Mengenang Masyayikh dalam Takhtiman P3TQ

LirboyoNet, Kediri – Setelah Ramah Tamah Purna Siswa Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien, Aula Muktamar kembali menjadi tempat tergelarnya acara pelepasan siswa. Selasa malam, (17/05) 24 khatimaat bil ghoib (penghafal Alquran 30 juz) dilepas oleh Ibu Nyai Hj. Khodijah Idris. Mereka adalah para santri Pondok Pesantren Putri Tahfizhil Qur-an (P3TQ) yang mengikuti program tahfizul quran.

Tidak hanya mereka. Di malam terang itu, Ibu Nyai juga memberikan apresiasi kepada 62 santri yang berhasil mengkhatamkan alquran binnadzori (dengan membaca). Adapun Madrasah Hidayatul Mubtadi-aat Fittahfizhi wal Qiro-at (MHMTQ), dalam acara yang sama meluluskan 177 siswinya. Jumlah itu terbagi atas 53 siswi tamatan Aliyah dan 124 siswi tamatan Tsanawiyah.

Sang muballigh, KH. Abdul Qoyyum Mansur, memberikan apresiasi tinggi kepada para santri yang berjuang untuk menghafalkan Alquran di pesantren ini. “Ibu Nyai Nafisah, sebelum beliau wafat, beliau lebih dulu menggali kuburannya. Beliau guru dari Imam Syafi’i. Saking cintanya kepada Alquran, setiap malam beliau masuk ke kuburnya, sampai khatam sebanyak enam ribu kali. Begitu mulia perjuangan para pecinta Alquran itu.”

KH. Hasyim Asy’ari begitu menghargai para penghafal Alquran. Setiap shalat tarawih, beliau memilih berdiri di belakang menantunya. “Yai Idris Kempek, itu hafal Alquran. Kiai Maksum, menantu beliau yang lain, juga hafal Alquran. Menantu-menantunya ini yang beliau suruh untuk menjadi imam shalat tarawih,” imbuh kiai yang menjadi pengasuh PP An-Nur, Lasem Rembang Jawa Tengah.

Meski orang awam, jika dia mencintai Alquran, Allah akan mengistimewakannya. Seorang awam di negara Turki, khawatir jika di masa tuanya nanti matanya tidak mampu lagi membaca Alquran. Karenanya, ia tulis ulang Alquran dengan huruf yang besar. Dengan telaten ia balik lembar per lembar sampai tuntas tiga puluh juz. Saat ia akan wafat, ia berpesan kepada putranya, untuk mengubur Alquran yang ia tulis bersama mayatnya nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.