1,432 views

Tiga Pembagian Ilmu Syariat yang Wajib Dipelajari

Tiga Pembagian Ilmu Syariat yang Wajib Dipelajari | Seseorang yang sudah mencapai umur baligh diwajibkan untuk belajar ilmu syariat. Belajar ilmu ini tidak lain untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Dalam memahami ilmu syariat, ulama membagi ilmu ini menjadi tiga kategori, yaitu:

1. Belajar tentang ilmu yang dapat menjaga ketaatan kita kepada Allah SWT

Belajar ilmu ini adalah untuk mengetahui agar wudhu, shalat, puasa, zakat, haji dan bermu’amalah dapat dianggap sah oleh syariat.  

Ibnu Ruslan dalam kitab Zubadnya mengungkapkan:

وَكُلُّ مَنْ بِغَيْرِعِلْمٍ يَعْمَلُ          اَعْمَالَهُ مَرْدُوْدُةٌ لَا تَقْبَلُ

“Barangsiapa yang beramal tanpa menggunakan ilmu, maka amalnya ditolak dan tidak diterima.

2. Ilmu aqidah agar keyakinan seseorang menjadi benar

Mempelajari ilmu ini adalah agar keyakinan seseorang dapat serupa seperti kepercayaan yang diyakini oleh ulama-ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah, serta menghilangkan keraguan dan dijauhkan dari keyakinan yang salah; seperti keyakinannya kaum Mu’tazilah, kaum Jabariyyah dan kaum Mujassimah.

3. Ilmu yang dapat membersihkan hati

Mempelajari ilmu ini adalah agar hati seseorang dapat dibersihkan dari akhlak-akhlak yang buruk, seperti sombong, riya, hasad, dan selainnya dari penyakit hati. Orang yang mempelajari ilmu ini diharapkan tidak mudah menyalahkan orang lain.

baca juga: Upaya Memahami Kemaslahatan Syariat Islam

Kewajiban mengetahui dan mengamalkannya

Ketiga kategori ilmu syariat ini wajib untuk dipelajari bagi setiap orang yang sudah mukalaf (terkena taklif) dan tidak diperbolehkan untuk tidak mengatahui akan ketiga ilmu syariat ini.

Kemudian bagi seseorang yang telah mengatahuinya, diwajibkan pula bagi mereka untuk mengamalkannya. Karena tidak ada keselamatan bagi orang yang telah mengatahui kecuali dengan mengamalkan apa yang telah diketahuinya.

Barangsiapa yang telah melakukan semua kriteria yang telah dijelaskan di atas, maka seseorang akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat serta dapat meraih derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Rasulullah SAW juga bersabda:

إِنَّ قَلِيْلَ الْعَمَلِ يَنْفَعُ مَعَ الْعِلْمِ وَأَنْ كَثِيْرَ الْعَمَلِ لَا يَنْفَعُ مَعَ الْجَهْلِ

“Sesunggunya amal yang sedikit itu lebih bermanfaat bila disertai dengan pengatahuan dan amal yang banyak itu tidak akan bermanfaat bila disertai dengan ketidaktahuan.” [1]

tonton juga: Berbakti Kepada Kedua Orang Tua | KH. M. Anwar Manshur

Tiga Pembagian Ilmu Syariat yang Wajib Dipelajari


[1] Takhrij Ahadisu Ihya ‘Ulumuddin

6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.