HomePojok LirboyoSantri Ikuti Imunisasi Campak dan Rubella

Santri Ikuti Imunisasi Campak dan Rubella

0 1 likes 176 views share

LirboyoNet, Kediri- Ratusan santri yang masih kecil tampak memadati Aula Al-Muktamar Ponpes Lirboyo jumat pagi tadi. Mereka adalah santri-santri yang rata-rata berusia dibawah lima belas tahun. Secara berurutan, mereka menunggu dipanggil namanya untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella gratis.

Husni, salah seorang santri yang masih berusia dua belas tahun asal Magelang hanya tersenyum polos ketika ditanya bagaimana rasanya diimunisasi.

Gak sakit, cuma kayak digigit semut.”

Ia juga mengaku sama sekali tidak grogi dan takut saat menghadapi jarum suntik.

Gak deg-degan kok, udah biasanya disuntik.”

Imunisasi ini hanya dikhususkan untuk santri yang masih kecil, dan sebelum melakukan imunisasi, mereka harus dipastikan sehat dan tidak sedang dalam kondisi sakit. Jika sedang sakit, imunisasinya ditunda untuk sementara waktu. Beberapa santri yang nampak sedang batuk dan demam terpaksa harus kecewa dan pulang tanpa mendapatkan imunisasi. Mereka harus sabar dulu, dan menunggu sampai sakitnya sembuh.

Program ini sejatinya merupakan program dari Pemerintah Pusat, dan untuk Ponpes Lirboyo pelaksananya adalah petugas dari Puskesmas kecamatan Campurejo.

Ini program pemerintah, dan Lirboyo itu masuknya wilayah operasi Puskesmas Campurejo.” Tutur Asep, salah satu petugas yang turut membantu mensukseskan imunisasi campak kemarin. “Selain di pondok, juga dilakukan di sekolah-sekolah” tambahnya.

Selain untuk santri-santri putra, imunisasi ini juga dilakukan serempak untuk santri-santri putri. Mereka mendapatkan imunisasi gratis di pondok unit mereka masing-masing.

Penyakit campak dan rubella merupakan penyakit mudah menular yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata atau konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramixovirus. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi dini pada usia waktu masih anak-anak, agar ketika ketika anak-anak menjadi dewasa dapat kebal dari virus dan tidak terjangkit.][