Amalan untuk Meredam Emosi Menurut Hadis Nabi

Marah adalah salah satu sifat manusia. Namun, Islam mengajarkan agar setiap Muslim mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Karena itu, Rasulullah saw. memberikan tuntunan berupa dzikir dan amalan tertentu ketika seseorang sedang marah. Menariknya, Nabi Muhammad saw. tidak hanya memerintahkan umatnya menahan amarah, tetapi juga menjelaskan keutamaan besar bagi orang yang mampu mengendalikan diri ketika emosi…

Lanjutkan

Hakikat Puasa dalam Islam: Jalan Penyucian Jiwa dan Pengendali Hawa Nafsu

Puasa merupakan ibadah agung yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah proses penyucian batin yang mendalam. Puasa mendidik manusia untuk mengendalikan hawa nafsu, melembutkan hati, serta membersihkan jiwa dari penyakit-penyakit spiritual. Oleh karena itu, puasa adalah ibadah yang sarat hikmah dan berfungsi sebagai sarana tazkiyatun nafs (penyucian…

Lanjutkan
Waktu Ziarah Kubur

Waktu Terbaik Ziarah Kubur, Benarkah Malam Jumat? Ini Penjelasan Ulama!

Banyak di antara kita punya kebiasaan rutin ziarah kubur setiap malam Jumat atau pagi harinya. Ada yang membawa doa, ada pula yang membacakan surat-surat Al-Qur’an untuk dihadiahkan kepada ahli kubur. Namun, muncul pertanyaan: apakah memang ada waktu khusus yang syariat anjurkan untuk ziarah kubur? Baca juga: Menabur Bunga dan Menanam Tumbuhan di atas Kuburan, Bolehkah?…

Lanjutkan
tradisi pesantren

KH. Ahmad Haris Shodaqoh: Melestarikan Tradisi, Mengoreksi yang Perlu Dikoreksi

Dalam acara Malam Puncak Haul & Haflah Akhirussanah 1447 H./2026 M. Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Ahmad Haris Shodaqoh berkesempatan memberikan Mauidzotul Hasanah. Beliau menyampaikan tentang tradisi Pondok Pesantren. Pesantren hidup dari tradisi. Namun pesantren juga akan kehilangan ruhnya bila tradisi menjadi dogma yang beku. KH. Ahmad Haris Shodaqoh tidak memposisikan tradisi pesantren sebagai hal yang…

Lanjutkan
Santri Sedang Dakwah

Betapa Santri Harus Jadi Dai Setiap Hari

Santri seharusnya menyadari statusnya yang religius itu. Salah satu konsekuensinya adalah dia harus menjadi dai dalam kesehariannya. Menjadi dai yang harus santri sandang itu bukan hanya mengamalkan ilmu ketika di pesantren, tapi hidup di tengah masyarakat. Menjadi dai atau menjadi juru dakwah harus melekat pada sanubari santri. Hati dan pikirannya harus senantiasa tertambat pada tugas…

Lanjutkan

Ayo Bertawassul

Pendahuluan Tidak bisa mempungkiri, banyak umat Islam resah dengan keberadaan kelompok-kelompok ekstremis Islam yang selalu menjatidirikan kelompoknya. Cara dakwah yang mereka lakukan selalu mengedepankan fanatisme golongan (Ta’asshub Al-Ijtima’iyah), sehingga sikap tersebut membuat umat Islam gerah. Baca juga: Keutamaan ibadah di malam hari Tuduhan-tuduhan keji berbagai tuduhan, hujatan, dan lontaran kata-kata kasar sering kali keluar dari…

Lanjutkan
6 Perkara yang Menandingi Dunia

Khutbah Jumat: Enam Perkara yang Menandingi Dunia Versi Imam al-Ghazali

Khutbah Pertama اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، جَعَلَ لِعِبَادِهِ الْحِكْمَةَ وَالرَّشَادَ، وَفَضَّلَ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ وَالْفَهْمِ وَالْمَقَامَاتِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَلَّى اللهُ عَلى محمد وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ قَالَ…

Lanjutkan

Kuliah Umum: Peran Ma’had ‘Aly dalam Membangun Peradaban Islam dan Kebangsaan Indonesia

Lirboyo, 23 Juli 2025 — Sejak pukul 09.00 WIB, para mahasantri dari Marhalah Ula dan Marhalah Tsaniyah bersama para dosen dan mudir Ma’had Aly Lirboyo memadati Aula Al-Muktamar dalam rangka mengikuti kuliah umum bertema “Peran Ma’had Aly dalam Membangun Peradaban Islam dan Kebangsaan Indonesia.” Antusiasme para peserta semakin tinggi dengan hadirnya Ketua Umum Pengurus Besar…

Lanjutkan