HomePojok LirboyoRamadan Asik dengan Siswa Sekolah Formal

Ramadan Asik dengan Siswa Sekolah Formal

0 0 likes 451 views share

LirboyoNet, Kediri—LIM (Lembaga Ittihadul Mubalighin) yang menjadi badan otonom Pondok Pesantren Lirboyo, di bulan Ramadan tahun ini, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, mensyiarkan ajaran agama di beberapa lembaga pendidikan formal, yakni SMK, SMA, SMP, MA, MTS dan TK, atau sering diistilahkan dengan Pesantren Ramadan (PESRA).

Selasa, (30/05) kemarin merupakan pemberangkatan awal dari perjalanan dakwah LIM di sekolah umum itu. Untuk memenuhi kebutuhan dakwah di lembaga formal ini, LIM mengirim delegasi berjumlah total 195 santri, dengan perincian 91 santri putra, yang direkrut dari siswa-siswa tingkat Tsanawiyah-Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien dan 104 santri putri, yang seluruhnya merupakan santri Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat.

Pada praktiknya, ratusan delegasi tidak seluruhnya dikirim secara serentak. Sebab, telah ada jadwal tersendiri yang mengatur sirkulasi dakwah mereka. Pagi itu, jadwal Pesantren Ramadan dilaksanakan di lima tempat: TK Melati, SMPN 6, SMPN 7, SMAN 7, dan SMKN 1 Kediri. di SMPN 6 khususnya, mendapat porsi delegasi paling banyak, yakni 21 delegasi dengan rincian sebelas santri putra dan sepuluh santri putri.

Menurut beberapa delegasi, suasana mengajar di sekolahan umum sangatlah berbeda dengan pesantren. “Di sekolahan umum, murid-muridnya dalam berakhlakul karimah masih kurang, jadi disitu kami harus menyesuaikan diri,” ujar Ahmad, delegasi asal Madura.

Dengan masuknya peran LIM ke sekolahan umum, berbagai harapan mengambang di benak ratusan delegasi itu. Salah satunya diungkap oleh pengajar putri, yang enggan menyebutkan namanya. “Kami, terutama saya, berharap ini menjadi bekal para santri agar kelak di masyarakat tidak canggung dalam menghadapi masyarakat umum.” Menurutnya, dengan pengalaman mengajar seperti ini, mereka juga ingin dapat menguasai pendidikan umum di luar pesantren. “Kami juga berharap, pengalaman mengajar di sekolah umum ini dapat menjadi bekal ketika sudah kembali di rumah nanti,” imbuhnya.

Di tempat lain, pengurus LIM berharap santri Lirboyo yang bertugas ini bisa ikut membantu para pendidik untuk memperbaiki akhlakul karimah dari anak-anak penerus bangsa yang berpendidikan di luar pesantren. Semoga berhasil dan sukses selalu untuk santri Lirboyo Kota Kediri dalam mewujudkan semboyan mereka, “dari Lirboyo untuk umat dan bangsa.”|