HomePojok LirboyoHanyut di Sungai, Santri Lirboyo Meninggal Dunia

Hanyut di Sungai, Santri Lirboyo Meninggal Dunia

0 3 likes 78 views share

LirboyoNet, Kediri—“Mayit itu laksana orang yang tenggelam,” dawuh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus suatu ketika. “Mereka membutuhkan pertolongan dari saudaranya.” Dan pertolongan bagi mereka yang telah wafat itu adalah doa.

Selasa sore (06/02) kemarin, Qushay, salah seorang santri Pondok Pesantren Lirboyo meninggal dunia. menurut informasi dari Kapolsek Mojo, Kediri, ia hanyut di sungai Brenggolo, Gedangan, Mojo, Kediri, pada pukul 15.30 WIB.

Kronologinya, bermula dari keinginan almarhum dan kawan-kawannya berkunjung ke Mojo, guna melihat macam-macam ikan di salah satu rumah warga. Ia berangkat bersama tiga orang kawannya. Sesampainya di lokasi, ia segera menuju sungai di belakang rumah, karena sang pemilik rumah sedang memancing ikan di sana.

Arus sungai sedang kecil ketika itu. Karenanya, mereka tertarik untuk mandi di sana. Tidak lama kemudian, datang arus besar dari arah pegunungan. Dua dari mereka segera menepi. Namun dua santri yang lain tak sempat menyelamatkan diri. Satu orang, Qushay, tenggelam dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. sementara seorang lagi, Ari Sulistyo, belum ditemukan hingga berita ini ditulis.

Jenazah Qushay dirawat di Pondok Pesantren Lirboyo, dan dishalati oleh KH. An’im Falahuddin Mahrus, diikuti oleh ribuan santri. Setelahnya, jenazah segera diantar menuju rumah kediamannya untuk disemayamkan di sana.

Semoga Ari Sulistyo segera diketemukan, dan amal ibadah Qushay diterima oleh Allah swt. Amin.