HomePojok LirboyoLawatan Sejarah Nasional

Lawatan Sejarah Nasional

0 0 likes 647 views share

(lirboyo.net) Senin (09/13) Pondok Pesantren Lirboyo mendapatkan kunjungan kehormatan dari para pelajar perwakilan Propinsi Se-Indonesia dalam rangka Lawatan Sejarah Nasional yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudyaan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.

Pukul 13.00 WIB rombongan tiba di Aula Muktamar dengan menggunakan empat armada mini bus dan langsung disambut oleh para Pimpinan Pondok Pesantren  Lirboyo. Acarapun dibuka dengan membaca surat al-Fatihah dengan harapan acara bisa berjalan lancar dan mendapatkan manfaat, kata pembawa acara.

Sambutan atas nama Pimpinan Pondok diwakili oleh HM. Mukhlas Noer, beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan kehormatan para Pelajar Se-Indonesia dalam rangka Lawatan Sejarah Nasional dan tak lupa menyampaikan mohon maaf atas segala kekurangan baik dalam penyambutan, tempat dan lain sebagainya mungkin tidak sesuai harapan dan kapasitas para peserta. Sambutan selanjutnya dari Ketua Rombongan yang diwakili oleh Dra. Amor Wanie M.Hum, beliau menjelaskan agenda lawatan ini diikuti oleh 177 Peserta dari pelajar  se-indonesia yang mewakili Propinsinya masing-masing, hanya satu yang tidak ikut yaitu Propinsi Lampung dikarenakan ada tes disekolahnya sendiri . Mengakhiri sambutannya beliau mengucapkan terimaskasih atas segala bantuan para Pengurus Pondok Pesantren Libroyo yang telah menyiapkan semuanya dan beliau merasa kagum atas penyambutan rombongan dengan kekeluargaan kerena ini sedikit berbeda dengan tempat lainnya. Beliau juga menyampaikan minta maaf atas segala kesalahan para peserta.

Acarapun dilanjutkan dengan penyampain materi oleh KH. Anwar Iskandar yang merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo. Materi mengambil tema tentang “Kontribusi agamawan dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI”. Beliau mengawali penjelasannya tentang peran Walisongo  menyebarkan agama Islam di Indonesia sampai perlawanan terhadap penjajah. Kontribusi dan peran Walisongo ini diteruskan oleh para ulama baik bidang pendidikan diantaranya melaui pondok pesantren atau di bidang lainnya. Harapan beliau, generasi muda bisa meneruskan perjuangan para pendahulu dan diridoi oleh Allah Swt. Acara ditutup dengan penyerahan cindera mata dari Pondok Pesantren Lirboyo maupun rombongan. (ais)