Kisah Lucu Sahabat Nabi dan Seorang Kakek Buta

Nuaiman, ketika mendengar nama tersebut yang terbesit dalam hati adalah lucu, guyon, ngeprank, dan beberapa peristiwa lain yang sifatnya kocak.


Nuaiman adalah salah satu sahabat Rasulullah Saw. Namun yang membuatnya berbeda dari sahabat-sahabat lain adalah tingkah lucunya. Memang dikalangan sahabat, Nuaiman adalah sosok yang terkenal kocak dan sering bercanda dengan siapa saja, bahkan kadang level bercandanya sampai ke tahap keterlaluan hingga banyak membuat korbannya marah bercampur geli.


Salah satu kejadian kocak yang sempat viral hingga terekam dalam sejarah ialah saat Nuaiman nge-prank (mengerjai) seorang kakek-kakek yang buta, beginilah ceritanya.


Di kota Madinah terdapat seorang kakek-kakek yang buta, namanya Mahromah. Usianya mencapai 115 tahun berjalan pun ia harus menggunakan tongkat. Suatu hari saat hendak buang air kecil ia berjalan tak tau arah hingga sampai di lingkungan masjid.


Dengan santai kakek itu membuka celana untuk bersiap mengeluarkan air kencing. Sontak orang-orang berteriak “woy mbah jangan kencing di sini, ini masjid” kata mereka dengan nada geram.


Lantas setelah itu Nuaiman RA. menghampiri kakek tersebut dan menuntunnya secara perlahan sambil berbisik sopan “mbah sini kalau mau kencing jangan di sini, ini masjid. Sini saya tunjukkan tempat kencing”. Sambil menuntun kakek Mahromah kemudian setelah beberapa saat Nuaiman kembali berbicara pada kakek Mahromah “nah, silahkan jongkok di sini dan monggo kalau mau buang air!”.


Mahromah yang buta pun percaya saja dengan orang yang menuntunnya itu. Setelah si kakek kencing Nuaiman langsung lari meninggalkan kakek tersebut.
Kemudian saat kakek Mahromah sedang kencing tiba-tiba terdengar teriakan-teriakan banyak orang yang membuatnya kaget bukan main. Bagaimana tidak, ternyata tempat yang dibuat Mahromah kencing itu masih berada di dalam masjid, pantas hal itu membuat para masyarakat marah.


Dengan polos dan tidak tahu menahu Mahromah pun meminta maaf akan perbuatannya dan bertanya pada orang-orang siapa sebenarnya orang yang begitu kurang ajar hingga menipu seorang kakek-kakek yang buta sampai mengencingi masjid. Nuaiman bin Amr jawab mereka.
Mendengar nama orang yang tengah mengerjainya si kakek sampai marah dan mengatakan “awas kau Nuaiman, kalau sampai aku bertemu denganmu tunggu saja pembalasanku akan ku hajar kau dengan tongkat ini”.


Hari demi hari berlalu meski kejadian memalukan tersebut tak akan pernah bisa dilupakan Mahromah seorang kakek berusia 115 tahun yang menderita tuna netra.


Suatu hari kakek Mahromah merencanakan pembalasan kepada Nuaiman. Ia pergi menuju masjid untuk melancarkan pembalasan tersebut. Sesampainya di depan masjid ia bertanya kepada para pemuda “nak, bisa tunjukkan padaku dimanakah Nuaiman berada”. Oh ya kek, sini saya tunjukkan dimana Nuaiman” jawab pemuda itu.

2 thoughts on “Kisah Lucu Sahabat Nabi dan Seorang Kakek Buta

  1. Ini kisah di zaman khalifah sayyidina utsman…
    Bukan kah sayyidina nuaiman beliau wafat di zaman Rasulullah SAW

    Jazakallah
    Wallahu alam bi showab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.