Evaluasi di tahun baru

Evaluasi Diri: Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Datangnya tahun baru Hijriyah. Menandai dimulainya sebuah babak baru dalam episode-episode kehidupan yang akan dijalani oleh setiap orang, setiap umat, atau setiap bangsa dalam suatu periode tertentu. Pergantian tahun ini juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan begitu, suatu babak yang akan dimulai ini menjadi sebuah ajang evaluasi pembenahan…

lanjutkan
daging mentah yang masih menyisalakan darah dalam daging

Sisa Darah dalam Daging

Assalamualaikum Wr. Wb Saat hari raya Idul Adha, masyarakat muslim hampir seluruhnya dapat merasakan daging kurban. Berbagai menu olahan daging dibuat, mulai dari sate, gule, rendang, dan lain-lain. Namun, permasalahan muncul ketika proses perebusan daging mentah. Yang mana, air rebusan tersebut seketika menjadi kemerah-merahan. Secara pasti, hal tersebut berasal dari sisa-sisa darah dari dalam daging…

lanjutkan
Biografi Lengkap Pengarang Kitab Fathul Qarib

Biografi Lengkap Pengarang Kitab Fathul Qarib

Biografi Lengkap Pengarang Kitab Fathul Qarib – Tahukah kamu, dalam dunia pendidikan pesantren, ada sebuah kitab yang cukup populer dan fundamental dikalangan pelajar maupun pengajar agama. Yaitu kitab Fathul Qarib. Kitab ini merupakan Syarh (penjelas/komentar) dari kitab Matan Taqrib Karya Qadhi (Hakim) Abu Syuja’, seorang Ulama Syafi’iyyah asal Ashfihan, persia, yang hidup pada abad ke…

lanjutkan
Mengenal Lebih Dalam Sullam at-Taufiq

Mengenal Lebih Dalam Sullam at-Taufiq

Jika kamu berkunjung ke beberapa pesantren yang ada di negara Indonesia, khususnya jawa, kamu akan melihat ada satu kitab fan fiqh yang selalu menjadi kurikulum tingkat pemula (Ibtida’iyyah, tingkat Ula, dan sejenisnya) pada madrasahnya. Atau setidaknya seorang guru pesantren atau kiai pernah membacakan kitab tersebut di hadapan para santri-santrinya. Kitab yang cukup fenomenal di kalangan…

lanjutkan

Manifestasi Pendidikan Pesantren Era 4.0

Sejak dahulu pendidikan pesantren sebagai penopang kemaslahatan umum dan bagi negara secara khusus. Mulai dari zaman walisongo kemudian berlanjut pada masa Pangeran Diponegoro hingga era Khadrotul Syaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam menopang peletakan dasar-dasar kenegaraan pasca kemerdekaan Indonesia. Lantas, pada era sekarang masihkah relevan dan urgen pendidikan sebagai kekuatan benteng peradaban? Tentunya tetap masih bisa,…

lanjutkan

Hubungan Ayah dan Anak

Sudah menjadi keharusan bagi seorang ayah, untuk menumbuhkan hubungan antara ia dan anaknya. Dalam kitab Adabul islam fil usrah karya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliky membaginya menjadi sembilan bagian. Pemilihan Nama yang Baik Termasuk etika dalam islam antara ayah dan anak, adalah memilihkan nama yang baik. Karena nama yang baik akan menyebabkan pemiliknya juga baik….

lanjutkan
https://unsplash.com/photos/RwHv7LgeC7s

Drama “Siapa yang Bicara di Bawah Pohon, Wudhunya Batal!”

Santri sudah seharusnya berusaha untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat, dan memang itu khidmah terbesar mereka selepas dari pesantren, selain juga sejak dulu kala masyarakat lebih dekat dengan santri atau kiai langgar daripada yang lain. Mereka mengeluhkan dan mengadukan segala persoalan hidup mulai hal terkecil sekalipun, seperti anaknya yang sedang menderita sakit gigi, misalnya. Dari sini…

lanjutkan

Keutamaan Taat

Seorang anak muda dari golongan Bani Israil sakit parah. Lalu ibunya bernazar, jika Allah menyembuhkannya ia benar-benar akan meninggalkan dunia selama seminggu. Kemudian Allah pun menyembuhkan putranya itu, tetapi ia tidak melaksanakan nazarnya. Di suatu malam saat ia tertidur, datanglah seseorang dalam mimpinya, lalu berkata padanya “Tepatilah nazarmu, jika tak ingin mendapatkan musibah dari Allah.”…

lanjutkan

Study Comparative di Pondok Pesantren Lirboyo

LirboyoNet, Kediri—Sabtu (23/11) Study Comparative dilaksanakan di Gedung Bahtsul Masail. Pondok Pesantren Lirboyo mendapatkan kunjungan dari Pondok Pesantren al-Bidayah. Kegiatan yang diikuti oleh santri-santri al-Bidayah ini berlangsung dengan lancar. Mereka begitu antusias bertanya, menyerap dan memahami tentang konsep pendidikan yang berlangsung di Lirboyo. Sambutan pertama dari pengasuh Pondok Pesantren al-Bidayah yakni KH. Abdul Haris yang…

lanjutkan

Presentasi Lomba Esai

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya” Begitulah ungkapan Presiden RI pertama.           Di tengah zaman yang terus melaju meninggalkan masa lalu, Para Santri Lirboyo berlomba-lomba menulis esai berbahasa Arab dengan tema “Merawat Ingatan Sejarah untuk Memperkokoh Ke-Indonesiaan.”           Perlombaan ini diikuti oleh Siswa tingkat Aliyah dari berbagai Pondok Pesantren dan Sekolah se-Jawa Timur….

lanjutkan