HomePojok LirboyoKonferwil NU Jatim: Meneguhkan NU Sebagai Payung Bangsa

Konferwil NU Jatim: Meneguhkan NU Sebagai Payung Bangsa

0 0 likes 187 views share

LirboyoNet, Kediri–  (28/07/18) Pembukaan agenda Konferwil PWNU Jatim yang dilaksanakan di aula Muktamar PP. Lirboyo berjalan begitu Khidmat dan meriah. Sebelum manual acara dimulai panitia mengajak para hadirin untuk berdiri bersama-sama melantunkan Indonesia Raya dan Syair Hubbul Wathon.

Dalam sambutannya, KH. Hasan Mutawakkil Alallah selaku ketua tanfidziah PWNU Jatim menyampaiakan bahwa agenda lima tahunan yang bertajuk “meneguhkan kembali NU Sebagai Payung Bangsa” memiliki tujuan agar warga NU senantiasa menjadi warga yang berbangsa dan bernegara dengan baik. “Saya yakin, kita yakin, bahwa keberadaan bangsa Indonesia yang multikultur, multi etnis, multi keyakinan, merupakan anugrah Allah, yang diberikan kepada bangsa ini, yang harus kita jaga, dan pelihara bersama-sama.” Ungkap beliau. “Oleh karenanya, dengan istikamah, (dengan) sikap NU semacam ini, secara global ini, maka NU akan menjadi payung yang teduh untuk bangsa ini, payung yang teduh untuk kader bangsa ini, payung untuk semua elemen bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.”

Beliau juga menekankan bahwa pentingnya menjunjung tinggi Haibah (wibawa) para ulama dan NU, “Karena jika tidak maka yang dikhawatirkan bukan hanya nasib NU tapi juga keutuhan NKRI ini.” Pungkas beliau.

KH. M. Anwar Iskandar juga menekankan, mengenai tiga tugas pokok kita sebagai warga NU. “Paling tidak ada tiga hal penting yang menjadi amanah dari umat dan bangsa ini untuk NU. Nomer satu adalah bagaimana mempertahankan, memperjuangkan, dan melestarikan ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah an nahdiyah di bumi nusantara ini. Tutur beliau. “Tugas kedua, bagaimana menyelamatkan negara kesatuan Republik Indonesia ini.” tugas kedua ini, menurut beliau sangat sejalan dengan tema konferwil malam tadi. “Yang ketiga, bagaimana organisasi NU ini kita jadikan alat untuk mejaga kesejahteraan umat nahdhiyyin. Bagaimana umat ini sejahtera dalam ekonomi, kesehatan, keilmuan.” Tutup beliau.

Nampak hadir dalam Acara tersebut, segenap pengasuh PP Lirboyo, ketua umum PBNU KH. Said Aqil Siraj beserta Sekjend PBNU H. Helmi faisal Zaini, juga segenap pengurus NU se-Jatim. Acara berakhir sekitar pukul 23.00 WIB setelah dibuka langsung oleh ketua umum PBNU, KH. Said Aqil Siraj. Agenda-agenda akan berlangsung mulai pagi ini hingga nanti sore.[iw]