Tag Archives: doa

Doa-doa Manten Anyar (Part 1)

Doa-doa Manten Anyar [Part 1]

Pernikahan merupakan hal yang misteri, suci dan sakral, kapan waktunya tidak bisa kita tentukan, siapa yang akan menjadi pendampingnya pun, seringkali terjadi tanpa diduga dan mengalir begitu saja. Jodoh adalah salah satu takdir yang hanya Dia yang tahu persis. Sehingga, saat ditanya “kapan nikah?”, sepertinya sama dengan waktu ditanya “Kapan mati?” hehehe.

Bagi calon mempelai, yang sudah bersepakat untuk menuju ke jenjang pelaminan, sudah seyogyanya menata niat mereka sejak permulaan, agar semua berjalan sesuai dengan tututan syariat dan agama. Sehingga semua aktivitas mereka bernilai pahala. Niat itu bisa berangkap-rangkap. Semisal selain niat mengikuti perintah agama, juga bisa dengan niat agar terhindar dari perzinaan, naudzubillah, memperbanyak umat Nabi Muhammad, mengikuti sunah beliau, dan seterusnya.

Doa Pengantin Baru

بَارَكَ اللهُ لك وَبَارَكَ عَلَيْكُ وَجَمَغَ بَيْنَكُمَا فٍي خَيْرٍ
Semoga Allah karuniakan barakah kepadamu, limpahkan barakah atasmu, dan semoga Allah himpun kalian berdua dalam kebaikan.”

Doa Saat Laki-laki Dinikahkan

اَللّهُمَّ إنِّيِ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu kebaikan dari perempuan ini dan kebaikan apa yang telah engkau watakkan kepadanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang telah engkau watakkan kepadanya.

اَللَهُمَّ إِنِّي أُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Ya Allah, sungguh aku meminta perlindungan dirinya dan anak turunnya kepada-Mu dari setan yang terlaknat.

Doa Ketika Dipertemukan Dengan Istri

بَارَكَ اللهُ لِكُلٍّ مِنَّا فِيْ صَاحِبِهِ اَللّهُمَّ إنِيِ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.
Semoga Allah memberkahi masing-masing dari kita terhadap yang lain. Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu kebaikan dari perempuan ini dan kebaikan apa yang telah engkau watakkan kepadanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan dari apa yang telah engkau watakkan kepadanya.

Doa ini diucapkan pengantin pria saat ia dipertemukan dengan istrinya, ditiupkan di ubun-ubun istri.

Setelah prosesi ijab kabul usai, berarti keduanya sudah sah menjadi sepasang suami istri. Di malam pertama, sebelum keduanya melakukan hubungan intim, dianjurkan untuk menunaikan salat sunah dua rakaat dengan istri menjadi makmum. Setelahnya, suami berdoa dan istri mengamini. Berikut doanya :

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْ أَهْلِيْ وَبَارِكْ لِأَهْلِيْ فِيَّ وَارْزُقْنِيْ مِنْهُمْ اَللَّهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ فِيْ خَيْرٍ وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ فِيْ خَيْرٍ
Ya Allah, berikanlah barakah kepadaku terhadap keluargaku (istri) dan berkahilah keluargaku terhadapku. Dan berilah aku rizki dari mereka. Ya Allah, satukanlah kami dalam kebaikan, dan pisahkanlah kami jikalau Engkau berkehendak dalam kebaikan pula.

Doa Berhubungan Intim

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Dengan menyebut asma Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah seta dari anak yang engkau rizkikan kepada kami.

Doa Saat Sperma Akan Keluar

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهَ نَسَبًا وَصِهْرًا
Segala puji bagi Allah, Dzat yang menjadikan manusia dari air mani, lalu Ia menjadikan air tersebut sebagai keturunan dan saudara (ipar).

Doa Ketika Sperma Keluar

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نُطْفَتَنَا ذُرِّيَتًا طَيِّبَةً
Ya Allah, jadikanlah dari sperma kami keturunan yang baik.”

Itulah rentetan doa yang kiranya perlu diamalkan, demi semua aktivitas ini diganjar dan tidak semena-mena menuruti hawa nafsu, karena dilandasi dengan tuntunan dari syariat. Sekian. [Bersambung.]

Doa-doa Manten Anyar

Baca juga: Syarat Akad Nikah Menggunakan Bahasa Selain Arab
Tonton juga: Keteladanan KH. Imam Yahya Mahrus | KH. An’im Falahuddin Mahrus

Keutamaan ibadah di malam hari

Diceritakan seseorang lelaki yang mencari seorang pembantu laki-laki. Saat ia akan mempekerjakannya, pembantu itu berkata, “Majikanku. Aku menginginkan tiga permintaan sebelum engkau mempekerjakanku.” Ucapnya. Tiga syarat tersebut adalah, sang majikan tidak boleh melarangnya untuk melaksanakan sholat saat masuk waktunya. Kedua, sang majikan mempekerjakan dirinya di siang hari, dan tidak mempekerjakannya di malam hari. Ketiga, ia meminta agar majikannya memberikannya tempat, yang tidak boleh dimasuki orang selain dirinya.

Sang majikan pun menyuruh pembantunya untuk memilih sendiri tempat yang diinginkannya itu. Setelah berkeliling, pembantu tersebut memilih sebuah gubuk yang sudah bobrok.

Sang majikan pun terheran, “Kenapa kamu memilih gubuk yang bobrok?” kata sang majikan. Pembantunya itu hanya mengatakan bahwa, “Majikanku, jika engkau tahu. Gubuk itu akan menjadi gedung dan taman bersama Allah.” Ucapnya. Akhirnya si pembantu tinggal di gubuk tersebut di malam hari.

Sampai di suatu malam, sang majikan berkumpul dengan teman-temannya untuk minum dan bergurau. Setelah semua temannya pergi, ia beranjak untuk melihat gubuk pembantunya.

Saat itu, dilihatnya sebuah pelita yang menggantung dari langit. Tampak dengan jelas pembantunya sedang bersujud, bermunajat pada Tuhannya seraya berdoa, “Tuhanku, aku diwajibkan untuk melayani majikanku di siang hari, dan melayani-Mu hanya bisa di malam hari, tidak bisa kulakukan sepanjang waktu. Semoga aku diampuni.” Ucapnnya.

Sang majikan tidak beranjak pergi dari tempatnya, melihat pembantunya beribadah hingga fajar tiba. Pelita itu pun sirna, berbaur dengan langit. Sang majikan pun menyampaikan apa yang ia lihat pada istrinya, saat malam kembali datang, kedua majikan itu bergegas mendatangi gubuk pembantunya.

Kedua majikan melihat kembali, apa yang terjadi kemarin malam. Sama persis, pelita di atas kamar dan pembantunya sedang bermunajat. Saat itu pula kedua majikan itu mendoakan pembantunya.

Doa yang mustajab

Lalu keesokan harinya, kedua majikannya mengatakan padanya, “Kamu bebas, karena Allah. Karena melayani kami, kamu jadi kesulitan untuk beribadah.” Majikannya pun mengatakan apa yang mereka lihat di malam hari padanya.

Sontak, saat si pembantu mendengar apa yang disampaikan majikannya, ia mengangkat tangannya lalu berdoa, “Tuhan, aku meminta pada-Mu agar tidak membuka apa yang tertutup dariku, dan tidak menampakkan apa yang aku lakukan. Ketika semua itu terbuka, kembalikan saja aku pada-Mu.” Pembantu itu pun ambruk dan meninggal dunia, semoga Allah mengasihinya.

(Disarikan dari kitab an-Nawadir karya Syeikh Ahmad Syihabuddin bin Salamah al-Qaliyubii, hal. 2)

Doa Penghapus Siksa

Ibnu Abid Dunya menuturkan, suatu hari seseorang penduduk Madinah meninggal dunia. Salah seorang temannya bermimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi laki-laki itu muncul dengan kondisi mengkhawatirkan seolah ia termasuk ahli neraka. Setelah itu, ia kembali tenggelam dan tiada.

Tidak lebih dari satu jam kemudian, ia muncul lagi dalam wajah yang berseri, kini dia tampaknya sudah menjadi ahli surga. Lalu ditanyakan kepadanya, “Bukankah tadi kau bilang bahwa kau termasuk penghuni neraka?” Orang itu menjawab, “Ya, namun beruntung aku dikuburkan di samping kuburan orang-orang saleh dan dia mendoakan empat puluh mayat lainnya di sampingnya, dan aku salah satunya.”

Ahmad bin Yahya juga bercerita: Suatu hari saudaraku meninggal dunia. Aku bermimpi bertemu dengannya. Aku bertanya, “Bagaimana keadaanmu ketika berada di dalam kuburan?” Ia menjawab, “Pertama kali aku didatangi panah api yang menyala-nyala. Kalaulah tidak ada keluargaku yang mendoakanku, tentu anak panah api itu akan menembus tubuhku,” (HR Ibnu Abid Dunya).

Imam Hasan al- Basri bertutur bahwa dahulu ada seorang perempuan disiksa dalam kuburnya. Semua orang saat itu bermimpi  melihatnya disiksa. Tidak lama setelah itu, orang-orang juga kembali bermimpi bertemu dengannya, tapi kini ia sudah tersenyum ceria karena mendapatkan nikmat kubur.

Ketika ditanya, wanita itu menjawab, “Suatu hari seorang laki-laki melewati kuburan  kami, ia membaca surat al-Fatihah serta shalawat, lalu ia menghadiahkan pahala bacaan tersebut kepada kami, sementara di areal pekuburan tersebut  terdapat 560 mayat yang sedang disiksa. Setelah laki-laki  menghadiahkan bacaan  tersebut, tiba-tiba terdengar suara, ‘Lepaskan mereka dari siksa kubur, lantaran berkah shalawat laki-laki itu kepada Rasullulah saw.” (HR Ibnu Abid Dunya).

*Disarikan dari buku Setan Pun Hafal Ayat Kursi (Aep Saepulloh Darusmanwiati, M.A.)

Kisah Hikmah: Doa yang Tak Terkabulkan

Pada suatu hari, nabi Musa AS melihat seorang laki-laki yang memiliki suatu kebutuhan yang mendesak. Demi mendapatkan apa yang dibutuhkan, lantas laki-laki tersebut memohon kepada Allah SWT dengan cara berdoa dan merendahkan diri di hadapan-Nya.

Melihat apa yang dilakukan laki-laki itu, Nabi Musa AS bergumam dalam hatinya, “Wahai Tuhanku, seandainya aku memiliki apa yang dibutuhkan lelaki itu, niscaya aku akan membantunya.

Kemudian Allah SWT memberikan wahyu kepada nabi Musa AS, “Wahai Musa, ketahuilah bahwasanya lelaki itu memiliki seekor kambing. Dan ketika ia berdoa, hanya kambinglah yang ada dalam hatinya. Sementara aku enggan untuk mengabulkan doa seorang hamba yang hatinya tidak mengingat diriku di dalamnya.

Setelah menerima perihal wahyu tersebut, nabi Musa AS memberitahu laki-laki tersebut tentang apa yang baru saja diterimanya.

Merasa dirinya mendapatkan teguran dan peringatan, lelaki itu secara spontan membuang jauh-jauh atas pikiran tentang duniawi yang ada di dalam benaknya. Ia kembali berdoa dengan sungguh-sungguh dan memfokuskan hatinya agar senantiasa mengingat Allah SWT. Tak lama berselang doa itupun terkabulkan. []waAllahu a’lam

 

____________________

Disarikan dari hikayat ke seratus tujuh puluh, kitab An-Nawadir, karya syekh Ahmad Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyubi, hlm 154, cet. Al-Haromain.

 

 

 

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Tibanya pergantian tahun hijriyah, menjadi monumen dan bukti sejarah, bahwa hampir satu setengah milenium islam masih berjaya dan tak pernah berhenti menyebar dari satu daerah ke daerah lain. Cahaya islam yang terang telah membawa rahmat dan ketentraman bagi semesta alam, lebih-lebih untuk kita, sebagai umat muslim pemeluknya.

Momen pergantian tahun juga menjadi momen introspeksi, bukan hanya waktu yang telah berlalu dan tak berbekas apapun. Pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk memohon ampun atas kesalahan-kesalahan kita yang telah lewat di tahun ini, untuk kemudian minta perlindungan agar terhindar dari godaan setan di tahun mendatang. Refleksi ini tak urung tertuang dalam doa awal tahun dan doa akhir tahun yang turun temurun terus dibaca.

Syaikh Ibn Qudamah Al-Maqdisy, salah seorang ulama besar yang turut meriwayatkan doa awal tahun menuturkan, “Guru-guruku tak pernah luput berwasiat untuk selalu membaca doa tersebut. Dan aku belum pernah melewatkan doa tersebut sepanjang hidupku.

[ads script=”1″ align=”center”]

 

Bacaan Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun dibaca pada waktu akhir bulan Dzulhijjah sebanyak tiga kali setelah usai salat Asar:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.
 وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ وَلَمْ تَرْضَهُ ، وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ ، وَحَلُمْتَ عَنِّيْ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِيْ اَللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّيْ ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

 

Bacaan Doa Awal Tahun

Sebelum membaca doa awal tahun, sebaiknya membaca ayat kursi sebanyak 360 kali, dengan diiringi basmalah di setiap permulaannya.

Kemudian membaca doa berikut sebanyak tiga ratus kali:

اللّهُمَّ يَا مُحَوِّلَ الأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالِيْ إِلَى أَحْسَنِ الأَحْوَالِ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَال، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Setelah itu dilanjutkan membaca doa awal tahun:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.
اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُوْرًا ، وَتَكُوْنُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ فَرَجًا وَفَرْحًا وَسُرُوْرًا ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. اَللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّلِ ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ ، وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Doa awal tahun ini dibaca sebanyak tiga kali. Setelah dibaca, maka setan akan berkata “Orang yang membaca doa ini telah memninta perlindungan sepanjang sisa umurnya. Dan dua malaikat telah dipercaya untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.”[]