HomePojok LirboyoSafari Dakwah Rutinan

Safari Dakwah Rutinan

0 5 likes 473 views share

LirboyoNet, Kediri- Setiap kamis sore, puluhan santri tingkat Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadiien yang mendapat giliran disebar di berbagai pelosok di wilayah  Kediri. Kegiatan tersebut merupakan program safari dakwah rutinan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) Pondok Pesantren Lirboyo.

Tidak kurang dari 22 titik yang tersebar di wilayah Kediri yang menjadi tempat mereka berdakwah, baik yang ada di surau, masjid, ataupun rumah-rumah penduduk setempat. Adapun agenda kegiatan dakwah yang mereka lakukan begitu beragam, mulai dari  membantu mengajar TPQ, mengimami shalat maktubah, memimpin pengajian rutinan, tahlilan, yasinan, dan sebagainya.

Salah satu contoh adalah kegiatan safari dakwah rutinan yang dilakukan di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Desa yang secara geografis terletak di sebelah utara gunung Klotok ini, setiap malam Jum’at selalu kehadiran delegasi safari dakwah rutinan. Kegiatan yang diselenggarakan adalah majelis ta’lim dan tahlil yang dilaksanakan secara bergantian dari rumah kerumah.

Menurut pemaparan bapak Malik Sofi kemarin (23/02), mediator di Desa Kalipang, kegiatan safari dakwah rutinan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pasalnya, desa yang  masih minim pengetahuan agamanya tersebut sangat memerlukan adanya penyuluhan-penyuluhan keagamaan seperti yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) Lirboyo. “Alhamdulillah, kami sebagai masyarakat di sini sangat senang sekali dan merasa terbantu dengan adanya delegasi safari dakwah rutinan dari Ponpes Lirboyo, karena dari merekalah kami bisa belajar banyak dan bertanya masalah-masalah yang masih belum kami ketahui,” tegasnya.

Beliau juga berharap, hendaknya kegiatan seperti ini untuk selalu dipertahankan bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi. Mengingat antusiasme masyarakat yang begitu baik dan kemanfaatan yang bisa diperoleh baik bagi delegasi itu sendiri maupun masyarakat pada umumnya, kegiatan semacam ini sepatutnya untuk mendapat dukungan dari berbagai pihak dan dijadikan prioritas utama dalam menjalankan misi suci sebagai generasi penerus yang selalu konsisten mensyiarkan agama Islam. []