HomePojok LirboyoIstighotsah Kubro 2018; untuk Keselamatan dan Persatuan Bangsa

Istighotsah Kubro 2018; untuk Keselamatan dan Persatuan Bangsa

0 2 likes 50 views share

LirboyoNet, Sidoarjo- Perhelatan Istighotsah Kubro Pengurus Wilayah Nahdlatu Ulama (PWNU) Jawa Timur yang diselenggarakan pada hari minggu kemarin (28/10) berjalan khidmah. Acara yang menjadi rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tersebut dihadiri lebih dari satu juta kaum Nahdliyin yang membanjiri Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Tampak KH. M. Anwar Manshur, KH. Zainuddin Djazuli, KH. Nurul Huda Djazuli, KH. Ali Masyhuri, Habib Abu Bakar As-Segaf, KH. Idris Hamid, KH. Marzuki Mustamar, serta para kyai, ulama, dan habaib lainnya turut hadir di tengah para hadirin.

Tepat pukul 06:00 WIB, acara telah dimulai. Selaku Rois Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH. M. Anwar Manshur membuka acara. Dilanjutkan dengan pembacaan istighotsah yang dipimpin oleh KH. Nurul Huda Djazuli.

Dalam sambutannya, KH. Marzuki Mustamar sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur menjelaskan terkait pentingnya menjaga Ahlussunnah wal Jamaah dan kaitannya dengan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Mending NKRI yang penting isinya Ahlussunnah wal Jamaah. Sehingga menjaga Indonesia, sama halnya dengan menjaga Islam itu sendiri,” tegasnya.

Dan terakhir, Mustasyar Pengurus Besar nahdlatul Ulama, Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin, memberikan tausiyah kebangsaannya. Sesuai dengan peringatan hari santri, beliau menjelaskan peranan santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. “Resolusi Jihad yang dikeluarkan Hadlrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari merupakan salah satu bukti dedikasi santri untuk negeri.” Jelasnya.

Selain itu, Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin memberikan semangat kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama agar senantiasa mengedepankan komitmen Himayatul Islam wa Himayatud Daulah ‘Ala Thorqoti Ahlis Sunnah wal Jama’ah (Menjaga eksistensi Islam dan menjaga kedaulatan negara sesuai jalan Ahlis Sunnah wal Jama’ah).[]