Kuliah Umum; Peran Aktual Santri dalam Ekonomi Syariah Global

Kuliah Umum; Peran Aktual Santri dalam Ekonomi Syariah Global di Pondok Pesantren Lirboyo-santri

Pondok Lirboyo, 14 Juli 2024– Kuliah umum yang bertajuk “Peran Aktual Santri dalam Ekonomi Syariah Global” digelar di Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo, dengan tujuan menegaskan relevansi dan pentingnya pengamalan ilmu muammalah para mahasantri dalam perekonomian global. Acara ini menggarisbawahi peran mahasantri sebagai generasi muda dan pelaku utama pembangunan bangsa yang mampu dan turut andil serta bertanggung jawab dalam ekonomi syariah.

Pembukaan dengan Penuh Semangat Nasionalisme

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian disusul dengan lagu Ya Lal Wathon, dan Mars Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo, lagu-lagu ini dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta, menanamkan rasa kebanggaan dan semangat kebangsaan yang kuat di hati para peserta.

 Sambutan Mudier Am Ma’had Aly Lirboyo

Dalam sambutannya, Mudier Am Ma’had Aly Lirboyo menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pesantren, terutama ilmu muammalah. Beliau menegaskan bahwa mahasantri sebagai generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam berkontribusi pada pembangunan ekonomi syariah, baik di tingkat nasional maupun global.

Lihat siaran langsung Acara Kuliah Umum Ma’had Aly Lirboyo.

Kuliah Umum diisi oleh Dua Pemateri Ternama

Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag: Santri dan Peluang

Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag, Ketua Dewan Pengawas Syariah BSI, menyampaikan bahwa santri memiliki hak dan peluang besar untuk mengisi pos-pos di berbagai sektor ekonomi. Beliau juga menekankan bahwa saat ini banyak lembaga ekonomi yang membutuhkan pengawalan syariah, seperti reksadana, pegadaian, fintech, rumah sakit, dan lembaga ekspor syariah.

Ir. Adiwarman Azwar Karim, SE., MBA., MAEP: Niat dan Strategi dalam Mencari Ilmu

Ir. Adiwarman Azwar Karim, SE., MBA., MAEP, Wakil Komisaris Utama BSI, menyoroti pentingnya niat yang lurus dalam mencari ilmu ekonomi syariah. Menurut beliau, kesungguhan dalam belajar dan niat yang tulus merupakan kunci keberhasilan dalam menguasai dan menerapkan ilmu ekonomi syariah. Beliau juga menekankan pentingnya strategi yang tepat dalam memanfaatkan ilmu tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

“Orang jahat saja pakai strategi, untuk kejahatannya. Masa kita orang baik tidak memakai strategi?” Ujar Ir. Adiwarman Azwar Karim, SE., MBA., MAEP.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Penyerahan Beasiswa

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama “BSI agent” antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Ma’had Aly Lirboyo. Dari pihak BSI, penandatanganan diwakili oleh Bapak Jajang Abdul Karim, sementara dari pihak Ma’had Aly Lirboyo diwakili oleh Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo; KH. Athoillah Solahudin Anwar. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran santri dalam sektor ekonomi syariah melalui program “BSI agent.”

Setelah penandatanganan, kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa sebesar Rp210.000.000 untuk 100 mahasantri Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo. Dengan demikian, beasiswa Bank BSI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan santri, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan santri dalam berkontribusi pada ekonomi syariah.

Dan terakhir, acara Kuliah Umum ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh: KH. Athoillah Solahudin Anwar.

Baca juga berita Ma’had Aly Lirboyo.

Jangan lupa kunjungi akun media sosial Pondok Lirboyo. FacebookInstagramYoutube.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses