HomePojok LirboyoHBH Lembaga Ittihadul Muballighin: Meneguhkan Ruh Dakwah

HBH Lembaga Ittihadul Muballighin: Meneguhkan Ruh Dakwah

0 0 likes 140 views share

LirboyoNet, -Kediri. Setelah bulan Ramadhan lalu mengemban amanah sebagai “talang” para masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo di masyarakat awam, para delegasi safari Ramadhan pondok pesantren Lirboyo kemarin dikumpulkan untuk sambung silaturahim dalam acara halal bi halal Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM).

Dalam acara yang bertempat di Aula an-Nahdhoh tersebut, ribuan orang bersatu padu dalam riuh rendah suasana ramah tamah. Ramadhan kemarin, Lembaga Ittihadul Muballighin pusat tak kurang memberangkatkan sekitar seribu lima ratus orang delegasi yang dikirim ke berbagai pelosok daerah untuk menegakkan panji-panji dakwah. Dengan titik utama sasaran dakwah masyarakat yang masih awam dalam bidang agama, para delegasi dituntut harus bisa “mencair” dan menyampaikan materi dakwah dengan cara yang kreatif dan mudah diterima.

Berbagai pengalaman delegasi kemarin sempat dibagikan, Badruttamam, salah satu delegasi asal Purworejo mengungkapkan, bahkan ada salah satu delegasi yang menetap disana hingga tiba malam takbiran. Padahal, tugas dari Lembaga Ittihadul Muballighin hanya sampai malam ke-24 Ramadhan. “Bahkan ada delegasi yang ‘ketinggalan’ dan krasan disana sampai hari raya karena di masjid yang ditempati tidak ada imamnya. Jadi, imam yang biasanya mengimami justru ‘mengundurkan diri’.” Ungkap Badruttamam. Ada juga delegasi yang mendapat jatah berdakwah di tempat yang muslimnya masih minoritas. Bahkan lokasi dakwah yang hanya bisa dijangkau dengan perahu.

Tujuan diadakan safari dakwah Ramadhan ini memang untuk melatih mental dan karakter santri. Agar nantinya jika sudah langsung terjun ke masyarakat selepas menamatkan pendidikan di pondok sudah memiliki pengalaman bergaul dengan masyarakat. Seperti yang dulu pernah dipesankan oleh al-Maghfurlah KH. A. Idris Marzuqi, bahwa tujuan utama safari Ramadhan adalah bermasyarakat.

“Tujuannya adalah menanamkan ruh dakwah kepada sampean. Karena santri adalah penerusnya Rasulullah.” Ungkap Ust. Hadi Lukman Hakim, salah satu dewan pengajar Ma’had Ali Lirboyo. “Jadi sekarang kita sedang mengalami krisis ruh dakwah. Karena sekarang dakwah sering mengedepankan kekerasan.” Tambah beliau.[]