HomePojok LirboyoSelasa Wage, Sebuah Rutinitas Himasal Magelang

Selasa Wage, Sebuah Rutinitas Himasal Magelang

0 0 likes 152 views share

Lirboyonet, Magelang—Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Magelang kecamatan Borobudur memiliki semacam kegiatan rutinan sebagai wadah berkumpul antar alumni. Kegiatan ini digelar setiap Selapanan, lebih tepatnya setiap malam Selasa Wage.

Pada malam Selasa Wage kali ini (14/08), rutinan Selapanan bertempat di lokasi ‘Rumah Kamera’, desa majaksingi kec. Borobudur. Selapanan diawali dengan tahlil teruntuk masyayikh Lirboyo, lalu dilanjutkan dengan musyawarah.

Dalam musyawarah ini, tercetus ide untuk ikut menyemarakkan kampanye #ayomondok, yang telah digaungkan oleh organisasi Nahdlatul Ulama beberapa waktu lalu. Bagaimanapun juga, sebagai alumni Pondok Pesantren Lirboyo, sudah seharusnya bergiat dalam lingkaran nasyrul ilmi, menyebarkan ilmu. Karena wasiat sang pendiri, KH. Abdul Karim, kepada para santri Lirboyo adalah ngedep dampar. Ngedep dampar adalah sebuah filosofi, yang diterjemahkan sebagai pengabdian kepada ilmu. Salah satu caranya ialah mengajarkan ilmu, apapun ilmu yang dimiliki. Termasuk dalam pengabdian ini adalah menarik hati masyarakat sekitarnya untuk memondokkan putra putrinya. Karena, diakui atau tidak, pesantren adalah tempat terbaik untuk mentrasformasikan ilmu agama dan akhlak kepada generasi muda.

Acara berlangsung hingga larut malam, sekitar pukul 01:00. WIB, yang ditutup dengan doa oleh KH. Muslih, dan Ketua Himasal daerah, KH. Noor Mahin CH.][

Sumber: akun Instagram himasalmagelang