secara tahqiqi adalah harga mati.

Setelah beberapa pertemuan membahas teori tentang ru’yatul hilal dan arah qiblat, tibalah saatnya untuk menguji kemampuan para peserta kursus falak.

Tepatnya pada hari jum’at tanggal 03 Juni 2011/01 Rajab 1432 H pukul 16.00 Wis, Para peserta praktikum ru’yah mulai mengukur garis bujur, arah mata angin dan lain-lain untuk mengetahui arah qiblat.

Pelaksanaan praktikum berlokasi di lapangan sebelah selatan aula Al-muktamar Pondok pesantren Lirboyo, dan di ikuti sekitar lima puluh peserta. Para peserta praktikum ru’yah itu adalah santri lirboyo yang berasal dari berbagai daerah, agar kelak ketika pulang bisa menularkan ilmunya di daerahnya masing-masing.

Prosesi ru’yatul hilal memang yang paling tepat di laksanakan pada sore hari, karena waktu tersebut merupakan waktu Ijtima’(berkumpulnya matahari dan rembulan) selain itu juga waktu yang paling memungkinkan untuk melihat rembulan dengan mata telanjang.

Praktikum ru’yah dan pencarian arah qiblat itu di pandu langsung oleh ustadz Reza Zakaria yang mana beliau adalah termasuk anggota Tim Lajnah Falakiyyah pondok pesantren Lirboyo dan sekaligus tutor tetap kursus Lajnah Falakiyyah yang di adakan oleh seksi pramuka(Seksi yang membidangi program ekstrakurikuler) pondok pesantren Lirboyo.

Alhasil pelaksanaan ru’yatul hilal ternyata tidak sia-sia, hilal dapat terlihat dan berbentuk bulan sabit dengan ukuran yang sangat kecil dengan ketinggian 16 derajat di atas pegunungan Wilis(gunung yang berada di sebelah barat Kota Kediri). (nang)