Maherisme

KH. AHS. Zamzami Mahrus: Ilmu dan Barokah

Dalam acara Pembukaan Aktivitas Lajnah Bahtsul Masail Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, KH. AHS Zamzami Mahrus menyampaikan wejangan yang sarat makna bagi para santri tentang hakikat belajar di pesantren. Beliau menekankan bahwa yang utama dicari di pesantren bukan sekadar pengetahuan, melainkan ilmu dan barokah. Keduanya hanya bisa diraih dengan adab, kesungguhan, dan doa. Baca juga: KH….

Lanjutkan

Keutamaan ibadah di malam hari

Diceritakan seseorang lelaki yang mencari seorang pembantu laki-laki. Saat ia akan mempekerjakannya, pembantu itu berkata, “Majikanku. Aku menginginkan tiga permintaan sebelum engkau mempekerjakanku.” Ucapnya. Tiga syarat tersebut adalah, sang majikan tidak boleh melarangnya untuk melaksanakan sholat saat masuk waktunya. Kedua, sang majikan mempekerjakan dia di siang hari, dan tidak mempekerjakannya di malam hari. Ketiga, ia…

Lanjutkan
Bersalaman atau berjabat tangan setelah shalat

Bersalaman Setelah Shalat

Hukum dan Tradisi Bersalaman Setelah Shalat: Antara Sunnah dan Budaya Di Nusantara, umat Islam memiliki kebiasaan bersalaman setelah melaksanakan shalat berjamaah di surau, mushola, bahkan masjid. Tradisi ini begitu mengakar sehingga terasa tidak lengkap bila kita tinggalkan. Namun, timbul pertanyaan: bagaimana sebenarnya praktik berjabat tangan setelah shalat di masa Rasulullah SAW? Apakah itu sebuah kesunahan?…

Lanjutkan

Orang-orang sukses

Di tengah derasnya arus zaman, sosok seorang guru sejati tetap menjadi pilar penting dalam membentuk generasi. KH. Maftuh Basthul Birri adalah salah satu tokoh yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai perjuangan. Beliau sukses karena bukan kita ukur dari gelar atau popularitas beliau, melainkan dari banyaknya murid yang terus melanjutkan jejak langkahnya. Baca…

Lanjutkan
mencari ilmu

Fadhilah Ilmu: Belajar dan Mengajar

Banyak ulama mengatakan: ketika seorang pelajar yang sedang mencari ilmu bisa mempersatukan akal, adab, dan mempunyai pemahaman yang baik. Serta mempunyai Guru yang sabar, rendah hati, juga piawai dalam mengajar, niscaya sempurnalah nikmat mencari ilmu antara keduanya. Ulama lain menyebutkannya, dalam sebuah syair: أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلاَّ بِسِتَّةٍ × سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانِ ذُكَاءٍ…

Lanjutkan
shahih bukhari-kitab hadist

Shahih Bukhari: Sebuah Karya Monumental dalam Sejarah Hadist

Pelajari proses penulisan dan periwayatan kitab Shahih Bukhari, serta kontribusi sejumlah tokoh penting dalam dunia hadis. Temukan penjelasan mengenai riwayat dan keaslian hadis-hadis dalam karya monumental ini. Latar Belakang Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari (w. 256 H.) menulis kitab “Jami’ Shahih” atau yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari. Dalam proses penyusunan, al-Bukhari melalui beberapa tahap penting: pengumpulan,…

Lanjutkan
imam nawawi

Imam Nawawi: Ulama Madzhab Syafi’i dengan Warisan Abadi

Imam An-Nawawi: Kisah Hidup dan Karya Abadi Imam An-Nawawi, yang memiliki nama lengkap Abu Zakaria Muhyiddin Yahya bin Syaraf bin Murri bin Hasan bin Husein bin Muhammad bin Jum’ah bin Hizzam Al-Khizami An-Nawawi, mendapatkan julukan “Muhyiddin” karena perjuangannya dalam menjernihkan dan memperjuangkan madzhab Syafi’i. Nama “An-Nawawi” sendiri diambil dari desa asalnya, Nawa, tempat ia lahir…

Lanjutkan
ikhlas

Hati-hati Ketika Diri Merasa Ikhlas

Pengertian Dalam kitab Tazkiyatun Nufus, ikhlas adalah melaksanakan ibadah semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sifat ini juga dapat kita ungkapkan sebagai lupa kepada semua makhluk (ketika melakukan amal), dengan sebab sibuk memikirkan Sang Pencipta. Perlu kita ketahui bahwa ikhlas adalah syarat diterimanya amal saleh, yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Telah Allah perintahkan juga…

Lanjutkan
fitnah iblis

Selalu Belajar dan Waspada dari Fitnah Iblis

Lirboyo.net-, Selalu Belajar dan Waspada dari Fitnah Iblis Syeikh Abu al-Faraj mengatakan, setiap manusia dalam penciptaannya, akan tersisip hawa nafsu dan syahwat. Karena tujuannya adalah supaya ia bisa mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. Anak adam juga Allah berikan amarah supaya bisa menghindari sesuatu yang ia benci. Allah memberikan akal, karena supaya ia memiliki etika. Agar dia…

Lanjutkan